Connect with us

Naoemi Octarina Berbagi Kado Lebaran Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, membagikan Kado Lebaran Anak Andalan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa. Program berbagi ini agar anak-anak yatim dan dhuafa ini bisa merasakan kegembiraan hari Lebaran.

“Kita hanya ingin membuat ceria anak-anak,” kata Naoemi Octarina saat membawa sejumlah anak yatim dan dhuafa berbelanja ke Transmart Mall Panakkukang Makassar, Rabu, 12 April 2023.

Diketahui, sebanyak 40 anak dari panti asuhan, dari kaum dhuafa dan juga anak-anak dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemprov Sulsel diajak berbelanja oleh isteri Andi Sudirman Sulaiman ini.

Salah seorang anak yang bernama Dhafa mengatakan, bahwa jika dirinya sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur Sulsel yang telah memberikan kado lebaran ini.

Menurut Dhafa, tentu sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat berlebaran. Jika tahun-tahun sebelumnya berlebaran hanya pakaian alakadarnya dan makanan pas-pasan. Tapi tahun ini sangat berbeda.

“Tahun ini sangat berbeda kak, makanya saya ambil kebutuhan yang memang diperlukan seperti pakaian, sepatu, dan berbagai makanan yang sehat yang sebelumnya saya makan. Karena selama ini, kalau sarapan pagi hanya makan mie instan,” tuturnya terharu. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Pemerintah Matangkan Pengambilalihan KCIC, Menkeu: Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Published

on

Kitasulsel–JAKARTAMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah telah diputuskan. Saat ini, pemerintah hanya menuntaskan tahapan administrasi sebelum kebijakan tersebut resmi direalisasikan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Menurutnya, keputusan mengenai pengalihan pengelolaan KCIC pada prinsipnya telah rampung dan kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi.

“Keputusannya sebenarnya sudah ada. Sekarang tinggal proses administrasi yang sedang berjalan. Begitu urusan Danantara selesai, nanti kami laporkan kembali kepada Presiden,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan KCIC nantinya akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada Kementerian Keuangan untuk diselesaikan.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan KCIC tidak harus menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan alternatif melalui berbagai instrumen dan kendaraan investasi yang dimiliki.

“KCIC saat ini masih berada di Danantara. Nanti akan diserahkan kepada saya sesuai perintah Presiden untuk kami selesaikan. Namun, tidak harus menggunakan APBN karena kami memiliki berbagai instrumen dan vehicle pembiayaan yang bisa digunakan untuk menangani KCIC,” jelasnya.

Meski demikian, Menkeu belum mengungkapkan secara rinci mekanisme penyelesaian yang akan diterapkan. Ia menyebut penjelasan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah proses penyerahan pengelolaan KCIC selesai dilakukan.

Purbaya juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, tidak ada rencana pemerintah untuk mengubah status pengelolaan perusahaan tersebut menjadi BLU.

“Pokoknya diserahkan kepada saya, nanti kami yang menyelesaikannya,” tegas Purbaya.

Pemerintah berharap penyelesaian proses administrasi dapat segera rampung sehingga langkah penataan pengelolaan KCIC dapat dilakukan secara optimal guna mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan layanan kereta cepat di Indonesia.

Continue Reading

Trending