Connect with us

Pemberitahuan kepada Warga: Memanfaatkan Jaringan Perpipaan Air Limbah Sistem Terpusat adalah Kewajiban

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan menjaga kebersihan lingkungan, Pemerintah Kota Makassar mengumumkan bahwa setiap individu yang bermukim atau melakukan usaha di wilayah yang dilalui dan dilayani jaringan perpipaan air limbah sistem terpusat wajib memanfaatkan jaringan perpipaan yang ada melalui pemasangan sambungan rumah, sebagaimana diatur dalam Pasal 30 Ayat (1) Peraturan Daerah Air Limbah Domestik Nomor 1 Tahun 2016 Kota Makassar.

Pemberitahuan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Zuhaelsi Zubir, melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Air Limbah (PAL) Dinas PU Makassar, Hamka Darwis.Jumat 26/05/2023.

Wilayah-wilayah yang dimaksud dalam pemberitahuan ini mencakup Kecamatan Mamajang, Mariso, Tamalate, dan Ujung Pandang. Dalam rangka menciptakan lingkungan yang sehat dan mengurangi dampak negatif limbah, Pemerintah Kota Makassar mengharapkan partisipasi aktif dari semua penduduk dan pengusaha di wilayah ini.

Pemasangan sambungan rumah ke jaringan perpipaan air limbah sistem terpusat memiliki beberapa manfaat penting. Pertama, hal ini akan membantu mencegah pencemaran lingkungan dan penyakit yang disebabkan oleh pembuangan limbah yang tidak terkelola dengan baik. Dengan memanfaatkan jaringan perpipaan yang ada, limbah dapat diarahkan secara efisien ke tempat pemrosesan yang sesuai.

Kedua, penggunaan jaringan perpipaan akan mengurangi risiko pencemaran air tanah dan sungai di sekitar wilayah tersebut. Pembuangan limbah secara langsung ke lingkungan alami dapat menyebabkan kerusakan pada ekosistem air, termasuk mengancam kehidupan hewan dan tumbuhan serta mengurangi kualitas air yang tersedia bagi masyarakat.

Kepala UPT PAL Dinas PU Makassar, Hamka Darwis, menjelaskan bahwa pemasangan sambungan rumah ke jaringan perpipaan air limbah sistem terpusat merupakan langkah penting dalam menciptakan Makassar yang lebih bersih dan sehat. Ia menekankan pentingnya kesadaran dan keterlibatan semua warga dan pengusaha dalam mematuhi peraturan ini demi kebaikan bersama.

Pemerintah Kota Makassar telah menyediakan bantuan dan fasilitas bagi warga yang membutuhkan dalam pemasangan sambungan rumah ke jaringan perpipaan.

Bagi mereka yang ingin memanfaatkan jaringan perpipaan air limbah sistem terpusat, diharapkan untuk segera menghubungi Dinas PU Makassar atau mengunjungi kantor UPT PAL terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur dan persyaratan yang diperlukan.

Dengan melaksanakan kewajiban ini, diharapkan bahwa kualitas sanitasi dan lingkungan di wilayah-wilayah tersebut akan mengalami perbaikan signifikan.

Dengan semua warga dan pengusaha memanfaatkan jaringan perpipaan air limbah sistem terpusat, potensi penyebaran penyakit akan berkurang dan kebersihan lingkungan akan terjaga dengan lebih baik.

Selain itu, langkah ini juga akan memberikan dampak positif dalam menjaga kelestarian sumber daya air dan lingkungan hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Pemerintah Kota Makassar berharap agar pemberitahuan ini diterima dengan baik oleh semua pihak dan dijalankan secara bertanggung jawab demi terciptanya Makassar yang lebih sehat dan lestari.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Sidrap Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Se-Indonesia

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan ini merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan serentak di 7.285 kecamatan se-Indonesia.

Di Sidrap, GPM digelar di 11 kecamatan, dengan pelaksanaan zoom meeting terpusat di Kantor Camat Maritengngae.

Hadir dalam acara itu, Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, dan Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Awaloeddin.

Hadir pula Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, Kasdim 1420 Mayor Inf Wahyudi, Wakil Pimpinan Cabang Bulog Sidrap Heri Susianto, staf ahli bupati, para asisten, sejumlah kepala OPD, Camat Maritengngae Andi Surya Praja Hadiningrat, serta lurah se-Kecamatan Maritengngae.

Melalui GPM, pemerintah menyalurkan beras, gula, dan minyak goreng dengan harga terjangkau. Untuk beras, Bulog menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram.

Bupati Syaharuddin menyebutkan, GPM di Sidrap ditargetkan menyentuh 50 ribu penerima manfaat.

“Gerakan Pangan Murah serentak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Sidrap. Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena Sidrap menjadi daerah dengan stok beras terbanyak di Sulawesi Selatan, hasil dari panen tertinggi di provinsi ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan buah kerja keras masyarakat yang rajin bekerja dan berdoa, serta dukungan penuh pemerintah daerah. GPM, lanjutnya, akan terus berlanjut hingga Desember 2025 mendatang.

“Gerakan ini penting untuk menjaga inflasi, sekaligus memastikan masyarakat dapat menjangkau beras SPHP dan bahan pokok lainnya dengan harga terjangkau. Program ini akan kita tindaklanjuti secara berkelanjutan,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Bupati juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta memastikan anak-anak tetap mengenyam pendidikan. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2024 Kitasulsel