Connect with us

Bersafari Ramadan, Jajaran Direksi PDAM Makassar Kunjungi Longwis di Kecamatan Mariso

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Perumda Air Minum Kota Makassar turun menyalurkan bantuan kepada masyarakat di beberapa lorong wisata di Kota Makassar melalui program #PDAMPeduli bertajuk Alirkan Kebaikan pada hari kamis tanggal 28 Maret 2023.

Para Direksi didampingi oleh pejabat Perumda Air Minum Kota Makassar turun memberikan bantuan sembako ke masyarakat yang tersebar di beberapa lokasi. Direktur Utama Beni Iskandar di Longwis Marient Plants, Direktur Umum dan Pelayanan Indira Mulyasari di Longwis jl. Nuri, Direktur Teknik Asdar Ali di Longwis Laatzen, Direktur IPAL Ayman Adnan di Longwis Bergisch Gladback, dan Direktur Keuangan Satriani Ulfiah di Longwis jl. Baji Dakka.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Wali Kota Makassar agar semua SKPD dan BUMD turun berbagi ke masyarakat sebagaimana lokasi diatur oleh pihak pemerintah kota.
“Ini adalah arahan dari Bapak Wali Kota, kebetulan PDAM dapat wilayah Mariso. Kami bersyukur di bulan ramadan ini dapat berbagi dengan masyarakat khususnya di kawasan Longwis sekaligus berinteraksi mendengarkan jika ada keluhan masyarakat tentang layanan kami”, ujar Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar.

Beni menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan pengganti dari kegiatan buka puasa bersama.
“Sejatinya ini adalah kegiatan buka puasa bersama, namun karena dilarang maka diganti dengan kegiatan pembagian sembako. Meski tidak banyak, namun kami harap dapat bermanfaat”, tambahnya.

Setelah buka puasa, tim Perumda Air Minum Kota Makassar kembali melanjutkan dengan kegiatan safari ramadan untuk salat tarwih bersama sekaligus memberi sumbangan kepada pengurus Masjid Nuruttaqwa jl. Baji Minasa yang dihadiri oleh Direktur IPAL Ayman Adnan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Dr Bunyamin M Yapid: Perbedaan Penetapan 1 Ramadan Harus Disikapi dengan Bijak

Published

on

Kitasulsel—Jakarta – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, DR H Bunyamin M Yapid, turut menghadiri Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Kehadiran Dr H Bunyamin M Yapid, Lc., M.H., dalam forum strategis tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pengambilan keputusan pemerintah terkait awal bulan suci Ramadhan. Sidang Isbat sendiri menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam keterangannya, Dr Bunyamin berharap perbedaan penentuan awal Ramadhan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan dewasa.

“Perbedaan metode dalam menentukan awal Ramadhan adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga ukhuwah dan persatuan umat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat merupakan hasil ijtihad kolektif yang melibatkan para ahli dan berbagai unsur ormas Islam. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap saling menghormati jika terdapat perbedaan dalam pelaksanaan awal puasa.

Dr Bunyamin dikenal sebagai putra daerah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Kiprahnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan menjadikannya salah satu figur yang diperhitungkan dalam forum-forum strategis keislaman di Indonesia.

Partisipasinya dalam Sidang Isbat tahun ini sekaligus menunjukkan kontribusi putra daerah dalam pengambilan kebijakan penting di tingkat nasional, khususnya dalam penetapan momentum keagamaan yang menyangkut umat Islam di seluruh Tanah Air.

Continue Reading

Trending