Connect with us

Muslimin Bando dan Johra MB Sumbang Rp200 Juta plus 100 Zak Semen untuk MIS Rogo

Published

on

KitaSulsel, Enrekang — Bupati Enrekang Muslimin Bando dan Ketua TP-PKK Kabupaten Enrekang Hj. Johra MB turut membantu pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) di Dusun Rogo.

Muslimin Bando menyumbang Rp200 juta, sementara Hj. Johra menyiapkan 100 zak semen untuk sekolah setingkat SD ini.

“Madrasah ini sangat berarti bagi masyarakat desa, karena dibangun dari hasil swadaya. Kami akan ikut menyumbang untuk membantu kelanjutan pembangunannya,” kata Hj. Johra, saat ditemui media, Kamis 23 Februari 2023.

Selain dari MB dan Hj. Johra, 2 anggota DPRD Enrekang juga turut menyumbang. Legislator Dapil 3 masing-masing Rahmat Saleh dan Hendri menyumbang 1 tongkang sirtu dan 1 tongkang pasir.

“Kita semua berharap dengan bantuan ini, MIS Rogo bisa terus meningkatkan kualitas belajar mengajarnya,” ungkap Johra.

Kepastian sumbangan ini diungkapkan disela acara Syukuran dan Pesta Panen yang digelar masyarakat dusun Rogo.

Selain membantu pembangunan MIS Rogo, Muslimin Bando juga menyerahkan bantuan 33 cultivator, kepada petani di dusun ini.

Acara itu dihadiri Sekda Dr. H Baba, SE.MM, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Pertanian, Kadis Kominfo, para anggota DPRD dari Dapil 3, Camat Baraka, Ketua TP-PKK dan para kades se-Kecamatan Curio. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Sekda Sulsel Pimpin Pansel JPT Pratama Gowa, Tekankan Integritas dan Meritokrasi

Published

on

Kitasulsel–GOWA — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, bertindak sebagai Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Gowa melalui mekanisme seleksi terbuka.

Bersama tiga penguji lainnya, ia melakukan wawancara akhir terhadap 10 peserta seleksi di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Senin (2/3/2026).

Tim penguji terdiri dari Sekda Gowa Andy Azis Peter, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Sulaeman Fattah, serta akademisi STIA LAN Makassar Alam Tauhid Syukur.

Seleksi terbuka ini digelar untuk mengisi enam jabatan Eselon II di lingkungan Pemkab Gowa, yakni Asisten Administrasi Umum, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, serta Direktur RSUD Syekh Yusuf.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, berharap seluruh peserta mengikuti tahapan seleksi dengan penuh integritas dan profesionalisme, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadan.

“Hari ini momentum bulan Suci Ramadan, mari melaksanakan seleksi ini dengan bersih, penuh kejujuran. Apa yang dilakukan adalah bagian bentuk ibadah kepada Allah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pejabat yang terpilih nantinya harus siap bekerja selaras dengan pola kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati dalam menyelesaikan persoalan pelayanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya ingin pejabat dari sini, sudah siap bekerja dengan pola dan cara Bupati dan Wakil Bupati untuk menyelesaikan persoalan pelayanan dan persoalan dasar di Pemda Gowa,” ungkapnya.

Menurut Husniah, kepemimpinan birokrasi juga membutuhkan energi, kreativitas, serta inovasi demi mewujudkan Gowa yang lebih maju dan masyarakat yang sejahtera.

Sementara itu, Jufri Rahman menjelaskan materi wawancara menitikberatkan pada pemahaman peserta terhadap visi-misi kepala daerah serta kemampuan menyusun solusi berbasis aksi nyata.

“Dibutuhkan orang yang tahu persoalan, jadi ketahui masalahnya, untuk dipelajari, dan bisa tahu apa solusinya. Termasuk rencana aksi yang akan dilakukan para peserta,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jufri juga memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel telah menerapkan Sistem Manajemen Talenta ASN berbasis meritokrasi dan digital, menggunakan pendekatan nine box talent management untuk memetakan ASN berdasarkan potensi dan kinerja yang terintegrasi dengan Badan Kepegawaian Negara.

Ia mendorong Pemkab Gowa segera mengadopsi sistem serupa guna memastikan pengisian jabatan dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kinerja, sekaligus meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara di daerah.

Continue Reading

Trending