Connect with us

Bersama dr Udin Malik,Camat Biringkanaya Lanjutkan Safari Ramadhan Dikelurahan Untia

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Biringkanaya Benyamin B. Turupadang, S.STP.,M.Si. Melanjutkan Kegiatan Safari Ramadhan 1444 Hijriyah 2023 Masehi

Safari Ramadhan bertempat di Masjid Nurul Hijrah Jl. Jolloro RT 002 RW 002 Kelurahan Untia

Setibanya di Masjid Nurul Hijrah Untia, Camat disambut hangat oleh Panitia Masjid yang tengah menggelar proses pelaksanaan Shalat Tarawih.

Kali ini Safari Ramadhan dihadiri Ketua FKKS (Forum Kemanusiaan Kota Makassar) dr. Udin Syahputra Malik yang didaulat memberi sambutan disela-sela rangkaian pelaksanaan Shalat Tarawih.

Dalam sambutannya, dr. Udin Mengajak Jamaah agar senantiasa memberi perhatian pada anak-anak kita baik itu pergaulannya maupun kesehatannya.
lebih lanjut dr. Udin kembali mengajak warga mensukseskan Program yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Makassar yaitu “Jagai Anakta”

Senada dengan itu Camat Biringkanaya juga berharap semua unsur, stakeholder, dan warga dapat berkolaborasi mengawal para generasi muda dalam rangka menciptakan generasi yang berkompeten dan siap saing di masa yang akan datang. Jum’at 31/03/2023

Setelah shalat Tarawih dilaksanakan, Camat Biringkanaya beserta rombongan Safari Ramadhan membuka diskusi Tudang Sipulung bersama warga guna mendengar dan menyerap keluhan dan aspirasi warga tentang Kantibmas Wilayah dan lainnya di Wilayah Kelurahan Untia.

Safari Ramadhan Kecamatan Biringkanaya dihadiri Tripika, Para Lurah, Kepala Seksi, Pj, Ketua RT/RW, Ketua LPM, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Warga Kelurahan Untia.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

Continue Reading

Trending