Terima Buku Emmannuel Lemaire, Danny Pomanto: Sejarah Makassar-Perancis Sangat Dekat
Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto merasa tersanjung sekaligus terhormat dapat menerima karya Komikus asal Perancis Emmannuel Lemaire.
Buku yang berjudul Ma Voisine Est Indonésienne atau Tetanggaku Orang Indonesia ini menyita perhatian Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto.
Di sela-sela pertemuan dengan Emmannuel, Danny Pomanto sesekali membuka beberapa halaman buku lalu mengapresiasi apa yang dikisahkan penulis melalui gambar dan sketsa.
“Saya sangat tersanjung menerima karya ini. Luar biasa,” kata Danny Pomanto sembari memuji salah satu sketsa Emmannuel yang menggambarkan satu sepeda onthel di sela-sela kunjungan Emmannuel Lemaire di kediaman pribadi Wali Kota Makassar, Jl Amirullah, Senin, (13/03/2023).
“Ini karakternya kuat sekali. Meski dengan gambar seperti ini tetapi secara karakter dan emosionalnya betul-betul tergambarkan,” tekannya, lagi di hadapan rombongan Konsuler Perancis; Konsulat Kehormatan Perancis Indonesia Prof Ambo Tuwo, Direktur AF Makassar Sitti Fhatimah Sarro, dan Sekretaris Kursus AF Makassar.
Dia menuturkan seorang seniman menggambarkan emosi jiwanya, beda dengan arsitek. Hanya arsitek memiliki standar atau ukuran dalam mendesain atau menggambar.
Seperti, sama-sama memulai dengan satu titik. Lalu membentuk garis, lalu garis membentuk bidang dan bidang membentuk ruang sehingga menghasilkan kehidupan.
“Seniman ketika menggambarkan biasanya sesuai dengan emosi hidup. Sementara arsitek tidak seperti itu, harus sesuai kaidah-kaidah,” ucapnya.
Danny Pomanto juga meminta komikus Perancis ini agar dapat membuat sketsa mengenai dirinya yang lahir di lorong beserta keunikan lorong-lorong di Makassar.
Apalagi saat ini Makassar membuat program lorong wisata sehingga, seniman dapat menggambarkan kebangkitan masyarakat dari lorong yang membuatnya berbeda dari lainnya.
Dari sisi historis atau sejarah, orang nomor satu di Makassar ini mengatakan Makassar memiliki hubungan yang dekat dengan Perancis. Di beberapa literatur sejarah, kata Danny, putra Daeng Mangalle adalah moyang Napoleon Bonaparte.
Emmannuel Lemaire mengatakan bukunya bercerita tentang banyak percakapan dan ilmu yang Lemaire dapatkan selama bertetangga dengan Madame Hibou.
Madame Hibou adalah perempuan Indonesia yang sangat aktif. Ia bekerja sebagai penerjemah, sedangkan pada Sabtu-Minggu dia menggunakan waktunya untuk discover Perancis dengan mengunjungi tiap-tiap kota di Perancis.
“Jadi tiap minggu itu beda cerita yang saya dapatkan. Banyak percakapan yang kita lakukan dari situ banyak juga pengetahuan baru seputar Indonesia dan Perancis dari mata orang asing,” ujarnya.
Madame Hibou asli Makassar karena kedua orang tuanya asal Makassar hanya lahir di Papua.
Kunjungannya ke Makassar dalam rangka melakukan residensi tur di Indonesia selama kurang lebih tiga bulan, sejak Januari hingga Maret.
Residensi dimulai dari kota Jakarta-Medan-Bandung-Yogyakarta-Semarang-Bali dan berakhir di Makassar.
Residensi bertujuan memperkaya wawasan dan pandangan Lemaire mengenai Indonesia serta budayanya.
Di akhir projectnya, dirinya membuat karya komik mengenai perjalanannya selama di Indonesia.
Di kota terakhir, di Makassar, turnya dimulai dengan pertemuan bersama Wali Kota Makassar sekaligus pemberian buku Tetanggaku Orang Indonesia.
Setelah itu dilanjutkan kunjungan ke beberapa museum dan galeri di Makassar serta talkshow dan workshop di UIN dan Universitas Ciputra, Workshop Kreasi Komik di Rotterdam dan pertemuan dengan kartunis Kota Daeng.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Apresiasi Kemajuan Parepare di HUT ke-66, Soroti Pentingnya Sinergi “Sehati”
Kitasulsel–Parepare Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas capaian dan kemajuan yang diraih Kota Parepare saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Hari Jadi ke-66 kota tersebut, Ahad (12/4/2026).
Kehadiran Irwan Bachri Syam bersama Ketua TP PKK Luwu Timur, Ani Nurbani Irwan, yang juga merupakan Anggota DPRD Sulawesi Selatan, menjadi bentuk dukungan dan penghormatan terhadap perjalanan panjang pembangunan Parepare yang dinilai terus menunjukkan progres positif dari waktu ke waktu.
Dalam tanggapannya, Irwan menilai tema yang diusung tahun ini, yakni “Sehati” (Sinergi, Edukasi, Harmoni, Akhlak, Teknologi, dan Inklusif), sangat relevan dengan tantangan pembangunan saat ini.
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengucapkan selamat Hari Jadi ke-66 Kota Parepare. Tema yang diusung sangat inspiratif, menggambarkan pentingnya sinergi, edukasi, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembangunan daerah,” ujar Irwan.
Ia menegaskan, kolaborasi dan sinergi antar seluruh elemen menjadi kunci utama dalam mewujudkan daerah yang maju dan inklusif. Karena itu, momentum hari jadi ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama antar daerah di Sulawesi Selatan.
“Semoga Kota Parepare semakin maju, berdaya saing, dan terus menjadi daerah yang harmonis serta inklusif. Kami juga berharap hubungan kerja sama antar daerah di Sulawesi Selatan semakin erat ke depan,” tambahnya.
Rapat Paripurna tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur, Fatmawati Rusdi, serta Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina. Hadir pula anggota DPR RI, para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, dan berbagai tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan didampingi sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur, di antaranya Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Umar Hasan Dalle, Kepala Bapenda, Muhammad Yusri, serta Kepala Dinas Transnaker, Joni Patabi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan Rapat Paripurna oleh Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kahir, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Kota Parepare oleh Wakil Ketua DPRD Parepare, Suyuti, yang menggambarkan perjalanan panjang pembangunan kota tersebut hingga saat ini.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login