Connect with us

Camat Tamalanrea Andi Salman Baso didampingi Lurah Bira Andi Zakaria Menghadiri Kegiatan Tamma Taung “Tompo Kanre”

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Tamalanrea Andi Salman Baso didampingi Lurah Bira Andi Zakaria menghadiri Kegiatan Tamma Taung “Tompo Kanre” dan Peresmian Gerbang Makam Karaeng Loe Ri Bira di Jalan Kima XX, Makam Karaeng Loe Ri Bira, Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea,Kamis, 25 Mei 2023

Kegiatan ini sebagai upaya Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kebudayaan Kota Makassar guna melestarikan situs budaya yang ada di Kota Makassar.

Hari ini, melalui Dinas Kebudayaan Kota Makassar, peresmian gerbang makam Karaeng Loe Ri Bira diresmikan dihadapan seluruh pemangku adat dan masyarakat setempat, sekaligus pelantikan pengurus Karaeng Loe Ri Bira oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar Herfida Attas.

Keluarga Besar Karaeng Loe Ri Bira mengucapkan rasa terimakasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Makassar dibawah Kepemimpinan Moh. Ramdhan Pomanto yang telah membantu membangkitkan dan memperbaiki situs budaya di Kelurahan Bira.

Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Para Raja Pemangku Adat Sulsel, Keluarga Besar Karaeng Loe Ri Bira, Tokoh Adat dan Tokoh perempuan.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending