Connect with us

Melayat Ke Rumah Duka, Camat Tallo :Kita Semua Kehilangan Sosok Ketua RT Yang Inspiratif

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin S. STP, Msi,Melayat kerumah duka salah satu warganya,Ibu Norma yang merupakan salah satu ketua RT di Kecamatan Tallo ini menghembuskan nafas terakhirnya Senin malam 13/03/2023.

Kepada keluarga besar Almarhuma,Camat yang dikenal tanpa sekat dengan warganya ini mengaturkan belasungkawa yang sedalam dalamnya dan berharap keluarga bisa ikhlas melepas kepergian almarhuma.

“Innalillahi wa Innalillahi rajiun,Atas nama pribadi dan pemerintah kecamatan Tallo menyampaikan  turut berdukacita  atas berpulangnya Ibu Norma,  semoga amal kebajikan beliau bernilai pahala disisi Allah SWT, dan semoga keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dalam menghadapi ujian,”tutur Alamsyah sembari menghibur kelurga almarhuma.

Almarhuma ibu Darma diketahui adalah ketua RT 005 RW 001 Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo yang menjabat dua periode, meniggal karena sakit rematik dan asma diderita selama 2 bulan.

Kepergian Almarhuma membuat pemerintah Kecamatan Tallo merasa kehilangan,Almarhuma sebagai ujung tombak pemerintah di tempat beliau menjabat sebagai Ketua RT, semasa hidupnya Almarhuma dikenal sebagai pribadi yang baik dengan warganya dan selalu siap bersinergi dengan  pemerintah. 

“Almarhuma semasa hidupnya diketahui sangat  baik dengan warganya dan Almrhuma selalu bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program di Kelurahan Lembo,” tutur Alamsyah Sahabuddin

Kedatangan Alamsyah Sahabuddin disambut oleh Lurah Lembo Arman dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Lembo,Di kesempatan yang sama dirumah duka juga terlihat ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo hadir melayat almarhuma.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.

“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.

Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.

“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.

“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.

“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.

Continue Reading

Trending