Connect with us

High Level Meeting Pengendalian Inflasi Daerah, Camat Tallo: Kami Siapkan Strategi untuk Pengendalian Inflasi

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin S.STP,Msi menghadiri High Level Meeting pengendalian Inflasi Daerah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Makassar Tahun 2023

High Level Meeting pengendalian Inflasi Daerah, dibuka langsung oleh Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi, dihadiri Camat se Kota Makassar dan para Kepala Dinas bertempat di Hotel Horison, Senin (20/03/2023).

Untuk pengedalian inflasi di Makassar kita diharapkan membangun sinergitas dan komunikasi yang aktif,” tutur Alamsyah Sahabuddin saat dikonfirmasi oleh awak media ini.

Lanjutnya, Pemerintah Kecamatan Tallo telah mempersiapkan upaya upaya dan strategi untuk pengendalian inflasi, salah satunya dengan melakukan operasi pasar.

“Untuk menekan laju inflasi, Alamsyah Sahabuddin memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar segera menyukseskan program lorong wisata adar dapat meningkatkan perekonomian di Masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Alamsyah Sahabuddin juga meminta kepada para lurah untuk berkolaborasi dengan Pj RTRW agar segera menyukseskan program menanam 1 Juta polybag, dengan menanam du komoditi yaitu bawang merah dan cabe.

“Jadi untuk menekan laju inflasi kami telah melakukan persiapan persiapan, seperti menggelar operasi pasar, melakukan penanaman 1 jatu polybag berupa bawang merah dan cabe,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Hadiri Musrenbang Tematik Penanggulangan Kemiskinan Sulsel 2027

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2027 yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/04/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Puspawati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung transformasi penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi dan inklusif.

Di hadapan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Drs. H. Jufri Rahman, ia memaparkan bahwa tren kemiskinan di Luwu Timur terus menunjukkan penurunan signifikan berkat optimalisasi berbagai program unggulan daerah.

“Melalui intervensi ‘Tiga Kartu Sakti’, kami berhasil menekan angka kemiskinan secara konsisten. Dari 6,58 persen di tahun 2024, turun menjadi 5,79 persen pada 2025. Tahun 2026 ini, kami menargetkan penurunan lebih tajam di kisaran 5,10 persen hingga 5,34 persen,” ujar Puspawati optimistis.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Luwu Timur tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka statistik, melainkan juga memastikan setiap bantuan yang diberikan mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Jufri Rahman dalam arahannya menegaskan pentingnya peran Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD). Ia mengimbau agar para pimpinan daerah tidak hanya fokus pada data statistik, tetapi juga pada pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Kita semua diharapkan mampu melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penanggulangan kemiskinan yang berkeadilan, melampaui sekadar angka-angka administratif,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Bapelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, menambahkan bahwa efektivitas penanganan kemiskinan sangat dipengaruhi oleh penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, serta ketersediaan infrastruktur yang memadai.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Wakil Bupati/Wali Kota serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sulawesi Selatan, sebagai upaya merumuskan strategi kolektif menuju provinsi yang lebih sejahtera pada tahun 2027.

Continue Reading

Trending