Connect with us

Camat Wajo Didampingi Sekcam Pimpin Rakor Persiapan Pelaksanaan Dana Kelurahan Tahun 2023

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Camat Wajo Hj. Hamna Faisal, S.T., M.M., Didampingi Sekcam H. Oddang Nai S.Sos., M.M., Pimpin Rakor terkait persiapan pelaksanaan kegiatan dana kelurahan tahun 2023.

Turut hadir pada Rakor ini diantaranya Unit Layanan Pengadaan (ULP) Makassar, Kasubag Keuangan Kec. Wajo, Para Lurah se-Kec. Wajo dan LPM Kec. Wajo Makassar, yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Wajo lantai 3 jalan sarappo, Selasa (09/05/2023).

Camat Hj. Hamna Faisal menyampaikan Anggaran dana kelurahan kiranya dapat memberikan dampak positif dalam percepatan penanganan berbagai kendala dalam penyediaan layanan publik di masing-masing kelurahan khususnya Kecamatan Wajo.

 

Menurutnya sesuai ketentuan terdapat berbagai arah pemanfaatan Dana Kelurahan tahun 2023. Sehingga pemerataan pembangunan dan kesejahteraan warga dapat meningkat.

Selain itu, tidak hanya untuk kepentingan sarana dan prasarana di kelurahan saja, Dana Kelurahan tahun 2023, juga bisa direalisasikan untuk kepentingan pemberdayaan ekonomi yang manfaatnya, bisa sangat dirasakan langsung oleh warga, ungkap Camat Hj. Hamna Faisal.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending