Connect with us

Bank Indonesia dengan Universitas Muhammadiyah Makassar Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Halal

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Pelatihan Kepada Pelaku Usaha Halal oleh Bank Indonesia dengan Universitas Muhammadiyah Makassar, Bentuk Nyata Sinergi dan Kolaborasi Bank Indonesia dengan Akademisi untuk Mengembangkan Rantai Nilai Halal di Sulawesi Selatan

Sebagai salah satu upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Selatan, Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Makassar menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Sertifikasi Halal kepada lebih dari 300 Pelaku Usaha Halal di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Ekonomi Syariah (PESYAR) 2023 yang diselenggarakan sejak 3 sampai dengan 15 April 2023. Kegiatan pelatihan ini terdiri dari empat kegiatan utama, yakni: 1) Pendampingan Sertifikasi Halal kepada UMKM; 2) Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH); 3) Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha), dan; 4) Pendampingan Sertifikasi Rumah Potong Ayam (RPA).

Pada sambutannya, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulsel Bapak Causa Iman Karana menyampaikan perlunya optimalisasi potensi Indonesia sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia. Hal ini agar Indonesia tidak sekedar menjadi pasar utama dari produk halal negara lain. Sejalan dengan arahan Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi & Keuangan Syariah (KNEKS) Bapak Ma’ruf Amin, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi champion sektor Makanan & Minuman Halal di Dunia serta menjadi Pusat Produsen Halal di Dunia. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan penguatan pada Rantai Nilai Halal serta Jaminan Produk Halal, tidak terkecuali di Provinsi Sulawesi Selatan sebagai penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Hal ini yang mendasari penyelenggaraan kegiatan “Pelatihan Sertifikasi Halal Kepada Pelaku Usaha Halal oleh Bank Indonesia dengan Universitas Muhammadiyah Makassar” sebagai bentuk nyata kolaborasi Bank Indonesia dengan Akademisi untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah.

Kegiatan ini akan diawali dengan pemberian materi materi kurikulum sertifikasi halal selama 1 (satu) hari pada 11 April 2023 dalam rangka pendampingan Sertifikasi Halal kepada pelaku UMKM. Pendampingan yang dilakukan kepada 100 UMKM tersebut akan mencakup topik terkait Jaminan Produk Halal (JPH) serta Alur Proses Produk Halal (PPH). Kegiatan akan dilanjutkan dengan sertifikasi secara remote oleh pendamping hingga peserta dapat terfasilitasi untuk mendapatkan Sertifikasi Halal. Kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Pendamping PPH yang diselenggarakan pada 12 April 2023 untuk memberikan kapasitas dan kapabilitas kepada peserta untuk dapat menjadi Pendamping PPH. Kegiatan ini akan dihadiri oleh 100 Calon Pendamping PPH dengan pemaparan materi terkait Tugas, Kode Etik, serta Kemampuan Teknis Pendamping PPH.

Lebih lanjut, kegiatan akan dilanjutkan dengan Pelatihan Juleha yang akan diselenggarakan pada 13-14 April 2023, untuk membekali para Juru Sembelih dengan metode dan tehnik pemotongan hewan yang memenuhi kaidah-kaidah kehalalan. Diharapkan melalui pelatihan ini serta Pendampingan Sertifikasi Rumah Potong Ayam (RPA) dapat memberikan jaminan atas kehalalan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat di Sulawesi Selatan.

Kami mengucapkan apresiasi terhadap UNISMUH atas ikhtiar-nya dalam menginisaisi dan memfasilitas pengembangan Rantai Nilai Halal di Provinsi Sulawesi Selatan. Bank Indonesia melalui PESYAR terus mendorong sinergi, dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Provinsi Sulawesi Selatan. Sehubungan dengan itu, perlu adanya jalinan kerja sama yang baik (ukhuwwah) antara akademisi, pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, pemuka agama, akademisi, media massa, dan seluruh elemen masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Pimpin Upacara Bulan K3 Nasional 2026 di PT Vale Indonesia

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, memimpin langsung Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Area Parkir Main Office Plant Site PT. Vale Indonesia, Tbk., Senin (12/01/2026).

Peringatan Bulan K3 yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini bertujuan untuk melindungi pekerja, memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, meningkatkan produktivitas, serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Tahun ini, Bulan K3 Nasional mengusung tema: “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.” Tema tersebut dinilai relevan dengan karakteristik Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu daerah dengan aktivitas pertambangan strategis nasional.

Dalam amanatnya, Bupati Irwan menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tidak boleh dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan kerja.

“Ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi harus kita maknai sebagai komitmen bersama. Setiap kecelakaan kerja harus menjadi sinyal untuk memperbaiki sistem dan budaya kerja,” tegas Bupati Irwan.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi bagian dari kehidupan kerja sehari-hari, khususnya di lingkungan operasional PT Vale Indonesia yang memiliki tingkat risiko tinggi.

“Sistem yang baik harus dibarengi dengan perilaku kerja yang disiplin dan saling peduli. Melalui momentum Bulan K3 ini, mari kita perkuat komitmen menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas kerja,” lanjutnya.

Bupati Irwan juga mendorong seluruh pekerja dan mitra kerja untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur K3, aktif melaporkan potensi bahaya, serta membangun budaya kerja yang saling mengingatkan dan saling melindungi.

“Keselamatan bukan hanya untuk hari ini, tapi tentang memastikan kita semua bisa pulang dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga. Produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia, Tbk. atas komitmen dan capaian positif dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di wilayah operasionalnya.

“Kami dari Pemerintah Daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale atas capaian K3 yang terjaga dengan baik. Ini bukan hanya prestasi perusahaan, manajemen, dan karyawan, tetapi juga prestasi masyarakat Luwu Timur,” pungkasnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur siap terus berkolaborasi dengan seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut, khususnya PT Vale Indonesia yang dinilainya memiliki peran penting dan tidak terpisahkan dari perjalanan pembangunan Kabupaten Luwu Timur.

Upacara peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini diharapkan menjadi penguat komitmen lintas sektor dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif demi keberlanjutan pembangunan daerah dan nasional.

Continue Reading

Trending