Connect with us

Lantik Pengurus IKA Unhas Pangkep,Danny Pomanto:Peduli Alumni, Almamater dan Masyarakat

Published

on

Kitasulsel—Pangkep—Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas Wilayah Sulsel Moh Ramdhan Pomanto menghadiri sekaligus melantik Pengurus Daerah IKA Unhas Kabupaten Pangkep periode 2022-2026.

Di sana, mantan IKA Arsitektur Unhas ini disambut ratusan alumni. Pelantikan berlangsung meriah, elegan dan khidmat.

Dia mengatakan alasan utama beralumni ialah harus memenuhi tiga hal, yakni peduli alumni, peduli almamater dan peduli terhadap masyarakat.

“Kenapa beralumni? Ya, karena peduli. Kita berkumpul bukan sekedar arisan. Tetapi membantu alumni yang belum mendapatkan pekerjaan, butuh pekerjaan maka dibantu dalam persaudaraan beralumni. Di sinilah tempatnya,” kata Danny Pomanto, sapaan akrabnya dalam sambutannya di Lapangan Citramas, Pangkep, Sabtu, (11/02/2023).

Lalu, peduli almamater. Ia memaksudkan, peduli itu ialah apapun yang dikerjakan maka bendera Unhas yang dijunjung tinggi.

Dari pengalamannya, dirinya banyak bergaul dengan alumni lain, banyak bertemu dengan alumni lain. Dan kondisinya, tidak jauh beda antara satu dengan lainnya.

“Yang membedakan adalah kekuatan soliditas alumni. Maka melalui IKA Unhas Sulsel ini kita bangun jejaring yang kuat, alumni yang kuat peduli almamater dan peduli masyarakat,” tekannya.

Dengan tema yang diusungnya, The Initiative of South Sulawesi, maka, ia berharap program ini dapat disebarluaskan dan diimplementasikan lebih jauh.

“Saya minta tim pengurus mengurus ini berdasarkan kampung halaman, sekaligus mencari ilmu apa yang dibutuhkan di situ, apakah alumni pertanian, perikanan, kelautan, geologi dan sebagainya. Artinya secara emosional mereka bekerja atas kampung halaman dan secara rasional berdasarkan keilmuan,” ungkapnya.

Apalagi, ia menilai, IKA Unhas Pangkep memiliki wilayah yang sangat menunjang itu. Bahkan sebentar lagi Geopark UNESCO Maros-Pangkep akan disahkan sehingga makin menguatkan peran alumni di dalamnya.

Dia menginginkan para pengurus daerah terutama yang baru dilantik itu terus berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat.

Ketua IKA Unhas Pangkep Adnan Muis menuturkan pihaknya mengangkat tema Totalitas Kolaborasi dengan perwujudan bekerjasama dengan Pemda juga turun langsung membantu masyarakat.

“Alhamdulillah, para alumni Unhas di Pangkep selalu berkolaborasi dengan Pemda. Seperti kita punya program bedah rumah bagi korban angin kencang. Ada 10 rumah yang dibantu para alumni secara sukarela,” kata Muis.

Ditambah lagi, banyaknya para alumni Unhas yang mengisi posisi strategis di Pemda maka sangat cocok dalam dukungan membangun Pangkep.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau juga mengimbau IKA Unhas untuk saling berkolaborasi. “Jangan lupa kampung halaman, dengan ilmu yang dimiliki maka mari sama-sama membangun daerah,” imbaunya.

Ia menyampaikan, sebagai bupati dan alumni Unhas, dia berharap seluruh alumni menjaga nama baik almamater dan jangan sampai almamater tercoreng.

“Lakukan terbaik dan banggakan almamater. Buat sebagai alumni yang berbakti kepada negara,” ucapnya.

“Memperkuat jaringan antarsesama alumni Unhas, kolaboratif dengan Pemda dalam mewujudkan Pangkep Hebat,” harapnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

MUI Sidrap Gagas Program Desa Dakwah, Pemkab Siap Perkuat Karakter Religius Masyarakat

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Upaya meneguhkan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) sebagai daerah religius kini mendapat dorongan baru melalui program Binaan Desa Dakwah yang digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sidrap.

Program ini dibahas dalam audiensi antara jajaran pengurus MUI Sidrap dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Kantor SKPD, Senin (27/4/2026).

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Wakil Bupati Nurkanaah dan Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, menerima langsung jajaran pengurus MUI Sidrap. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Muhammad Syairin, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas inisiatif MUI Sidrap dalam menghadirkan program pembinaan keagamaan yang menyasar langsung masyarakat desa.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat serta berdampak nyata.

Syaharuddin merinci, terdapat delapan desa yang menjadi lokus program ini, yakni Desa Tanatoro, Desa Belawae, Desa Dengen-Dengen, Desa Buntu Buangin, Desa Leppangen, Desa Lombok, Desa Cenrana, dan Desa Compong.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya metode dakwah yang santun dan adaptif agar pesan keagamaan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Dakwah harus dilakukan dengan bil hikmah wal mau’izhah al-hasanah, yakni dengan hikmah dan nasihat yang baik, serta memahami karakter masyarakat di masing-masing desa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap kehadiran MUI melalui program ini mampu memberikan pembinaan khusus dalam membangun etos kerja dan karakter masyarakat, sehingga tercipta lingkungan sosial yang religius, harmonis, dan produktif.

“Dengan hadirnya MUI, kita berharap ada pembinaan khusus, terutama dalam membangun etos masyarakat kita agar semakin baik dari sisi keagamaan maupun kontribusinya terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Program Binaan Desa Dakwah ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi spiritual masyarakat, sekaligus mendukung visi pembangunan Kabupaten Sidrap yang maju, religius, dan berkelanjutan.

Continue Reading

Trending