Connect with us

Pemkab Sidrap Serahkan LKPD 2022 ke BPK Perwakilan Sulsel

Published

on

Kitasulsel,Sidrap — Pemerintah Kabupaten Sidrap, Senin (13/3/2023), menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited tahun anggaran 2022 kepada BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.

Penyerahan dilakukan Wakil Bupati Sidrap, H. Mahmud Yusuf kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulsel, Amin Adab Bangun. Selanjutnya BPK akan melakukan pemeriksaan terinci atas LKPD 2022 tersebut.

Mahmud Yusuf hadir didampingi Inspektur Daerah Kabupaten Sidrap, Rohady Ramadhan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Andi Rahmat, serta Kabid Akutansi dan Pelaporan Keuangan BKAD, Fadli Yacub.

Pada acara di Aula Kantor BPK Sulsel, Kota Makassar ini, lima pemda lain juga menyerahkan LKPD tahun 2022. Pemda tersebut yakni, Kota Parepare, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Wajo, dan Kabupaten Luwu Timur.

Penyerahan LKPD Unaudited merupakan kewajiban pemerintah daerah sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Dalam Pasal 56 ayat (3) menyatakan, gubernur/bupati/walikota menyampaikan LKPD kepada Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Dengan diserahkannya LKPD Unaudited ini, BPK dapat melaksanakan pemeriksaan keuangan terinci atas LKPD tersebut. Pemeriksaan terinci ini dimaksud untuk memberikan opini atas LKPD dengan menguji dan menilai kewajaran laporan keuangan.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menag Bahas Konferensi Imam Dunia 2026 Bersama Dubes Arab Saudi, Perkuat Diplomasi Perdamaian

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Dalam pertemuan tersebut, Menteri Agama menyampaikan rencana penyelenggaraan Konferensi Imam Dunia yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Arab Saudi, sekaligus membahas berbagai inisiatif kerja sama di bidang keagamaan, perdamaian, dan pemberdayaan masyarakat.

Menteri Agama menjelaskan, Kementerian Agama terus mendorong penguatan peran rumah ibadah sebagai ruang dialog, perdamaian, serta pusat pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, Konferensi Imam Dunia akan menjadi wadah kolaborasi para pemimpin agama dari berbagai negara dalam membangun diplomasi perdamaian sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan hidup.

“Kami berharap konferensi ini dapat memperkuat peran rumah ibadah sebagai jembatan perdamaian, mempererat persaudaraan umat, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan dan lingkungan,” ujar Nasaruddin Umar.

Menag juga menekankan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan program Posko Mudik di masjid-masjid selama Ramadan lalu yang dimanfaatkan ribuan pemudik sebagai tempat beristirahat dengan aman sebelum melanjutkan perjalanan.

Selain menyediakan fasilitas istirahat, program tersebut juga melibatkan masyarakat melalui gerakan sedekah makanan berbuka puasa bagi para pemudik, sehingga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

“Masjid harus menjadi tempat yang memberdayakan umat. Kehadirannya bukan sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Menag.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa rumah ibadah memiliki peran strategis dalam mendukung keselamatan masyarakat, memperkuat solidaritas sosial, dan mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin Umar juga berharap Pemerintah Arab Saudi dapat memberikan dukungan terhadap berbagai program kerja sama yang dikembangkan Indonesia, termasuk rencana penyelenggaraan Konferensi Imam Dunia di Masjid Istiqlal.

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis bagi Arab Saudi. Ia memastikan berbagai bentuk kerja sama yang telah terjalin akan terus menjadi perhatian pemerintahnya.

“Indonesia merupakan negara yang sangat penting bagi Arab Saudi. Berbagai program kerja sama yang dibangun bersama akan terus kami perhatikan dan tindak lanjuti,” ujar Faisal.

Rencana penyelenggaraan Konferensi Imam Dunia diharapkan menjadi forum internasional yang memperkuat peran para imam dan rumah ibadah dalam membangun perdamaian, mempererat persaudaraan antarumat, serta mendorong kolaborasi global untuk menjawab berbagai tantangan kemanusiaan dan lingkungan hidup.

Continue Reading

Trending