Connect with us

Waspada! Peringatan Dini Cuaca Buruk Kembali Dikeluarkan Untuk Sulsel

Published

on

Kitasulsel-Makassar—Waspada, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Kota Makassar kembali mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kali ini peringatan dini cuaca buruk tersebut akan berlaku mulai Senin 20 Februari hingga berakhir pada Rabu 22 Februari mendatang.

Dalam rilisnya, BMKG meminta waspada terhadap cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Sementara itu untuk wilayahnya sendiri akan terjadi di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru dan Kota Parepare.

Untuk wilayah Sulsel bagian selatan akan terjadi di wilayah Kabupaten Jeneponto dan Kepulauan Selayar.

Selain itu, BMKG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang diperkirakan bisa mencapai hingga 2,5 meter di perairan Sulawesi Selatan.

Untuk itu, BMKG menghimbau para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana seperti banjir rob, banjir genangan, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Jamaah Haji Asal Sidrap Wafat di Makkah, Dr. H. Bunyamin: Kita Semua Kehilangan

Published

on

KITASULSEL—MAKKAH — Kabar duka datang dari rombongan Jamaah Haji Reguler Kloter 40 Embarkasi Makassar. Salah seorang jamaah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Hj Hasna Apae, yang berdomisili di Padangloang, Kecamatan Dua Pitue, dikabarkan telah berpulang ke rahmatullah di Tanah Suci setelah menunaikan rangkaian ibadah haji,Kamis 28/05/2026.

Atas peristiwa tersebut, Tenaga Ahli Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Bunyamin, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah serta seluruh masyarakat Sidrap.

Sebagai sesama putra daerah Sidrap, Dr. Bunyamin mengaku turut merasakan kehilangan yang mendalam. Ia mengungkapkan bahwa selama musim haji tahun ini dirinya terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada jamaah asal Sidrap, baik sejak keberangkatan dari tanah air hingga berada di Arab Saudi.

“Kita semua kehilangan almarhumah. Saat doa dan zikir di hotel jamaah kemarin, beliau terlihat sangat khusyuk dalam berdoa. Namun inilah takdir Allah SWT. Beliau berpulang setelah menyandang status haji,” ungkap Dr. Bunyamin.

Menurutnya, wafat di Tanah Suci merupakan ketentuan Allah yang tidak dapat dielakkan oleh siapa pun. Karena itu, ia mengajak seluruh jamaah dan keluarga yang ditinggalkan untuk mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Atas nama pribadi dan selaku Tenaga Ahli Menteri Agama RI, sekali lagi kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang berada di kampung halaman dapat menerima ketentuan Allah ini dengan penuh kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan,” lanjutnya.

Kepergian Hj Hasna Apae menjadi duka tersendiri bagi jamaah asal Sidrap yang saat ini masih berada di Tanah Suci. Almarhumah dikenal sebagai sosok yang tekun beribadah dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan keagamaan bersama jamaah.

Diketahui, Hj Hasna Apae merupakan jamaah haji reguler yang tergabung dalam Kloter 40 Embarkasi Makassar dan tidak tergabung dalam KBIHU Annur Grup.

Meski demikian, doa dan penghormatan terus mengalir dari sesama jamaah maupun masyarakat Sidrap yang berharap seluruh amal ibadah almarhumah diterima oleh Allah SWT serta mendapatkan predikat haji yang mabrur.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhumah Hj Hasna Apae mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.

Continue Reading

Trending