Connect with us

Wali Kota Danny Pomanto Jamu Makan Malam Peserta PSBM XXVII

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjamu makan malam ratusan peserta Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Anjungan Pantai Losari, Minggu, (30/04/2023).

Tak hanya dinner bersama, wali kota yang kerap disapa Danny Pomanto itu juga ikut memeriahkan suasana dengan bernyanyi lagu Pantai Losari dan berjoget bersama pascadinner dan akhir acara.

Momen persaudaraan antar Danny Pomanto dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) begitu terlihat. Hal itu juga tampak dari sumringahnya para tamu dan tuan rumah yang menyambutnya dengan suka cita.

Ya! Karena Pemkot Makassar yang dipimpin Danny dan jajaran tak tanggung-tanggung melayani peserta PSBM dan KKSS bak saudara kandung. Pujian itu berkali-kali dilontarkan para petinggi KKSS di acara pertama pada pagi hari hingga persembahan gala dinner.

Wali Kota dua periode ini bahkan mengiyakan bahwa dirinya dan KKSS memang sedarah. Olehnya sambutan hangat dan dukungan, ia berikan secara totalitas.

Dia teringat ketika berkunjung ke Amerika dan Australia, timnya kerap bersilaturahmi dengan KKSS. Dari situ, pemimpin berlatar arsitek ini memuji kekompakan paguyuban Sulsel ini.

“Tahun lalu saya diundang National Science Foundation (NSF) ke Amerika. Tetapi sebelum tiba di New York kami selalu singgah di KKSS. Begitu pula di Eropa, Australia. Kami sempat ber-Idul Adha di Sidney dan itu bergabung dengan keluarga besar Sulsel. Jadi luar biasa kekompakannya. Betul kita bukan hanya satu rumpun tetapi satu darah, satu rasa,” kata Danny Pomanto di sela-sela Farewell Dinner Peserta PSBM XXVIII, malam tadi.

Orang nomor satu di Makassar juga menyebut KKSS mewakili diaspora Indonesia yang sangat kuat di luar negeri. Makanya dia merasa terpanggil untuk menjalin hubungan yang solid termasuk mewariskan sejarah kebudayaan Sulsel.

Implementasi itu tengah ia rancang dengan bentuk pendidikan dengan membangun dua Kapal Pinisi dan dua rumah adat Sulsel yakni Rumah Adat Bugis-Makassar dan Rumah Adat Toraja di sekitar Anjungan Pantai Losari.

Untuk menambah pengalaman kepada generasi muda, pembangunan itu akan disaksikan siswa-siswi mulai dari awal didirikannya hingga selesai. “Generasi pelanjut perlu diberi pengalaman untuk memahami kebesaran budaya Sulsel,” ucapnya.

Di samping itu, dia juga mengajak para saudagar Bugis Makassar bekerjasama dalam membangun Kota Makassar.

Dewan Penasihat BPP KKSS Aksa Mahmud menghaturkan rasa terima kasihnya atas dukungan Pemkot Makassar melalui Danny Pomanto. “Terima kasih pak wali dan ibu semoga Allah mudahkan jalan dan sukses kedepannya,” harapnya.

Dalam sambutannya, Aksa juga menuturkan penguatan KKSS harus terus dilakukan dengan berkolaborasi dalam tiga pilar yakni Wali Kota Makassar, Gubernur dan Ketua KKSS.

Dia juga berharap dengan kerja sama itu makin membesarkan nama Saudagar Bugis Makassar.

Usai menggelar dinner, para peserta pun ikut memeriahkan acara dengan bernyanyi dan berjoget bersama. Acara juga diisi tari kebudayaan, Tari Kalompoanna Pa’rasanganta dari Yayasan Anging Mammiri.

Pengunjung sekitar Pantai Losari pun ikut menikmati. Beberapa dari mereka juga mengabadikan dengan gambar dan foto. Semua larut dalam momen hangat persaudaraan.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Idul Fitri di Madinah, Dr. Bunyamin Yapid Pantau Langsung Jamaah Annur Travel

Published

on

KITASULSEL—MADINAH, ARAB SAUDI – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Masjid Nabawi Al Munawarah, Arab Saudi. Di tengah lautan jamaah dari berbagai penjuru dunia, Co-Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., bersama keluarga turut menunaikan ibadah Shalat Id dalam nuansa spiritual yang mendalam.

Momentum sakral Hari Raya Idul Fitri tahun ini menjadi pengalaman istimewa bagi Dr. Bunyamin dan keluarga besar Annur Travel. Tidak hanya menjalankan ibadah, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memastikan seluruh jamaah Annur yang melaksanakan lebaran di Tanah Suci dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan nyaman.

“Jamaah Annur Travel pada momentum Idul Fitri ini ada yang merayakan lebaran di Madinah dan ada juga di Mekkah. Alhamdulillah, semua berjalan lancar dengan izin Allah,” ujar Dr. Bunyamin.

Sebagai tokoh yang juga menjabat Ketua Yayasan As’adiyah, Dr. Bunyamin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan jamaah, baik di Mekkah maupun Madinah, berlangsung tanpa kendala berarti. Hal ini menjadi catatan penting di tengah berbagai dinamika global yang sempat menjadi perhatian banyak pihak.

“Mulai dari proses kedatangan hingga puncak pelaksanaan Shalat Idul Fitri, semuanya berjalan dengan baik. Tidak ada hambatan yang berarti, dan ini tentu menjadi nikmat yang patut kita syukuri bersama,” tambahnya.

Lebih dari sekadar perjalanan ibadah, momen Idul Fitri di Tanah Suci juga menjadi ruang refleksi spiritual bagi seluruh jamaah. Dalam suasana penuh kekhusyukan di Masjid Nabawi, kebersamaan lintas bangsa dan budaya menyatu dalam satu tujuan: meraih ridha Allah SWT.

Dr. Bunyamin juga menyampaikan harapan dan doa agar seluruh rangkaian ibadah jamaah Annur ke depan tetap berjalan sesuai agenda dan mendapat keberkahan.

“Kami memohon doa dari semua pihak agar seluruh program dan pelayanan jamaah dapat terus berjalan dengan baik, serta memberikan manfaat bagi umat,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Bunyamin bersama keluarga turut menyampaikan ucapan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh keluarga besar Annur Travel, para jamaah, serta calon jamaah yang telah memberikan kepercayaan kepada Annur sebagai mitra dalam perjalanan ibadah.

Diketahui, perayaan Idul Fitri tahun ini terasa semakin hangat karena keluarga besar pimpinan Annur Travel turut berkumpul di Madinah. Termasuk anak-anak Dr. Bunyamin yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Mesir, ikut merayakan hari kemenangan bersama di Tanah Suci.

Kebersamaan keluarga di momen yang penuh berkah ini menjadi simbol kuat tentang makna Idul Fitri: kembali kepada kesucian, mempererat silaturahmi, serta memperkuat ikatan spiritual dengan Sang Pencipta.

Di tengah gema takbir yang menggema dari Masjid Nabawi, langkah-langkah jamaah Annur menjadi saksi bahwa perjalanan ibadah bukan hanya tentang tujuan, tetapi juga tentang kebersamaan, keikhlasan, dan pelayanan yang tulus kepada umat.

Continue Reading

Trending