Connect with us

Sambut Hari Jadi Sidrap Ke-679, Bhayangkari Cabang Sidrap Ikut Ramaikan Bazar UMKM

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Sambut hari jadi sidenreng rappang (Sidrap) Ke-679, Bhayangkari Cabang Sidrap ikut serta meramaikan bazar UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang di gelar di pelataran monumen ganggawa (pangker), Kec. Maritengngae. Rabu (15/02/23) malam

Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny. Siska Erwin Syah mengungkapkan bahwa, “keikutsertaan dalam bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilaksanakan Bhayangkari Cabang Sidrap merupakan salah satu kegiatan dalam memeriahkan rangkaian hari jadi Sidrap ke-679.” Ungkap Siska

Siska Erwin Syah menjelaskan, “ada beberapa jenis produk kreatifitas hasil dari pengembangan anggota Bhayangkari Cabang Sidrap yang dijual di bazar ini. Diantaranya baju, sarung, mukena, tas, minuman dan juga berbagai macam jenis olahan jajanan makanan ringan.”Jelasnya

Kegiatan bazar UMKM oleh Bhayangkari Cabang Sidrap ini, tentunya bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan perbaikan inflasi pasca pandemi covid 19 khususnya di Kabupaten Sidrap.

Selain itu pengembangan UMKM ini juga merupakan program dari Bhayangkari Cabang Sidrap untuk membina serta mengembangkan potensi agar para anggota bisa lebih aktif dan produktif sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan menjadikan para anggotanya lebih berdaya secara finansial. (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending