Connect with us

HUT Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Sidrap Buka Lomba Menghafal Surah Pendek

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-43 Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK didampingi Ketua Bhayangkari Ny. Siska Erwin Syah membuka secara resmi Lomba Menghafal Surah-Surah Pendek. Kamis (16/3/2023).

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sidrap Ny. Siska Erwin Syah dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada peserta TPQ Al-Ikhlas Polres Sidrap.

“Lomba ini diharapkan dapat memberikan motivasi untuk anak-anak agar selalu belajar dan terus menghafal surat pendek sehingga dapat tercipta keperibadian yang islami dari santri-santriwati TPQ Al-Ikhlas Polres Sidrap”, Ujar Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sidrap.

Sementara pada kesempatan tersebut, Kapolres Sidrap selaku penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari mengatakan bahwa, Lomba menghafal surah surah pendek ini dilaksanakan agar anak-anak mengetahui tentang pentingnya belajar untuk meningkatkan hafalan surat pendek sejak dini sehingga anak-anak terbiasa dengan hafalan.

“Semoga dengan adanya lomba ini dapat melahirkan hafiz dan Hafizah yang dapat mengikuti lomba di tingkat Kabupaten bahkan sampai ke tingkat Nasional sehingga dapat membawa kebanggaan untuk anak anak itu sendiri dan keluarganya”, Harap AKBP Erwin Syah.

Diakhir, Kapolres Sidrap bersama Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap menyerahkan Piala dan Hadiah kepada Pemenang Lomba menghafal surah surah pendek. (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.

“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.

Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.

“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.

“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.

“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.

Continue Reading

Trending