Connect with us

Kasdim 1420 Sidrap Buka Pelatihan Kader Bela Negara Di SMK 1 Sidrap, Ini Penyampaian

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Pelatihan Kader Bela Negara Resmi Dibuka Oleh Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Andika Ari Prihantoro S.E M.Ipol melalui Kasdim 1420 Sidrap Mayor Arm Arie Widarto, kegiatan yang dilaksanakan di SMKN 1 Sidrap, Jalan Andi Pangeran Pettarani Kelurahan Rijang Pitu Kecamatan Maritangngae Kabupaten Sidrap. Senin (13/03/2023).

Pelatihan Bela Negara Kali ini mengangkat tema Membentuk Generasi Muda Yang Tangguh Dan Berkarakter Melalui Pelatihan Kader Bela Negara.

Pada kesempatan tersebut Kasdim 1420 Sidrap megucapkan Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Karena atas segala rahmat Taufik dan hidayahnya kepada semua yang hadir sehingga dapat mengikuti upacara pembukaan pelatihan kader bela negara bagi siswa UPT SMK Negeri 1 Sidrap dengan penuh hikmat” Ucapnya diawal sambutan

Kasdim juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak UPT SMK Negeri 1 Sidrap terkhusus kepada Kepala UPT SMK Negeri 1 Sidrap yang telah mendukung terlaksananya pelatihan kader bela negara di SMK Negeri 1 Sidrap bekerjasama dengan Kodim 1420 Sidrap.

“Kegiatan pelatihan kader bela negara ini merupakan dasar implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam sikap keterampilan kedisiplinan serta kepemimpinan generasi muda yang akan menjadi generasi penerus bangsa generasi muda diharapkan dapat melanjutkan pembangunan pada masa yang akan datang” Ujarnya

Kasdim 1420 Sidrap juga menekankan bahwa Bela negara merupakan salah satu unsur terpenting untuk menjaga dan memelihara kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia yang tertib aman dan damai sesuai tuntutan undang-undang Dasar 1945 dan sesuai dengan penjelasan undang-undang nomor 23 tahun 2019.

“Bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara untuk menegakkan kedaulatan negara menjaga keutuhan wilayah NKRI serta keselamatan segenap bangsa” Tegasnya (win).

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

KEMENHAJ-UMRAH

Tenaga Ahli Menag RI Lepas Jemaah Umrah Kloter 2 Sidrap, Pesan Kesehatan dan Kebersamaan Menguat di Tanah Suci

Published

on

Kitasulsel—Makassar — Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan jemaah umrah Kloter 2 asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di Asrama Haji Sudiang, Selasa (21/04/2026). Langkah penuh harap para jemaah mengiringi perjalanan suci mereka menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sebelum terbang ke Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz.

Pelepasan tersebut dipimpin oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. Bunyamin, yang memberikan pesan mendalam kepada seluruh jemaah. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa perjalanan ibadah ke Tanah Suci bukan hanya soal kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan mental dan fisik.

“Kesehatan adalah faktor utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Ini adalah ibadah fisik yang membutuhkan kondisi prima, terutama menjelang puncak haji di Armuzna,” ujarnya dengan penuh penekanan.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah padatnya rangkaian ibadah, jemaah diharapkan saling menjaga satu sama lain. Kebersamaan, menurutnya, menjadi kunci agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar dan penuh keberkahan.

“Sesama jemaah harus saling mengingatkan, saling peduli, dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Di Tanah Suci, kita adalah keluarga,” tambahnya.

Sebagai pelaksana teknis Armuzna pada musim haji 2025, Dr. Bunyamin turut berbagi pengalaman lapangan yang sarat makna. Ia menekankan bahwa tantangan terbesar jemaah sering kali bukan hanya kelelahan fisik, tetapi juga menjaga ketenangan batin di tengah jutaan manusia yang berkumpul dalam satu tujuan yang sama.

Di sisi lain, Founder Annur Maarif yang juga menjadi pembina KBIHU bagi jemaah Sidrap, Dr. Bunyamin, menyampaikan harapan tulusnya agar perjalanan ini menjadi ibadah terbaik sepanjang hidup para jemaah.

“Semoga ini menjadi perjalanan ibadah yang penuh makna dan menjadi titik balik kehidupan spiritual kita semua,” ucapnya.

Ia juga memastikan bahwa Tim Annur akan selalu hadir mendampingi jemaah selama di Tanah Suci. Dengan kemampuan bahasa Arab yang dimiliki, tim siap membantu komunikasi dengan petugas haji maupun pihak syarikah di Arab Saudi.

“Jangan ragu untuk berkomunikasi. Kami akan selalu ada di sekitar jemaah,” tegasnya.

Menutup arahannya, ia menyampaikan pesan sederhana namun penuh kehangatan dalam balutan bahasa lokal yang akrab di hati jemaah.

“Salama ki lao lisu, saya juga akan bersama dengan jemaah semua pada jelang pelaksanaan puncak haji,” tutupnya.

Pelepasan ini bukan sekadar seremoni perjalanan, tetapi menjadi awal dari perjalanan ruhani yang panjang—tentang harapan, ketulusan, dan kerinduan untuk semakin dekat kepada Sang Pencipta. Di balik koper-koper yang dibawa, tersimpan doa-doa yang ingin dipanjatkan, dan di balik langkah kaki yang berangkat, ada hati yang berharap pulang dengan jiwa yang lebih bersih.

Continue Reading

Trending