Connect with us

Bupati Sidrap Harap Kolaborasi Harmonis Wahdah Islamiyah dalam Pembinaan Keagamaan

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Bupati Sidrap, H Dollah Mando berharap ada sinergi dan kolaborasi yang harmonis pemerintah kabupaten dengan Wahdah Islamiyah dalam pembinaan keagamaan serta peningkatan kualitas keimanan warga.

“Hal ini menjadi modal dasar bagi keberlanjutan pembangunan manusia yang seutuhnya,” ujar Dollah Mando.

Demikian disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah lll (Musda) DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, Ahad (12/2/2023) di Masjid Agung Pangkajene.

Acara dihadiri Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulsel, Jusran Baktiar, Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sidrap, Lukman Ambo Tuwo, dan Ketua MUI Sidrap, H. Aminuddin Mamma.

Turut hadir, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah, Wakil ketua DPRD, Kasman, dan Kemeng Sidrap, H. Muhammad Idris Usman.

Lebih lanjut Dollah berharap, kerja sama antara pemerintah kabupaten dan Wahdah Islamiyah dalam pengembangan pondok pesantren penghafal Al-Quran di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap.

“Sangat diharapkan lahir penghafal-penghafal Qur’an dari Bumi Nene Mallomo, serta dalam rangka memenuhi kebutuhan imam-imam masjid,” lontarnya.

Dikatakan Dollah, pembangunan sisi rohani masyarakat menjadi prioritas melalui bantuan pembangunan masjid, pemberian insentif mubaligh, dan membantu pesantren-pesantren.

“Kami juga telah merintis dan meresmikan Pondok Pesantren Penghafal Qur’an Darul Islam yang terdapat di rest area Nona Nonae Lainungan, Kecamatan Watang Pulu,” urai Dollah.

Di kesempatan itu Dollah mengutarakan, setelah pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten Sidrap berusaha untuk mengembalikan roda perekonomian masyarakat.

“Kita mulai dari menyelesaikan pembangunan puskesmas di seluruh kecamatan secara bertahap, kemudian meningkatkan layanan medis di pusat rujukan yaitu Rumah Sakit Nene Mallomo dan Rumah Sakit
Arifin Nu’mang. Kami juga sudah memulai pembangunan rumah sakit pratama di Kecamatan Dua Pitue,” paparnya.

Pemerintah, imbuh Dollah, juga telah membangun pusat-pusat sarana olah raga di seluruh ibu kota kecamatan yang sudah dinikmati oleh lapisan masyarakat.

“Kami telah melakukan perbaikan, rehab dan pembangunan sarana dan prasarana sekolah, serta terus mengupayakan perbaikan kesejahteraan bagi para guru tenaga sukarela,” jelasnya.

Dollah Mando tidak lupa mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas undangan membuka acara tersebut.

“Rasa bahagia bisa bertemu dan duduk bersama para alim ulama, para ustaz, para orang-orang yang soleh. Semoga pertemuan dan berkumpulnya kita di tempat ini dirangkai Allah,” ujarnya .

Sementara Ketua DPW Wahdah Islamiyah Sulsel, Jusran Baktiar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah men-support Wahdah Islamiyah sehingga bisa berkembang.

“Harapan Kami adanya Wahdah islamiyah di tengah-tengah masyrakat bisa memberikan kontribusi dan juga bisa memberikan kebaikan-kebaikan bersama pemerintah daerah, majelis ulama dalam membina masyarakat untuk menjadi masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah,” pungkasnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Jubir IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN IKN, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Published

on

Kitasulsel–KALTIM – Kabar duka datang dari Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik atau Jubir IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di Rusun ASN di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (25/7).

Kapolresta IKN, Kombes Pol Supriyanto, menjelaskan dari keterangan saksi, almarhum memang sudah mengeluhkan sakit sejak beberapa hari terakhir sebelum meninggal.

“Hasil pemeriksaan saksi bahwa almarhum mengalami sakit nyeri lambung sejak 3 hari yang lalu sebelum meninggal,” kata Supriyanto saat dikonfirmasi, Minggu (26/7).

Polisi memastikan, dari hasil pemeriksaan awal dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh almarhum,” tegasnya.

Sebelumnya, kabar meninggalnya Troy dikonfirmasi oleh Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga.

“Benar [Troy Pantouw meninggal dunia],” jelas Danis kepada media.

Kata Danis, Troy mengembuskan napas terakhirnya di rusun IKN pada siang hari.

Sekilas Sosok Troy Pantouw

Troy Pantouw dikenal sebagai sosok senior di dunia komunikasi dan media. Ia mengawali kariernya sebagai reporter di Surabaya pada tahun 1988-1992. Beranjak dari situ, ia banyak berkecimpung di dunia media dan advokasi.

Hingga pada tahun 2022, Troy berkarier sebagai Chief of Advocacy, Campaign, Communication, Media di Save the Children Indonesia.

Pada Maret 2023 sampai saat ini, Troy mengawali babak baru sebagai Chief of Public Communication Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Di posisi tersebut, ia menjadi salah satu juru bicara utama yang aktif menyampaikan perkembangan pembangunan IKN kepada publik.

Kepergian Troy meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Otorita IKN.

Continue Reading

Trending