Connect with us

Fatmawati Rusdi Sebut E-Government dan Smart City Cara Berantas Praktik Korupsi di Makassar

Published

on

Kitasulsel-Jakarta—Penerapan sistem E-Government dan Smart City merupakan salah satu upaya untuk memberantas praktik korupsi di Kota Makassar.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat mengikuti forum diskusi anggota City Leader Community di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2023).

Mengangkat tema “Good Governance dan Pembelajaran Upaya Anti Korupsi” diskusi menghadirkan nara sumber Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD.

Dihadapan para City Leader, Fatmawati Rusdi menjelaskan prinsip-prinsip Good Governance, upaya anti-korupsi, serta penerapan e-government dan smart city di Kota Makassar sebagai contoh nyata dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik dan upaya anti-korupsi.

Hal ini dikarenakan memiliki kesesuaian dengan misi Pemerintah Kota Makassar yakni Revolusi Sumber Daya Manusia (SDM) dan percepatan reformasi birokrasi menuju SDM kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi.

Cara kerja E-Government, kata Fatma dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menyediakan layanan publik secara online sehingga dapat meningkatkan efisiensi dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan data.

“Nah, Smart City sendiri ini gabungan teknologi dan data khususnya pada pelayanan publik. Transparansi dikedepankan. Masyarakat juga jadi tahu kerja-kerja kita sehingga bisa memberikan masukan sekaligus mengawasi kami,” ucapnya.

Kota Makassar sendiri telah mengadopsi E-Government atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk meningkatkan penyampaian layanan publik dan mengurangi praktik korupsi di dalam pemerintahan.

Beberapa contoh inisiatif E-Government yang diterapkan di Kota Makassar, yakni sistem pengaduan masyarakat online lewat SP4N Lapor, Sipabaji (belanja barang jasa pemerintah secara online) dan sistem informasi keuangan online.

“Jadi informasi keuangan kami bisa dipantau warga untuk memantau pengeluaran keuangan pemerintah secara transparan dan akhirnya warga bisa melaporkan tindakan korupsi atau penyelewengan anggaran,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Fatmawati menjelaskan pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terus membaik begitupula dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2022 mengalami peningkatan 0,46 persen menjadi 83,12 persen.

“Kepemimpinan saya bersama Pak Wali Kota Makassar tahun 2021 awal kami menyusun banyak strategi. Hasil kerja kami bisa dilihat dari IPM yang meningkat di angka 83,12 persen pada tahun 2022. Di atas rata-rata nasional,” paparnya.

Angka tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari para peserta afternoon coffee termasuk dari Ketua Asosiasi Pemerintah Kota (APEKSI), Bima Arya.

Sejalan dengan misi Pemkot Makassar, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD menekankan pemimpin kota agar mengedepankan transparansi.

Hal itu bertujuan agar para pemimpin kota jauh dari indikasi korupsi dan menjalankan pemerintahan dengan baik dan benar.

“Kerja melayani masyarakat dan buat pemerintahan yang bersih serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat,” imbaunya.

Sebagai penutup diskusi, Mahfud membagikan tips upaya untuk menangani korupsi di Indonesia.

Pertama, sinkronisasi perundang-undangan atau penataan regulasi, Ke dua pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Ke tiga digitalisasi pemerintahan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Wajo

Refleksi 1 Tahun, PSI Wajo Hadiri Dzikir Bersama Bupati – Waki Bupati Wajo

Published

on

Kitasulsel—Wajo – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Wajo mengapresiasi 1 tahun kepemimpinan Andi Rosman dan Baso Rahmanuddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo

Tampak Ketua PSI Wajo Ikhsan AR bersama Jajaran Pengurus Menghadiri acara dzikir bersama dalam rangka 1 tahun kepemimpinan pemilik tagline AR-Rahman saat pilkada wajo lalu di rumah jabatan bupati wajo (20/02/2026)

Ketua OKK DPD PSI Wajo Syafri mengatakan bahwa PSI wajo terus konsisten mengawal dan mendukung program pemerintah kabupaten wajo meski PSI belum memiliki kursi di parlemen wajo

“Kita sebagai kader PSI wajo terus konsisten mendukung dan mengawal apapun menjadi program pemerintah wajo. Pembangunan jalanan, tatanan birokrasi serta penataan kota terus dilakukan meski ditengah efisensi. Meski kami belum memiliki kursi di parlemen namun dengan jaringan dan relasi PSI mulai tingkah provinsi dan pusat akan kami maksimalkan untuk mensupport pembangunan diwajo” cetus safri

Senada dengan safri, Ketua Biro sosial PSI Wajo Andi Mario menambahkan bahwa PSI akan terus konsisten menjadi jembatan masyarakat wajo kepada pemerintah, turun mendengar keluhan masyarakat agar tersampaikan ke pemerintah

“Kemarin ketua PSI Wajo Ikhsan AR bersama Ketua Harian PSI Wajo Muhammad Ferdhy Asdana berdiskusi dengan Rusdi Masse yang tentu menjadi panutan kader PSI menyampaikan agar PSI terus bermanfaat bagi masyarakat, bukan hanya saat momentum pemilihan tetapi hadir minimal mendengar aspirasi masyarakat lalu diperjuangkan melalui relasi PSI” tutupnya

Continue Reading

Trending