Connect with us

Pererat Persaudaraan, Danny Pomanto Jalan Sehat Bareng Sandiaga Uno

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menghadiri jalan sehat yang digelar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Malino, Minggu (12/2/2023).

Jalan sehat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harla) ke-50 tahun.

Danny Pomanto hadir bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno, Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman, dan Bupati Gowa Adnan Purichta.

Danny bersama Sandiaga Uno berjalan sepanjang 1,5 Km bersama ratusan warga Malino. Jalan santai ini start dari Jalan Endang dan finish di Hutan Pinus.

Dalam sambutannya, Danny memberikan ucapan selamat Harla yang ke-50 tahun secara langsung kepada PPP.

“Saya ucapkan selamat hari lahir yang ke 50 tahun. Ini salah satu partai yang sudah senior. Semoga menjadi partai yang membangun Indonesia jauh lebih baik dan semakin eksis,” ucapnya.

Tak lupa pula, dihadapan Sandiaga Uno, Danny mengucapkan terimakasih atas masuknya F8 Makassar dalam kalender Top 10 Karisma Event Nusantara (KEN) 2023.

Namun, F8 Makassar akan segera naik level ke Kalender event Internasional.

“Selamat datang pak Menteri. Terimakasih F8 Makassar baru saja masuk Top 10 KEN dan harus lagi dikeluarkan (naik level). Terima kasih sudah sangat mendukung event F8 ini,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno menyebut event F8 Makassar akan level up.

“Sulsel ini salah satu provinsi yang punya desa wisata yang paling banyak. Event-eventnya juga keren-keren. Makassar sebentar lagi akan naik level ke internasional. Kita akan support terus,” ungkapnya.

Ia berharap Sulsel makin kreatif membuat event yang menarik sehingga bisa terus bersaing di kancah nasional hingga internasional.

Dalam kegiatan jalan sehat ini, PPP menyiapkan berbagai hadiah buat para peserta berupa tiket perjalanan umrah, sepeda motor, kulkas, sepeda hingga mesin cuci.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perkuat Kapasitas Petugas Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petugas layanan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Pelatihan Manajemen Penanganan Kasus dan Pencatatan Pelaporan Kasus Tahun 2026 yang digelar di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur ini berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Juni 2026.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Setdakab Luwu Timur, Aswan Aziz, yang hadir mewakili Bupati Luwu Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak Ramlah Muhammad Djoni, unsur Forkopimda, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), pendamping layanan, perwakilan puskesmas, Save the Children (StC), serta peserta lainnya.

Tingkatkan Kualitas Penanganan Kasus

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan kasus, serta mendorong layanan yang lebih terintegrasi bagi korban.

Dalam sambutannya, Aswan Aziz menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan serius yang memerlukan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi dari seluruh pihak terkait.

“Untuk itu Pemkab Lutim berkomitmen untuk terus memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak melalui peningkatan kapasitas SDM, penguatan kelembagaan, penyediaan layanan yang berkualitas, serta penguatan koordinasi antarinstansi dan lembaga terkait,” ujarnya.

Menurut Aswan, keberadaan petugas layanan yang profesional dan memiliki kompetensi yang memadai menjadi faktor penting dalam memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang optimal.

Dorong Penanganan Terintegrasi

Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan sumber daya manusia yang lebih responsif, profesional, dan mampu bekerja secara terpadu dalam menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Luwu Timur.

“Ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang berkualitas, berdaya saing, serta Luwu Timur yang maju dan sejahtera,” tambahnya.

Selain meningkatkan kemampuan teknis petugas, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tenaga kesehatan, lembaga pendamping, serta organisasi mitra yang terlibat dalam perlindungan perempuan dan anak.

Hadirkan Narasumber Kompeten

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang perlindungan perempuan dan anak.

Mereka adalah Suryanarni Sultan, SKM, M.PH dari DP3A Dalduk KB Provinsi Sulawesi Selatan serta Brigpol Ashabul Fadly dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Luwu Timur.

Materi yang disampaikan mencakup manajemen penanganan kasus kekerasan, mekanisme layanan terpadu, hingga sistem pencatatan dan pelaporan yang akurat guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap sistem perlindungan perempuan dan anak semakin kuat, sehingga mampu memberikan layanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada pemulihan korban, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak di daerah tersebut.

Continue Reading

Trending