Connect with us

Kanwil Kemenkumham Sulsel Peringkat Pertama IKPA

Published

on

Kitasulsel, Makassar – Memasuki akhir bulan Februari 2023, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) kembali mendapat kabar gembira.

Melalui kinerja Pelaksanaan anggaran yang sangat baik di tahun 2022, Kanwil Sulsel kembali diganjar penghargaan Terbaik Pertama Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun Anggaran 2022 Kategori Pagu besar oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly.

Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Bagian Umum, Basir dalam acara Monitoring dan Evaluasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022 yang dilaksanakan Dari tanggal 22 – 24 Februari 2023 di Hotel Horison Ultima Bhuvana, Bogor, Jawa Barat.

Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak dalam keterangannya, Kamis (23/2) menyampaikan Apresiasi atas pencapaian tersebut.

“Pencapaian ini tidak lepas dari Kerjasama dan sama – sama bekerja yang diperlihatkan oleh Jajaran Kanwil Sulsel dalam Pelaksanaan anggaran utamanya dalam penyerapan anggaran,” Ujar Kakanwil

Disamping itu, Liberti Sitinjak menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Kali ini merupakan prestasi bersama seluruh Jajaran Kanwil Sulsel.

“Jangan terlena Dengan pencapaian ini, Mari terus Tingkatkan di tahun 2023 ini,”  pesan Liberti

Liberti juga mengingatkan Pada Jajaran Kanwil Sulsel agar pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus bekerja dan berkinerja dengan memberikan kemampuan terbaik dalam Pelaksanaan tugas dan fungsi untuk Kanwil Sulsel semakin terdepan di tahun 2023.

Sementara itu, Kabag Umum, Basir menyampaikan Kanwil Sulsel memperoleh Peringkat Pertama IKPA dengan nilai 97,81.

Sebagai Informasi, untuk optimalisasi anggaran Tahun 2023, Kakanwil Sulsel telah membentuk Tim Pendampingan pengelolaan Anggaran Untuk satuan kerja.

IKPA sendiri merupakan indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (BUN) untuk mengukur kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja kementerian/Lembaga dari sisi kesesuaian terhadap perencanaan, efektivitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi.

Untuk IKPA Indikatornya ada Delapan, yakni Revisi DIPA, Deviasi Halaman III DIPA, Penyerapan Anggaran, Belanja Kontraktual, Penyelesaian tagihan, Pengelolaan UP(Uang Persediaan) dan TUP (Tambahan Uang Persediaan), Dispensasi SPM (Surat Perintah Membayar), dan Capain Output.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Konsolidasi NasDem Sulsel II, Syaharuddin Alrif Tekankan Soliditas Kader dan Target Politik 2029

Published

on

KITASULSEL—PAREPARE — Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif, menegaskan pentingnya menjaga soliditas, konsistensi, dan semangat perjuangan kader dalam menghadapi agenda politik ke depan, khususnya menuju Pemilu 2029.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan konsolidasi, silaturahmi, dan buka puasa bersama DPW Partai NasDem Sulsel Dapil II yang digelar di Kebun Raya Jompie, Rabu (18/3/2026).

Dalam arahannya, Syaharuddin menekankan bahwa kegiatan konsolidasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis untuk memperkuat barisan dan menyatukan visi seluruh kader di wilayah Dapil Sulsel II.

“Momentum seperti ini sangat penting untuk memperkuat konsolidasi, silaturahmi, serta kebersamaan kader. Kita ingin memastikan bahwa seluruh struktur partai tetap solid dan bergerak dalam satu komando,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa capaian politik Partai NasDem di wilayah Dapil Sulsel II menjadi modal besar untuk menghadapi kontestasi politik mendatang. Dari sembilan daerah di wilayah tersebut, enam di antaranya berhasil dimenangkan oleh kader NasDem dalam Pilkada.

“Ini adalah modal penting menuju Pemilu 2029. Kita tidak hanya mempertahankan kemenangan, tetapi harus mampu meningkatkannya, baik dari sisi kursi legislatif maupun kepemimpinan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syaharuddin memberikan arahan tegas kepada seluruh kader agar berani tampil dan mengambil peran strategis, termasuk maju sebagai kepala daerah di masa depan. Ia menilai keberhasilan kader seperti Tasming Hamid menjadi bukti bahwa kader NasDem memiliki kapasitas untuk memimpin dan membawa perubahan di daerah.

“Kader NasDem harus berani tampil. Kita punya contoh nyata bahwa kader mampu berkembang dari legislatif hingga menjadi kepala daerah. Ini harus menjadi motivasi bagi yang lain,” jelasnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa Partai NasDem dibangun atas dasar kerja keras dan komitmen bersama, sehingga seluruh kader diminta untuk menjaga konsistensi dan istiqamah dalam perjuangan politik.

“Partai ini dibangun dengan kerja keras seluruh kader. Karena itu, konsistensi dan istiqamah harus terus kita jaga untuk menghadapi pertarungan politik ke depan,” tegas Syaharuddin.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah, termasuk rencana pertemuan lanjutan di wilayah Luwu Raya dan kawasan Sorowako.

Menutup arahannya, Syaharuddin berharap kegiatan ini semakin memperkuat soliditas, kekompakan, serta struktur Partai NasDem di Sulawesi Selatan.

“Kita ingin pulang dari sini dengan semangat baru, membawa energi positif untuk membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending