Connect with us

Hadiri Seminar Kesehatan Nutric Bio Spray, Indira Yusuf Ismail Ajak Peserta Bangun Ekonomi Makassar Lewat Peluang Bisnis

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menghadiri Seminar Kesehatan Kota Makassar yang digelar oleh Star Billionaires Club di Hotel Aston Makassar, Senin (10/04/2023).

Star Billionaires Club menghadirkan Seminar Kesehatan untuk warga Makassar berupa Complementary Medicine tentang manfaat dan penggunaan produk Bio Spray.

Seminar dipaparkan langsung oleh pendiri Star Billioners Club Chandra Atmaja sebagai narasumber seminar. Chandra Atmaja menyampaikan Bio Spray dari Nutric dapat membantu perawatan atau kondisi tubuh, namun bukan pengganti obat dari dokter.

“Diharapkan dapat digunakan untuk kesehatan pribadi dan keluarga, tentunya bukan pengganti obat-obatan dari dokter,” paparnya.

Dalam seminar tersebut, Chandra Atmaja juga menyerahkan plakat penghargaan kepada Indira Yusuf Ismail selaku Ketua TP PKK Kota Makassar. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kerja sama TP PKK Kota Makassar.

“Saya bisa memberikan testimoni bahwa untuk saya sendiri, Bio Spray itu sangat baik,” tutur Indira.

Pada kesempatan yang sama Indira juga mengajak peserta untuk membangun ekonomi Kota Makassar salah satunya lewat peluang bisnis produk Bio Spray yang ditawarkan oleh Nutric.

“Berbagai hal bisa menjadi sumber penghasilan kita, salah satunya lewat bisnis seperti ini. Selain menyehatkan ini juga bisa jadi sumber penghasilan,” ujar Indira.

Ia menekankan kepada peserta seminar yang diantaranya anggota dan pengurus TP PKK Kota Makassar dan tenaga kesehatan untuk memprioritaskan kesehatan diri dan keluarga lebih utama.

“Tapi kita prioritaskan soal kesehatan, dan mencegah penyakit. Penghasilan itu belakangan,” katanya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Hadiri Musrenbang Tematik Penanggulangan Kemiskinan Sulsel 2027

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2027 yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (20/04/2026).

Dalam forum strategis tersebut, Puspawati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendukung transformasi penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi dan inklusif.

Di hadapan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Drs. H. Jufri Rahman, ia memaparkan bahwa tren kemiskinan di Luwu Timur terus menunjukkan penurunan signifikan berkat optimalisasi berbagai program unggulan daerah.

“Melalui intervensi ‘Tiga Kartu Sakti’, kami berhasil menekan angka kemiskinan secara konsisten. Dari 6,58 persen di tahun 2024, turun menjadi 5,79 persen pada 2025. Tahun 2026 ini, kami menargetkan penurunan lebih tajam di kisaran 5,10 persen hingga 5,34 persen,” ujar Puspawati optimistis.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan di Luwu Timur tidak hanya berorientasi pada pencapaian angka statistik, melainkan juga memastikan setiap bantuan yang diberikan mampu mendorong kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Jufri Rahman dalam arahannya menegaskan pentingnya peran Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota sebagai Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD). Ia mengimbau agar para pimpinan daerah tidak hanya fokus pada data statistik, tetapi juga pada pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Kita semua diharapkan mampu melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan penanggulangan kemiskinan yang berkeadilan, melampaui sekadar angka-angka administratif,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Bapelitbangda Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim, menambahkan bahwa efektivitas penanganan kemiskinan sangat dipengaruhi oleh penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, serta ketersediaan infrastruktur yang memadai.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Wakil Bupati/Wali Kota serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sulawesi Selatan, sebagai upaya merumuskan strategi kolektif menuju provinsi yang lebih sejahtera pada tahun 2027.

Continue Reading

Trending