Connect with us

Indira Yusuf Ismail Dampingi Wali Kota Jamu Saudagar Bugis Makassar

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjamu para Saudagar Bugis Makassar di Anjungan Losari, Minggu Malam (30/04/2023).

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail turut hadir mendampingi bersama Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi.

Jamuan Perpisahan dihelat usai pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXIII yang dilangsungkan di Hotel Four Point by Sheraton Makassar selesai.

Kegiatan bertajuk Firewall Dinner Bersama Wali Kota Makassar ini mengangkat tema “Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dan Saudagar Bugis Makassar”

Sejalan dengan tajuk tersebut, Indira berharap momentum ini dapat menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ikatan kekeluargaan para saudagar Bugis Makassar.

Apalagi ratusan saudagar Bugis Makassar yang hadir malam itu banyak diantaranya datang dari luar Sulawesi dan berbagai kota di Indonesia. Bahkan beberapa diantaranya berasal dari luar negeri.

“Semoga dengan kegiatan positif seperti ini dapat menjadi wadah untuk menciptakan solidaritas. Sehingga dapat memperkuat ekonomi kita, khusus Indonesia Timur,” harapnya.

Para tamu dijamu dengan penampilan tradisional etnik Sulawesi Selatan untuk mengobati rasa rindu dari para perantau. Juga dihadirkan kuliner khas Makassar seperti Pisang Epe dan Coto Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BPS Sulsel: 1 dari 5 Rumah Tangga Miliki Mobil, Sidrap Tertinggi 27,38 Persen

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR — Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat bahwa satu dari lima rumah tangga di Sulsel telah memiliki mobil atau kendaraan roda empat/lebih. Data tersebut menunjukkan adanya disparitas tingkat kepemilikan kendaraan antar daerah, yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, infrastruktur, hingga karakteristik wilayah.

Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tercatat sebagai daerah dengan tingkat kepemilikan mobil tertinggi di Sulsel, yakni mencapai 27,38 persen. Artinya, lebih dari seperempat rumah tangga di daerah tersebut telah memiliki kendaraan roda empat.

Posisi kedua ditempati Kabupaten Wajo dengan persentase 27,08 persen, disusul Luwu Timur sebesar 24,18 persen. Sementara itu, Kota Makassar sebagai pusat ekonomi dan kota metropolitan di Sulsel berada di peringkat keempat dengan tingkat kepemilikan mobil sebesar 23,16 persen.

Angka tersebut menunjukkan bahwa bahkan di kota terbesar sekalipun, mobil belum menjadi moda transportasi yang dimiliki mayoritas rumah tangga.

Pada kelompok menengah, tingkat kepemilikan mobil berada di kisaran 18 hingga 22 persen. Daerah-daerah yang masuk dalam kategori ini antara lain Kabupaten Soppeng, Kota Parepare, Kota Palopo, Kabupaten Bone, dan Kabupaten Maros.

Di sisi lain, sejumlah wilayah masih mencatatkan angka kepemilikan mobil di bawah 15 persen. Kabupaten Jeneponto menjadi daerah dengan tingkat kepemilikan terendah, yakni 10,67 persen. Disusul Takalar sebesar 11,45 persen dan Kepulauan Selayar 11,62 persen. Ini berarti, di wilayah-wilayah tersebut, kurang dari satu dari sepuluh rumah tangga memiliki kendaraan roda empat.

Data BPS ini menegaskan bahwa akses terhadap mobil masih sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial-ekonomi masyarakat, kualitas infrastruktur, serta kebutuhan mobilitas di masing-masing daerah. Di banyak wilayah Sulsel, sepeda motor dan transportasi umum masih menjadi tulang punggung pergerakan masyarakat sehari-hari.

Perbedaan tingkat kepemilikan kendaraan ini juga dapat menjadi indikator daya beli masyarakat sekaligus gambaran perkembangan ekonomi daerah. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat menjadikan data tersebut sebagai rujukan dalam perencanaan kebijakan transportasi dan pembangunan infrastruktur yang lebih merata.

Continue Reading

Trending