Connect with us

Babinsa Jajaran Kodim 1420 Korem 141 TP, Aktif Pantau Harga Sembako

Published

on

Kitasulsel,Sidrap –– Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jajaran Kodim 1420 Sidrap Korem 141 Toddopuli aktif turun ke pasar tradisional pantau harga sembako

di Wilayah Kabupaten Sidrap, Kamis (06/04/2023).

Saat di Konfirmasi, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol mengatakan kegiatan para Babinsa tersebut bertujuan untuk mengetahui situasi dan kondisi serta memantau stabilitas harga sembako di bulan Ramadhan ini

“Karena apabila memasuki momen bulan ramadhan biasanya berpengaruh terhadap harga-harga sejumlah kebutuhan pokok,”Ujar Dandim

Ditambahkannya, Namun dari hasil pantau para Babinsa di lapangan, harga sembako dibeberapa pasar tradisional masih relatif stabil

“Meskipun ada yang mengalami kenaikan harga namun tidak melebihi dari harga acuan,”Pungkas Dandim.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol tidak lupa memberikan apresiasi kepada seluruh personel Babinsa yang masih semangat melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya di lapangan

“Tetap semangat dan semoga segala aktifitas kita diridhoi oleh Allah SWT.. Aamiin,”Tutupnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending