Connect with us

Pj Sekda Andi Aslam Welcome Dinner Peserta Kejuaraan Basket Korpri 2023 Zona Indonesia Timur

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Aslam Patonangi, menerima kontingen Kejuaraan Basket dalam Welcome Dinner Peserta Kejuaraan Basket Korpri 2023 Zona Indonesia Timur, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa malam, 7 Maret 2023.

Dalam sambutannya, Andi Aslam menjelaskan, pengabdian yang diberikan setiap anggota Korpri kepada bangsa dan negara tidak hanya terbatas dalam ruang lingkup dunia kerja saja, tetapi juga harus mampu mengembangkan bakat dalam dunia olahraga.

“Dengan adanya event basket Korpri ini, menjadi ajang bagi para asset perwakilan dari 10 provinsi di Kawasan Indonesia Timur untuk dapat menunjukkan bakatnya dalam bidang olahraga khususnya bola basket,” ucapnya.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk perwujudan Korpri guna menyokong salah satu peran ASN yaitu sebagai perekat dan nomor satu bangsa.

“Dimana Korpri dapat mempersatukan kita terutama di Indonesia bagian timur untuk hadir dalam acara pada malam hari ini,” ungkapnya.

Aslam mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kesiapan Sulsel dalam menghadapi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) di Semarang pada Juli mendatang.

“Dimana kita harus berbesar hati, karena basket masuk ke dalam salah satu cabang olahraga yang diperlombakan, dan salah satu pertimbangan utamanya adalah karena kegiatan ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Andi Aslam juga mengingatkan kepada para peserta dan juga panitia untuk dapat menjaga kualitas dan profesionalisme atlet. Tidak semata terbentuk melalui pembinaan saja, namun juga ditunjang dengan event yang berkualitas serta berkelanjutan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending