Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Naoemi Octarina Berbagi Kado Lebaran Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, membagikan Kado Lebaran Anak Andalan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa. Program berbagi ini agar anak-anak yatim dan dhuafa ini bisa merasakan kegembiraan hari Lebaran.

“Kita hanya ingin membuat ceria anak-anak,” kata Naoemi Octarina saat membawa sejumlah anak yatim dan dhuafa berbelanja ke Transmart Mall Panakkukang Makassar, Rabu, 12 April 2023.

Diketahui, sebanyak 40 anak dari panti asuhan, dari kaum dhuafa dan juga anak-anak dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pemprov Sulsel diajak berbelanja oleh isteri Andi Sudirman Sulaiman ini.

Salah seorang anak yang bernama Dhafa mengatakan, bahwa jika dirinya sangat berterima kasih kepada Ibu Gubernur Sulsel yang telah memberikan kado lebaran ini.

Menurut Dhafa, tentu sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat berlebaran. Jika tahun-tahun sebelumnya berlebaran hanya pakaian alakadarnya dan makanan pas-pasan. Tapi tahun ini sangat berbeda.

“Tahun ini sangat berbeda kak, makanya saya ambil kebutuhan yang memang diperlukan seperti pakaian, sepatu, dan berbagai makanan yang sehat yang sebelumnya saya makan. Karena selama ini, kalau sarapan pagi hanya makan mie instan,” tuturnya terharu. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Tinjau Lokasi Banjir di Tellu Limpoe, Soroti Penyumbatan Drainase dan Perubahan Tata Guna Lahan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Syaharuddin Alrif turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak banjir di wilayah Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (15/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Syaharuddin menyoroti sejumlah faktor utama penyebab terjadinya genangan dan banjir, mulai dari tingginya intensitas hujan, perubahan tata guna lahan, hingga penyumbatan dan penyempitan saluran air.

“Tingkat intensitas hujannya tinggi. Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Sidrap dan akhirnya debit airnya tinggi, volume airnya tinggi,” ujar Syaharuddin di sela peninjauan.

Saat menyusuri kawasan Bu’ae, Watang Pulu hingga Tellu Limpoe, Bupati menyoroti perubahan tata guna lahan yang dinilai berdampak pada menurunnya daya serap tanah terhadap air hujan.

Ia mencontohkan kawasan Gunung Baula yang sebelumnya dipenuhi vegetasi kini telah berubah menjadi area perkebunan jagung.

“Dulu seperti Gunung Baula, sekarang sudah berubah menjadi jagung semuanya. Itulah yang memberi dampak, intensitas hujan jadi banyak, serapan air kurang. Tapi itulah kondisi alam yang ada, dan jagung juga penting,” ungkapnya.

Secara khusus di Kelurahan Toddang Bulu, Syaharuddin mengidentifikasi dua titik utama penyebab genangan yang sebelumnya juga menjadi perhatian pemerintah sejak banjir besar pada 1 Januari 2026 lalu.

Titik pertama berada di depan puskesmas setempat, di mana terdapat penutupan solokan yang kini telah dilakukan penggalian. Sementara titik kedua berada di area jalan dekat masjid, akibat adanya penutupan drainase yang membuat saluran air tersumbat.

Merespons kondisi tersebut, Bupati langsung menginstruksikan Camat Tellu Limpoe bersama Ketua Pembangunan setempat untuk segera menghitung kebutuhan anggaran pembongkaran serta pembangunan selokan baru agar aliran air kembali lancar.

Selain masalah penyumbatan, Syaharuddin juga menyoroti penyempitan saluran air yang dinilai memperparah genangan.

“Masalah kedua, bagian ini sempit sampai membuang ke arah sana,” jelasnya sambil menunjuk arah aliran air.

Untuk penanganan jangka panjang, Bupati mengungkapkan bahwa pembangunan saluran sekunder berukuran besar sebenarnya telah rampung dikerjakan tahun lalu, membentang dari wilayah Tanete Allakuang menuju Amparita, Arateng, Tana Pulu hingga Baula.

Ia pun memerintahkan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk segera melakukan pengerukan menyeluruh dari titik penyempitan hingga ke ujung saluran, sekaligus memperluas jaringan drainase yang ada.

Di sela peninjauan, Syaharuddin juga memastikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan rusak di wilayah tersebut menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun anggaran 2026.

“Tahun ini saya membereskan dulu jalanan khususnya di Amparita Arateng. Nanti akan menyusul Baula, Toddang Bulu. Semuanya jalan-jalan yang rusak itu saya akan bereskan semuanya,” tegasnya.

Bupati turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan karena dapat memperparah penyumbatan saluran air dan memicu banjir.

Menutup kunjungan kerjanya, Syaharuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai langkah antisipasi banjir susulan.

“Minta tolong selokan digali, kerja bakti. Minta tolong kerja sama antar-pemerintah, masyarakat, dan tokoh masyarakat,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut antara lain Kepala Satpol PP dan Damkar Andi Gustianti, Kepala Dinas TPHPKP Ibrahim, Sekretaris PSDA, Sekretaris Penanggulangan Bencana, Kabag Ops Polres Sidrap, Kasat Lantas Polres Sidrap, Camat Tellu Limpoe, Kapolsek Tellu Limpoe, serta unsur Forkopimcam lainnya.

Continue Reading

Trending