Garuda Indonesia-Pemkot Makassar Beri Promo Tiket untuk Sukseskan Hari OTDA ke-27 di Makassar
Kitasulsel—Makassar—Dalam rangka mensukseskan hari peringatan Otonomi Daerah (OTDA) Garuda Indonesia bekerjasama dengan Pemkot Makassar memberikan promo spesial tiket pesawat bagi peserta OTDA yang hendak ke Makassar.
Sales Manager PT Garuda Indonesia Branch Office Makassar, Nini Asriany mengatakan Garuda Indonesia memberikan penawaran spesial pada penyelenggaraan event Hari Otonomi Daerah 2023 di Makassar.
Hal itu, kata Nini, adalah program Co Branding Explore Makassar dengan Garuda Indonesia dalam mendukung event-event di Kota Makassar.
“Garuda Indonesia menyiapkan promo spesial sebagai wujud dukungan kesuksesan Hari OTDA 2023. Beberapa promo yang dipersiapkan adalah harga spesial penerbangan ke/dan dari Makassar dan harga spesial kelebihan bagasi mulai dari Rp22 ribu,” kata Nini, Minggu, (16/04/2023).
Selanjutnya untuk mendapatkan harga spesial tersebut para peserta wajib menunjukkan surat tugas ataupun surat undangan dalam even itu dan disesuaikan dengan ketersediaan seat.
Diketahui, akan datang 500-an Kepala Daerah se-Indonesia dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXVII di Kota Makassar, 29 April mendatang.
Sekira 38 gubernur, 93 wali kota dan 400-an bupati se Indonesia.
Rangkaian acara peringatan Hari OTDA akan ditutup dengan Pameran Inovasi atau Malam Apresiasi Kinerja Pemda yang mana akan ada tiga gubernur, 10 wali kota dan 10 bupati yang mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat.
Berikut ini, harga tiket yang lebih murah ke/dari Makassar
📍Penerbangan *Ke* Makassar :
🛩️ dari Jakarta, harga *Rp1,9 Jutaan*
🛩️ dari Kendari, harga *Rp770 Ribuan*
🛩️ dari Palu, harga *Rp1 Jutaan*
🛩️ dari Bali, harga *Rp1,1 Jutaan*
🛩️ dari Ambon, harga *Rp1,4 Jutaan*
🛩️ dari Gorontalo, harga *Rp1,3 Jutaan*
🛩️ dari Biak, harga *Rp1,8 Jutaan*
🛩️ dari Jayapura, harga *Rp2,2 Jutaan*
🛩️ dari Timika, harga *Rp2,3 Jutaan*
📍Penerbangan *Dari* Makassar :
🛩️ ke Jakarta, harga *Rp1,8 Jutaan*
🛩️ ke Kendari, harga *Rp870 Ribuan*
🛩️ ke Palu, harga *Rp1,1 Jutaan*
🛩️ ke Bali, harga *Rp1,1 Jutaan*
🛩️ ke Ambon, harga *Rp1,3 Jutaan*
🛩️ ke Gorontalo, harga *Rp1,4 Jutaan*
🛩️ ke Biak, harga *Rp1,8 Jutaan*
🛩️ ke Jayapura, harga *Rp2,3 Jutaan*
🛩️ ke Timika, harga *Rp2,4 Jutaan*
📍Penerbangan *Ke* Makassar (via Jakarta) :
🛩️ dari Palembang, harga *Rp2,8 Jutaan*
🛩️ dari Yogyakarta, harga *Rp2,8 Jutaan*
🛩️ dari Semarang, harga *Rp2,8 Jutaan*
🛩️ dari Surabaya, harga *Rp3 Jutaan*
🛩️ dari Balikpapan, harga *Rp3,6 Jutaan*
🛩️ dari Banjarmasin, harga *Rp3,2 Jutaan*
🛩️ dari Medan, harga *Rp3,6 Jutaan*
🛩️ dari Aceh, harga *Rp3,9 Jutaan*
📍Penerbangan *Dari* Makassar via Jakarta :
🛩️ ke Palembang, harga *Rp2,8 Jutaan*
🛩️ ke Yogyakarta, harga *Rp2,8 Jutaan*
🛩️ ke Semarang, harga *Rp2,8 Jutaan*
🛩️ ke Surabaya, harga *Rp3 Jutaan*
🛩️ ke Balikpapan, harga *Rp3,6 Jutaan*
🛩️ ke Banjarmasin, harga *Rp3,2 Jutaan*
🛩️ ke Medan, harga *Rp3,8 Jutaan*
🛩️ ke Aceh, harga *Rp4 Jutaan*
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas Edukasi Warga Desa Wanio Sidrap Soal ISPA dan Khasiat Jahe
Kitasulsel–SIDRAP – Jahe selama ini dikenal sebagai bumbu dapur. Namun di tangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), tanaman rimpang ini diperkenalkan sebagai pendukung pemeliharaan kesehatan saluran pernapasan.
Edukasi tersebut disampaikan mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) kepada masyarakat Desa Wanio, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Melalui program penyuluhan kesehatan bertajuk “Kenali ISPA dan Tanaman Obat Jahe sebagai Pendukung Pemeliharaan Kesehatan Saluran Pernapasan”, kegiatan digelar di Dusun Botto, Desa Wanio, pada Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang diikuti 30 orang warga ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), mulai dari pengertian, penyebab, gejala, hingga langkah pencegahannya. Selain itu, warga juga dibekali pemahaman tentang pemanfaatan jahe sebagai tanaman obat keluarga (TOGA).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pretest untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi utama mengenai ISPA dan edukasi tentang tanaman obat jahe yang mencakup kandungan bioaktif, manfaat, cara pengolahan, hingga tips penggunaan yang aman.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif. Warga terlihat aktif bertanya seputar gejala ISPA pada anak hingga cara mengolah jahe yang benar di rumah. Kegiatan ditutup dengan post-test dan kuis berhadiah doorprize untuk mengevaluasi pemahaman peserta.
Penanggung jawab kegiatan, A. Nurul Inayah Fadhilah, menjelaskan bahwa penyuluhan ini fokus pada upaya preventif.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami cara mencegah ISPA sekaligus mengetahui bahwa jahe dapat dimanfaatkan sebagai pendukung pemeliharaan kesehatan saluran pernapasan. Namun, jahe bukan pengganti obat atau pengobatan dari tenaga kesehatan, melainkan pelengkap dalam menjaga kesehatan,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Hal itu tampak dari keaktifan warga dalam mengikuti seluruh rangkaian, mulai dari pretest hingga post-test. Pembagian doorprize pada sesi kuis semakin menambah semangat peserta.
Salah seorang perwakilan masyarakat Desa Wanio menyampaikan apresiasinya.
“Materi yang disampaikan sangat mudah dipahami dan bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih mengetahui cara mencegah ISPA serta cara memanfaatkan jahe dengan benar sebagai pendukung untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan,” ungkapnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap pengetahuan masyarakat Desa Wanio mengenai pencegahan ISPA semakin meningkat dan mampu diterapkan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari untuk mendukung kesehatan saluran pernapasan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap









You must be logged in to post a comment Login