Connect with us

Waspada! Peringatan Dini Cuaca Buruk Kembali Dikeluarkan Untuk Sulsel

Published

on

Kitasulsel-Makassar—Waspada, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Kota Makassar kembali mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kali ini peringatan dini cuaca buruk tersebut akan berlaku mulai Senin 20 Februari hingga berakhir pada Rabu 22 Februari mendatang.

Dalam rilisnya, BMKG meminta waspada terhadap cuaca buruk seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Sementara itu untuk wilayahnya sendiri akan terjadi di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Barru dan Kota Parepare.

Untuk wilayah Sulsel bagian selatan akan terjadi di wilayah Kabupaten Jeneponto dan Kepulauan Selayar.

Selain itu, BMKG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang diperkirakan bisa mencapai hingga 2,5 meter di perairan Sulawesi Selatan.

Untuk itu, BMKG menghimbau para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana seperti banjir rob, banjir genangan, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

DP2KB Luwu Timur Gelar Rakerda 2026, Fokus Optimalisasi Program MBG 3B dan Penurunan Stunting

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 dengan tema “Optimalisasi Pelaksanaan Program MBG 3B untuk Luwu Timur Juara”. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (21/04/2026).

Rakerda dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Drs. Askar, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana).

Menurutnya, Rakerda tahun ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama, khususnya melalui optimalisasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Fokus utama pemerintah adalah percepatan penurunan stunting yang terarah kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengendalian kependudukan dan pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi berkualitas, dengan keluarga sebagai tempat utama pembentukan nilai dan karakter.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, menyampaikan bahwa fokus utama program mencakup dua aspek penting, yakni kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Masalah kependudukan terkait pengendalian pertumbuhan penduduk, sedangkan pembangunan keluarga mencakup kesehatan ibu dan anak, peran ayah, stunting, serta peningkatan kualitas lansia,” jelasnya.

Kepala Dinas P2KB Luwu Timur, Amrullah, menuturkan bahwa Rakerda menjadi forum penting dalam mengkonsolidasikan kebijakan, menyatukan komitmen lintas sektor, serta menyusun strategi implementasi program Bangga Kencana agar berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan menyelaraskan kebijakan nasional dan daerah, mengintegrasikan program MBG dengan target penurunan stunting nasional, serta memastikan distribusi makanan bergizi gratis tepat sasaran bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) tahun 2025–2029 kepada pihak provinsi sebagai acuan strategis pembangunan ke depan.

Rakerda ini turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Selatan, para kepala OPD, camat, kepala puskesmas, Tim Penggerak PKK, serta para undangan dan peserta rapat kerja daerah lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin kuat dalam mendukung percepatan penurunan Stunting serta peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading

Trending