Connect with us

Resmi Diangkat Sebagai PNS, 8 Orang CPNS Rutan Sidrap Ikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Sebanyak 8 (delapan) Orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rutan Kelas IIB Sidrap Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan PNS di Pelataran Masjid Rutan Sidrap, Senin (13/03).

Pelantikan dan penyerahan secara langsung Surat Keputusan (SK) PNS dilakukan oleh Kepala Rutan Sidrap, Iskandar Djamil kepada ke- 8 CPNS yakni, Asriadi Syahid (Petugas/Anggota Jaga), Irham Yuliadi (Petugas/Anggota Jaga), Wahyudi (Petugas/Anggota Jaga), Muhammad Zulfikri Ashari (Petugas/Anggota Jaga), Fadly Ayatullah Sam (Petugas/Anggota Jaga), Muhammad Awalul Fajri (Petugas/Anggota Jaga), Hizbullah (Petugas/Anggota Jaga), dan Rifqih Zuhair Zainal (Petugas/Anggota Jaga).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Struktural, Pegawai, Ibu-ibu Dharma Wanita dan Keluarga CPNS Rutan Sidrap yang akan dilantik.

Sebelum dilakukan Sumpah Jabatan, terlebih dahulu dilaksanakan pembacaan surat keputusan pengangkatan CPNS menjadi PNS. Seluruh CPNS yang dilantik mengikuti pelantikan dalam keadaan yang khidmat. Sumpah Jabatan PNS yang dibacakan Karutan Sidrap diikuti oleh seluruh CPNS dengan suara yang tegas dan lantang.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara Sumpah Pegawai Negeri Sipil yang dilakukan oleh seluruh CPNS yang dilantik dan diikuti penandatangan oleh Karutan Sidrap, Iskandar Djamil beserta para saksi.

Dalam pengarahannya Kepala Rutan Kelas IIB Sidrap menyampaikan agar para PNS yang baru dilantik dapat bekerja dengan baik dan profesional dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh CPNS yang dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Aparatur Sipil Negara. Kedepannya tanggung jawab semakin besar yang harus saudara laksanakan yakni mengabdi kepada negara dan memberikan pelayanan publik yang prima, jauhi narkoba dan bekerjalah sesuai SOP”, ujar Karutan.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Lepas Enam Siswa ke Sekolah Rakyat, Titip Pesan Jaga Nama Baik Daerah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi melepas enam siswa-siswi yang telah lolos asesmen Sekolah Rakyat untuk melanjutkan pendidikan di Makassar. Pelepasan berlangsung di kediaman pribadi Bupati di Malili, Senin (13/7/2026).

Momen tersebut menjadi langkah awal bagi enam pelajar dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh akses pendidikan yang lebih baik melalui program Sekolah Rakyat, salah satu program unggulan pemerintah pusat yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Enam siswa yang diberangkatkan terdiri atas lima pelajar jenjang SMA dan satu pelajar jenjang SMP. Mereka berhasil lolos seleksi yang menyasar kelompok masyarakat desil 4 dengan prioritas utama dari desil 1, dan akan menjalani pendidikan selama tiga tahun di Sekolah Rakyat.

Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa kesempatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Kalian adalah kebanggaan daerah dan keluarga. Jaga nama baik Luwu Timur, jaga diri, dan ikuti proses pendidikan ini dengan sungguh-sungguh,” pesan Irwan.

Ia juga mengajak para siswa untuk membangun persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah serta memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ini adalah program Presiden yang sangat baik. Jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, tentu akan memberi dampak besar, bukan hanya bagi diri kalian, tetapi juga bagi daerah kita,” ujarnya.

Bupati berharap enam siswa tersebut dapat menjadi generasi pelopor sekaligus inspirasi bagi anak-anak Luwu Timur lainnya untuk terus mengejar pendidikan. Ia juga berharap ke depan Sekolah Rakyat dapat hadir di Kabupaten Luwu Timur agar semakin banyak anak yang memperoleh kesempatan belajar.

“Jangan kecewakan orang tua. Tunjukkan bahwa kalian mampu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Luwu Timur, Muhammad Husain Hasan, menyebut keberangkatan enam siswa ini menjadi awal yang baik bagi pengembangan program Sekolah Rakyat di daerah.

Menurutnya, program tersebut membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap dapat mengenyam pendidikan berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi.

“Semoga tahun depan Sekolah Rakyat bisa terselesaikan di Luwu Timur, sehingga dapat menjadi wadah bagi anak-anak yang ingin bersekolah namun memiliki keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pun berkomitmen terus mendukung program-program yang memperluas akses pendidikan, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah di masa depan.

Continue Reading

Trending