Connect with us

Harapan Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah di Momen Hari Jadi Sidenreng Rappang Ke-679

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah, SIK hadiri Peringatan Puncak Hari Jadi Sidenreng Rappang ke 679 yang digelar di Lapangan SKPD Jalan Harapan Baru Kelurahan Batulappa Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap.Sabtu (18/02/2023)

Selain dihadiri oleh Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah, S.I.K, di dampingi oleh ketua Bhayangkari Siska Erwin juga turut hadir para pejabat Utama Polres Sidrap mengikuti seluruh Rangkaian Puncak Hari jadi Sidenreng Rappang yang ke 679.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat hadiri Peringatan Puncak Hari Jadi Sidrap menyampaikan harapan agar Sinergi dan kerja kolaboratif Pemerintah Kabupaten Sidrap dan Pemprov Sulsel dapat mewujudkan Sidrap yang semakin Sejahtera tangguh sesuai dengan tema hari jadi yaitu Sidrap kolaborasi Sidrap tangguh.

“Pemprov Sulsel selalu menekankan pentingnya kolaborasi dalam berbagai upaya pembangunan, termasuk dengan upaya merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menggandeng pihak swasta atau investor untuk turut serta terlibat dalam pembangunan daerah ini”, Ujar Gubernur Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, Bupati Sidrap saat memberikan sambutannya menyampaikan, Hari Jadi ke-679 Sidrap sebagai momentum melihat capaian kinerja pembangunan di Bumi Nene Mallomo.

“Sekaligus silaturahmi dalam meneguhkan komitmen bersama untuk tetap bersatu dan berkolaborasi mewujudkan kondisi Sidenreng Rappang yang lebih baik, sebagaimana tema ‘Sidrap Kolaborasi, Sidrap Tangguh’,” tutur Dollah Mando.

Tahun 2023 ini, lanjut Dollah, merupakan tahun kelima periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Mahmud Yusuf. Dinamika penyelenggaraan pemerintahan dijalani bersama dalam situasi yang penuh tantangan dan hambatan.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras, sinergitas, dan doa bersama, kita dapat melewati hambatan dan permasalahan yang ada, serta kita mampu menjaga kondisi perekonomian daerah yang tetap tumbuh. Sejumlah proyek pembangunan kita hadirkan, dan berbagai prestasi juga telah kita raih,” Ucap Dollah Mando.

Sementara, Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah S.I.K saat mengahdiri kegiatan berharap Kabupaten Sidenreng Rappang Semakin menjadi kabupaten yang terdepan di setiap aspek.

“Di momentum hari jadi Kabupaten Sidrap yang ke 679 semoga ke depan Kabupaten Sidrap yang kita cintai dan banggakan bersama mampu menjadi kabupaten yang lebih kondusif sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kita idamkan dapat terwujud,” Harap Kapolres.

Dalam kegiatan ini turut hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Sul-Sel H. Syaharuddin Alrif, Bupati Sidrap Ir.H.Dollah Mando, Dandim 1420/Sidrap LETKOL. Inf. Andika Arie Prihantoro SE. M. I. Polz Ketua Dprd Sidrap H. Ruslan, Para unsur Forkopimda Kab. Sidrap, Para Kepala OPD Pemerintah Kab. Sidrap,Para Camat dan Lurah se-Kabupaten Sidrap, Para Kepala Desa Tokoh agama, adat, pemuda dan masyarakat.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menunda 5 Tahun Demi Keyakinan, La Beddu Akhirnya Berangkat Haji Bersama Annur dan Sang Anak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Di tengah riuh persiapan keberangkatan jamaah calon haji tahun 2026, terselip kisah penuh keteguhan dari seorang lansia asal Kabupaten Sidrap, La Beddu.

Pria berusia 67 tahun asal Panreng, Kecamatan Baranti ini telah menunggu selama 15 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Penantian panjang itu bukan semata karena antrean, tetapi karena sebuah keyakinan—bahwa ia ingin berangkat ke Tanah Suci bersama pendamping yang ia percayai sepenuh hati: PT Annur Maarif.

Padahal, lima tahun lalu namanya telah lebih dulu dipanggil. Kesempatan berhaji sudah terbuka. Namun saat itu, La Beddu memilih menunda.

“Sudah naik nama lima tahun lalu, tapi bukan Annur… Melo mokka ko Annur yola,” ujarnya dengan logat khas Bugis, yang berarti ia ingin berangkat jika bersama Annur.

Bagi La Beddu, haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan batin yang membutuhkan rasa tenang dan keyakinan penuh. Ia mengaku sering mendengar cerita tentang pelayanan Annur Maarif—tentang bagaimana jamaah diperlakukan dengan penuh perhatian, dibimbing dengan sabar, dan dijaga sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

Cerita-cerita itulah yang tertanam kuat di benaknya, hingga ia rela menunda keberangkatan demi mendapatkan pengalaman ibadah yang menurutnya lebih “sempurna”.

Kini, penantian panjang itu akhirnya terbayar. Tahun ini, La Beddu dipastikan berangkat sebagai jamaah calon haji, bahkan lebih istimewa lagi, ia akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut bersama anaknya.

Keduanya tergabung dalam KBIHU Kecamatan Baranti dan masuk dalam kloter 2 jamaah calon haji asal Sidrap embarkasi Ujung Pandang.

Bagi La Beddu, kebersamaan dengan anaknya menjadi anugerah tersendiri dalam perjalanan suci ini. Ia tidak hanya membawa harapan pribadi, tetapi juga doa dan cinta seorang ayah yang ingin menapaki jejak spiritual bersama darah dagingnya.

Di usianya yang tidak lagi muda, langkah La Beddu mungkin tak sekuat dulu. Namun tekadnya justru semakin kokoh. Ia percaya, dengan pendampingan yang tepat, perjalanan hajinya akan menjadi lebih ringan dan bermakna.

Kisah La Beddu menjadi potret sederhana tentang bagaimana ibadah haji bukan hanya soal giliran, tetapi juga tentang keyakinan, kesiapan hati, dan rasa percaya.

Di balik angka-angka kuota dan jadwal keberangkatan, ada cerita-cerita seperti La Beddu—yang mengajarkan bahwa menunggu dengan sabar, memilih dengan yakin, dan melangkah dengan tenang adalah bagian dari perjalanan menuju panggilan Ilahi.

Continue Reading

Trending