Connect with us

Momentum Bulan Suci Ramadhan,Plt. Camat Makassar Bersama Pj. RT dan RW Kel. Barut Berbagi Takjil

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Momentum bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah Pj Ketua RT/RW Kelurahan Bara Baraya Utara, Kecamatan Makassar berbagi takjil ke pengendara yang melintas di sepanjang Jalan Muh Yamin, Sabtu, (08/04/2023) petang.

 

Berbagi takjil juga dihadiri  Plt Camat Makassar, Harun Rani didampingi Tripilar Kelurahan Bara Baraya Utara, ikut turun  ke jalan membagikan takjil

“Alhamdhlillah hari ini kami bersama Tripilar Kelurahan Bara-Baraya Utara dan para ketua Pj RT RW berbagi takjil kepada pengendara dan warga sekitar, ini menandakan bahwa Pj. Ketua RT/ RW Bara Baraya Utara memiliki kepeduliaan besar terhadap sesama,” ucap Harun Rani.

Berbagi kepada pengendara ini cukup baik, mereka merasa terbantu apalagi pengendara yang masih di jalan tidak sempat berbuka bersama keluarganya.

Sementara itu Lurah Bara Baraya Utara Siti Khadija, saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Ini bentuk rasa syukur dan   kegembiraan kami dalam menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan,” tutur Siti Khadija.

Dengan mengenakan seragam kebesaran RT RW berwarna merah, para Pj ketua RT RW tampak kompak turun ke Jalan membagikan takjil ke pengendara.

Kegiatan berbagi takjil juga dihadiri Imam Kelurahan Bara Baraya Utara Ismai, S.Pd dan Kasi Kebersihan Kecamatan Makassar Muh Rijal. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Menag Resmikan Masjid Al Abduh di Palembang: Harapan Masjid Jadi Pusat Pemberdayaan Umat

Published

on

Kitasulsel—PALEMBANG — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan harapannya agar masjid dapat difungsikan untuk memberdayakan masyarakat, sebagaimana masjid di zaman Rasulullah Saw. Harapan ini disampaikan Menag saat meresmikan Masjid Al Abduh di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, Sabtu (21/12/2024).

Menurut Menag, masjid di zaman Rasulullah SAW bukan hanya menjadi tempat ibadah mahdhoh semata. Lebih dari itu, masjid menjadi pusat peradaban, perekonomian, pendidikan, kajian, bahkan pusat pemerintahan, dan aktivitas lainnya.

“Masjid nabi itu bukan hanya tempat untuk salat. Hanya 10 persen fungsi masjid untuk salat, 80 sampai 90 persen untuk fungsi-fungsi lainnya,” sebut Menag.

“Masjid di zaman nabi berfungsi sebagai sekolah, rumah sakit, kantor pengadilan, balai pertemuan lintas agama, tempat pernikahan, khitanan, balai kesenian, baitul mal, dan lain sebagainya,” sambungnya.

“Jadi masjid berfungsi untuk memberdayakan masyarakat, bukan masyarakat memberdayakan masjid. Mari kita berupaya bagaimana masjid dapat memberdayakan umat. Mari kita jadikan masjid ini seperti masjid pada zaman Nabi,” tambahnya.

Menag juga minta masyarakat taat kepada ulama. Menurutnya, Indonesia dikenal sebagai negara yang damai dan toleran. Jangan sampai ada yang mengacak-acak kedamaian dan kerukunan Indonesia.

“Mari kita gunakan masjid secara proporsional. Mari kita berdakwah dengan cara mendekatkan orang yang jauh. Dakwah itu, orang yang jauh kita dekatkan ke masjid, bukan sebaliknya,” tutur Menag.

Irjen Polisi Muhammad Iqbal dalam sambutannya mewakili keluarga besar Muhammad Abduh, mengucapkan terima kasih atas kesediaan Menteri Agama hadir langsung meresmikan Masjid al Abduh.

“Terima kasih Bapak Menteri Agama dan semua yang hadir pada peresmian ini. Semoga Allah SWT membalas amal bapak dan ibu semuanya dengan timbangan kebaikan. Kami dari keluarga besar mohon doa agar Allah SWT meridhoi niat baik ini,” jelas Iqbal, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Riau.

Turut hadir dalam peresmian Masjid Al Abduh antara lain Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin, Tenaga Ahli Menteri Agama Muhammad Ainul Yaqin, Tenaga Ahli Bidang Hukum Kementerian Dalam Negeri H. Suhajar Diantoro, PJ. Gubernur Sumsel Elen Setiadi, Kapolda Sumsel Irjen Polisi Andi Rian R Djajadi, Pangdam II Sriwijaya diwakili Kapok Sahli Pangdam II Brigjen TNI Junaidi, Wakapolda Sumsel Brigjen Polisi M. Zulkarnain, Kakanwil Kemenag Sumsel H. Syafitri Irwan, Rektor UIN Raden Fatah Palembang Hj. Nyayu Khodijah, Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang H. Saefudin, Penasehat DWP Kemenag RI Hj. Helmi Halimatul Udhma Nasaruddin Umar, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumsel Hj. Emmilya Syafitri, serta tokoh masyarakat, dan tokoh agama. (*)

Continue Reading

Trending