Connect with us

Tarhim ke Masjid Ar Rahman Kadis DKP Makassar Serahkan Bantuan Dana Hibah Pembangunan Masjid

Published

on

Kitasulsel–Makassar--Tarwih dan silaturahmi (Tarhim) ke Masjid Ar-Rahman, Kadis Ketahanan Pangan (DKP) Makassar Mahyuddin S.STP., M.Ap., didampingi Kabid Pengawasan, Distribusi dan Cadangan (DKP) Faisal, Serahkan Bantuan Dana Hibah Pembangunan Masjid, Selasa (28/03/2023).

Kegiatan Tarhim ini digelar di kelurahan Parang Layang Kec. Bontoala, dan di hadiri, oleh Sekcam Bontoala, Lurah Parang Layang, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga sekitar untuk melaksanakan sholat Isya dan Tarawih secara berjamaah.

Dalam sambutannya Diharapkan di bulan Ramadhan ini sebagai umat Islam untuk memantapkan kehidupan beragama dengan meningkatkan hubungan vertical kepada Allah SWT dengan melaksanakan sholat 5 waktu, sholat tarawih, tadarus al-Qur’an dan ibadah serta menjaga hubungan horizontal yang baik dengan sesama manusia.

Kadis DKP mengatakan kegiatan tarhim bulan Ramadhan memiliki banyak makna serta manfaat salah satunya meningkatkan tali silaturahmi dalam suasana penuh kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan yang dilandasi dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. utamanya kerjasama yang didasari semangat saling menghargai dan menghormati antara sesama umat beragama.

Seusai sholat Tarawih Kadis DKP Mahyudin serahkan bantuan dana hibah untuk pembangunan Masjid Ar-Rahman sebesar Rp. 50.000.000, dan di terimah langsung oleh panitia Masjid kelurahan Parang Layang Kec. Bontoala.

Kadis DKP menambahkan dengan adanya bantuan hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di harapkan dapat di pergunakan dengan baik dan sesuai peruntukannya, terutama untuk kenyamanan warga sekitar Masjid dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan ini, harap Mahyudin.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Dr Bunyamin M Yapid: Perbedaan Penetapan 1 Ramadan Harus Disikapi dengan Bijak

Published

on

Kitasulsel—Jakarta – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, DR H Bunyamin M Yapid, turut menghadiri Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta.

Kehadiran Dr H Bunyamin M Yapid, Lc., M.H., dalam forum strategis tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pengambilan keputusan pemerintah terkait awal bulan suci Ramadhan. Sidang Isbat sendiri menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, setelah mempertimbangkan hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam keterangannya, Dr Bunyamin berharap perbedaan penentuan awal Ramadhan yang mungkin terjadi di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan dewasa.

“Perbedaan metode dalam menentukan awal Ramadhan adalah bagian dari khazanah keilmuan Islam. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga ukhuwah dan persatuan umat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat merupakan hasil ijtihad kolektif yang melibatkan para ahli dan berbagai unsur ormas Islam. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap saling menghormati jika terdapat perbedaan dalam pelaksanaan awal puasa.

Dr Bunyamin dikenal sebagai putra daerah asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional. Kiprahnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan menjadikannya salah satu figur yang diperhitungkan dalam forum-forum strategis keislaman di Indonesia.

Partisipasinya dalam Sidang Isbat tahun ini sekaligus menunjukkan kontribusi putra daerah dalam pengambilan kebijakan penting di tingkat nasional, khususnya dalam penetapan momentum keagamaan yang menyangkut umat Islam di seluruh Tanah Air.

Continue Reading

Trending