Connect with us

Ciptakan Kamtibmas Yang Kondusif,Posko RT/RW Di Kelurahan Kaluku Bodoa Di Aktifkan

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Edaran Lurah Kaluku Bodoa terkait dukungan bersama seluruh elemen warga dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif langsung ditindaklanjuti oleh Pj Ketua RW dan RT.

Pos keamanan lingkungan (Poskamling) yang awalnya terpusat di Kontainer Makassar Recover, sejak bulan ramadhan ini diperluas ke masing-masing wilayah RW.

Ketua RW 02, Nuraeni H Sabang telah menindaklanjuti pengadaan sekaligus pelaksanaan posko yang ditempatkan di perempatan Jalan Gatot Subroto Baru yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Ujung Pandang Baru dan Wala-Walaya.

” Kami bersama 5 Pj Ketua RT dan warga sudah menjalankan posko rutin. Alhamdulillah aktivitas kumpul-kumpul anak muda hingga dinihari sudah mulai berkurang”, Akunya saat ditemui di lokasi posko, Senin (27/03/2023).

Sementara itu, Bhabinkamtibmas, Rolis Abdillah merasa terbantu dengan adanya kegiatan posko RW.

” Sejak adanya Posko di masing-masing RW, kami berkeliling mengunjungi mereka dan memberikan motivasi dan arahan terkait Kamtibmas”, Katanya.

Hal yang sama disampaikan Babinsa, Burhanuddin bahwa patroli yang kini rutin dilakukan melibatkan Lurah, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tim Patroli gabungan Polsek Tallo, Koramil 02 dan Satpol PP dan sejumlah tokoh masyarakat.(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Dr Bunyamin M Yapid: Perbedaan Penetapan 1 Ramadan Harus Disikapi dengan Bijak

Published

on

Kitasulsel—Jakarta – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, DR H Bunyamin M Yapid, turut menghadiri Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Kehadiran Dr H Bunyamin M Yapid, Lc., M.H., dalam forum strategis tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pengambilan keputusan pemerintah terkait awal bulan suci Ramadhan. Sidang Isbat sendiri menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam keterangannya, Dr Bunyamin berharap perbedaan penentuan awal Ramadhan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan dewasa.

“Perbedaan metode dalam menentukan awal Ramadhan adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga ukhuwah dan persatuan umat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat merupakan hasil ijtihad kolektif yang melibatkan para ahli dan berbagai unsur ormas Islam. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap saling menghormati jika terdapat perbedaan dalam pelaksanaan awal puasa.

Dr Bunyamin dikenal sebagai putra daerah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Kiprahnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan menjadikannya salah satu figur yang diperhitungkan dalam forum-forum strategis keislaman di Indonesia.

Partisipasinya dalam Sidang Isbat tahun ini sekaligus menunjukkan kontribusi putra daerah dalam pengambilan kebijakan penting di tingkat nasional, khususnya dalam penetapan momentum keagamaan yang menyangkut umat Islam di seluruh Tanah Air.

Continue Reading

Trending