Connect with us

Melalui Bapenda,Pemkot Makassar Kembali Serahkan Dana Hibah Di Kecamatan Tamalate

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Pemerintah kota makassar melalui badan pendapatan daerah(Bapenda)kembali menyalurkan bantuan hibah,kali ini Pemkot menyerahkan bantuan hibah di mesjid BBM Berkah Barombong Kecamatan Tamalate Selasa 11/04/2023.

Penyerahan dana hibah dari Pemkot makassar sebesar 50 juta rupiah diserahkan langsung oleh kepala Bidan Kordinasi,Pengawasan dan perencanaan Reza Nugraha didampingi kasubbid bidang Kordinasi,pengawasan dan Perencanaan  Ansar SE serta Kasubbid Penagihan Pajak Daerah dan retribusi  daerah Arfiani kepada pengurus mesjid.

Penyerahan bantuan dana hibah di mesjid BBM berkah barombong dimaksudkan agar mesjid yang dalam tahap pengerjaan ini bisa selesai dan di gunakan oleh warga setempat,selain penyerahan dana hibah perwakilan Pemkot makassar yang di wakili oleh jajaran Bapenda makassar ini juga melakukan safari ramadhan sesuai arahan walikota dan wakil walikota makassar.

Perwakilan pengurus mesjid BBM Berkah Barombong mengapresiasi langkah keumatan yang di galakkan oleh walikota makaasar,

“Terima kasih untuk jajaran pemerintah kota makassar dalam hal ini pak wali dan bu Wawali atas kepedulian terhadap rumah ibadah,Bantuan  ini akan kami gunakan dengan sebaiknya untuk kemaslahatan Ummat,renovasi mesjid serta kegiatan sosial keagamaan lainnya,jelasnya.

Diketahui bahwa selama bulan ramadhan walikota makassar dan wakil walikota mengistruksikan kepada seluruh OPD lingkup Pemkot makassar untuk lebih dekat ke masyarakat lewat silaturahmi dan pemberian bantuan baik itu dana hibah maupun pembagian sembako.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Azahra Asal Kolaka Utara Curi Perhatian di Audisi DA8 Sidrap, Disebut Mirip Mila DA7

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Tanah Air, D’Academy 8, kembali melahirkan sorotan baru dari panggung audisi daerah. Kali ini, perhatian publik tertuju pada Azahra, peserta asal Kolaka Utara, yang tampil memukau dalam audisi yang digelar di Sidenreng Rappang (Sidrap).

Sejak awal penampilan, Azahra berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton. Tak hanya karena kualitas vokalnya yang khas dan berkarakter, tetapi juga karena kemiripan wajah serta gaya panggungnya dengan Mila, salah satu jebolan ajang D’Academy 7. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang membuatnya cepat dikenali dan diperbincangkan.

Dengan pembawaan yang percaya diri, Azahra mampu melewati tahapan awal audisi hingga mencapai level penjurian artis. Capaian ini menjadi langkah penting yang membuka peluang besar baginya untuk melangkah lebih jauh di kompetisi bergengsi yang disiarkan oleh Indosiar tersebut.

Meski demikian, perjalanan Azahra masih panjang. Ia harus menghadapi seleksi yang lebih ketat di tingkat nasional sebelum bisa memastikan tempat di babak final audisi. Tantangan ini menuntut konsistensi, peningkatan kualitas vokal, serta kemampuan panggung yang lebih matang.

Secara umum, peluang Azahra dinilai cukup terbuka. Industri dangdut televisi, khususnya melalui ajang seperti D’Academy, dikenal mampu melihat potensi komersial setiap peserta. Karakter unik, latar belakang cerita, hingga daya tarik personal menjadi bagian penting dalam menentukan langkah seorang kontestan.

Sebagai salah satu program dengan rating tertinggi di genre musik dangdut, D’Academy telah banyak melahirkan bintang-bintang baru yang sukses di kancah nasional. Dengan bekal talenta dan ciri khas yang dimiliki, Azahra berpeluang mengikuti jejak para pendahulunya untuk bersinar di panggung megah Indosiar.

Kini, publik menanti langkah berikutnya dari Azahra—apakah ia mampu menembus ketatnya persaingan dan menjadi salah satu bintang baru dangdut Indonesia.

Continue Reading

Trending