Connect with us

Memalukan,Aksi Pencurian Warnai Puncak HUT Sidrap Ke 679 di Kantor SKPD

Published

on

KITASULSEL-SIDRAP —  Momentum HUT Sidrap ke 679 diwarnai aksi Pencurian,Hal tersebut terjadi di lokasi kegiatan perayaan HUT Kab Sidrap di kantor gabungan Satuan Perangkat Daerah Kelurahan Arawa, Kecamatan Wattangpulu, Sidrap. (18/2/2023).

Pelaku aksi Pencurian diketahui memiliki KTP Makasar berinisial ASR ,Pelaku melakukan aksi Pencurian Tas milik salah satu salah anggota Marching Band.

Korban atas nama Nanda Nahdatul Auliyah yang juga peserta Marching Band menjelaskan pelaku ini melakukan aksinya saat dirinya tampil di peringatan HUT Sidrap ke 679.

“Namun saat melakukan aksi, untung Anggota Satpol PP berhasil menggagalkan aksi pelaku dan berhasil diringkus serta diamanankan di Pos Jaga Satpol PP untuk diinterogasi,” ucap Nanda.

Nanda menambahkan bahwa isi tas ransel tersebut berupa Laptop, Handphone, STNK dan Dokumen lainnya hampir dibawa lari oleh pelaku tersebut.

Sementara Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Usman Demma saat dihubungi melalui via seluler tak merespon karena Handphone tak aktif dan berada diluar jangkauan.

Namun menurut informasi, pelaku dan korban ini sudah didamaikan oleh pihak Anggota Satpol PP. Korban sudah memaafkan pelaku pencurian. (asp).

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Kontingen Luwu Timur Turunkan 1.200 Guru, Bidik Lima Besar di Porsenijar Sulsel 2026

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Semangat membara ditunjukkan Kontingen Kabupaten Luwu Timur dalam menghadapi Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), 2–6 Juli 2026.

Tak tanggung-tanggung, sekitar 1.200 guru dari Luwu Timur turut ambil bagian dalam pesta olahraga dan seni terbesar insan pendidikan di Sulawesi Selatan tersebut.

Kontingen Luwu Timur juga menurunkan 124 atlet yang didampingi 24 pelatih dan ofisial untuk berlaga pada 24 cabang olahraga dan seni, di antaranya Petanque, Pickleball, Mendongeng, serta berbagai cabang lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si, didampingi Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si, menyampaikan optimisme tinggi menghadapi ajang tersebut.

Ia mengungkapkan, target yang diberikan Bupati Luwu Timur, Ir. H. Irwan Bachri Syam, ST, IPM cukup menantang, yakni membawa daerahnya menembus lima besar klasemen akhir Porsenijar Sulsel 2026.

“Insyaallah kami optimistis bisa memberikan hasil terbaik. Target dari Bapak Bupati adalah minimal masuk lima besar. Kami mohon doa dan dukungan agar seluruh atlet dapat bertanding maksimal,” ujarnya.

Tak hanya fokus mengejar prestasi, Raoda juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap dan panitia penyelenggara yang dinilai memberikan pelayanan luar biasa sejak kontingen tiba.

“Luar biasa pelayanan teman-teman di Sidrap. Sejak kami datang, sambutannya sangat ramah. Mulai dari penjemputan, pendampingan, hingga pelayanan di lokasi penginapan semuanya sangat baik. Kami benar-benar merasa dihargai sebagai tamu,” katanya.

Sebagai bentuk penghormatan, panitia Porsenijar menyerahkan cenderamata khas Kabupaten Sidrap berupa beras dan telur kepada Kontingen Luwu Timur.

Cenderamata tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Raoda K, S.Pd., M.Si, bersama Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si.

Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 sendiri menjadi salah satu agenda terbesar yang pernah digelar di Kabupaten Sidrap.

Kegiatan ini diikuti sekitar 64 ribu peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan dipusatkan di berbagai venue di Kabupaten Sidrap selama 2–6 Juli 2026.

Dengan semangat kompetisi yang tinggi serta pelayanan yang mendapat apresiasi dari berbagai kontingen, Porsenijar Sulsel 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga mempererat persaudaraan dan solidaritas antarpendidik di Sulawesi Selatan. (*)

Continue Reading

Trending