Connect with us

Cegah Stunting, Fatmawati Rusdi Ajak Para Ibu Kreasikan Menu Makanan Anak

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengajak para ibu untuk mengkreasikan makanan anak-anak mereka, sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.

Demikian disampaikan saat grebek stunting di Puskesmas Malimongan Baru, Kelurahan Malimongan Baru Kecamatan Bontoala.

“Ibu-ibu harus lebih jeli melihat perkembangan anak, jika anak kita tumbuh kembangnya tidak sesuai dengan usianya, segera lakukan upaya pencegahan,” ujarnya, Sabtu (18/03/2023).

Salah satu hal yang dapat dilakukan ibu-ibu, dengan memperhatikan asupan gizi anak, komposisi nutrisi yang seimbang.

“Saat ini telah dapat ditemui berbagai kreasi menu makanan anak melalui gadget, bagi anak yang malas makan sayur, ibu-ibu harus kreatif, sehingga anak menjadi gemar makan sayur,” lanjutnya.

Menu makanan sehat, menurut Fatmawati Rusdi tidaklah harus mewah, yang terpenting kandungan gizi terpenuhi. Dalam kesempatan tersebut, dibagikan makanan tambahan bagi para ibu yang memiliki anak beresiko stunting, serta pemberian telur sebagai protein tambahan yang dibagikan secara berkala oleh tim pendamping keluarga.

Untuk wilayah Puskesmas Malimongan Barat, Kepala Puskesmas, drg Yunita Gobel menyampaikan angka stunting untuk cakupan 5 kelurahan, yakni 104 anak.

Grebek Stunting ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Makassar, Chaidir, yang menyampaikan tentang pentingnya KB yang juga sebagai salah satu upaya cegah stunting.

“Bagi pasangan usia subur, saat menyusui sebaiknya melakukan KB, agar asupan gizi anak terpenuhi sempurna. Pengaturan jarak kehamilan, agar menghindari resiko anak terlahir stunting,” tuturnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Kukuhkan Pengurus APAL, Tegaskan Komitmen Berdayakan Pengusaha Lokal

Published

on

KITASULSEL—LUWUTIMUR—Bupati Luwu Timur Ir H Irwan Bachri Syam secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Asosiasi Pengusaha Asli Lampia (APAL) di Aula Kantor Desa Harapan, Kecamatan Malili, Senin malam (16/2/2026).

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan ditandai dengan penyerahan bendera pataka oleh Bupati kepada Ketua APAL terpilih, Adil To Amir. Penyerahan pataka tersebut menjadi simbol dimulainya kepengurusan baru organisasi yang diharapkan menjadi wadah strategis bagi pengusaha lokal di wilayah Lampia dan Kabupaten Luwu Timur secara umum.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa terbentuknya APAL bukan sekadar membentuk sebuah organisasi, melainkan membuka ruang seluas-luasnya bagi para pelaku usaha lokal untuk berkiprah dan berkembang di daerahnya sendiri.

Menurutnya, kehadiran asosiasi ini diharapkan mampu menghimpun kekuatan para pengusaha asli daerah agar lebih solid dalam menangkap peluang usaha dan investasi yang masuk ke Luwu Timur.

“Kenapa asosiasi ini dibentuk, selain untuk menghimpun para pengusaha lokal di daerah sendiri, juga agar kita mampu menangkap setiap peluang yang ada,” ujar Irwan.

Ia menekankan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan pengusaha lokal agar menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Langkah tersebut dinilai strategis dalam menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.

“Ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk mensejahterakan para pengusaha lokal. Bagaimana teman-teman bisa diberdayakan dan potensi yang ada di Lampia Raya bisa kita maksimalkan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Irwan memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat agar berbagai rencana investasi yang tengah dipersiapkan dapat segera terealisasi dan berjalan sesuai komitmen bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua APAL terpilih, Adil To Amir, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pembentukan asosiasi tersebut. Ia berharap kepengurusan APAL ke depan mampu membangun kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, serta unsur perusahaan yang beroperasi di wilayah Lampia dan Luwu Timur.

“Komunikasi yang intens antara APAL, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan unsur perusahaan daerah menjadi kunci dalam mewujudkan visi dan misi organisasi ke depan, sehingga APAL benar-benar hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat Lampia dan Luwu Timur,” tegas Adil.

Dengan terbentuknya APAL, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal semakin kuat, sehingga potensi ekonomi daerah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan bersama.

Continue Reading

Trending