Connect with us

Tingkatkan Kekompakan dan Kekeluargaan Staf Kecamatan Panakkukang Family Gathering di Malino

Published

on

 Kitasulsel–Makassar--Untuk meningkatkan kekompakan dan rasa kekeluargaan staf kecamatan Panakkukang melaksanakan kegiatan ” Family Gathering “, Kamis (01/06/2023)

Kegiatan family gathering ini di bertempat di malino kabupaten Gowa.

Didukung dan di support penuh oleh camat Panakkukang Andi Pangerang Nur Akbar, sekcam panakkukang Abdul Muis dan jajaran pejabat struktural tingkat kecamatan.

Kegiatan ini digelar selama satu hari dan dihadiri sekitar 30 orang staf bersama para keluarga.

Eang sapaan akrab camat panakkukang mengatakan, dengan di gelarnya kegiatan family gathering ini dapat meningkatkan dan mempererat kekompakan dan rasa kekeluargaan diantara staf.

“Kami juga telah memberikan arahan sepulang dari Malino kembali standby untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah diberikan,” ucapnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Canangkan Desa Cantik, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan, Malili, Kamis (23/04/2026).

“Data yang akurat adalah pondasi utama agar kebijakan tepat sasaran,” tegas Puspawati dalam sambutannya.

Program Desa Cantik merupakan inisiatif strategis BPS untuk meningkatkan literasi statistik, kualitas data, serta kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data secara optimal.

Melalui program ini, Puspawati berharap tata kelola data di tingkat desa dapat menjadi lebih tertib, terstandar, dan berkualitas.

“Data harus akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran kader statistik di desa yang berperan sebagai agen perubahan dalam pengelolaan, analisis, hingga interpretasi data guna mendukung pembangunan yang lebih terarah.

Selain itu, Puspawati menggarisbawahi perlunya menciptakan lingkungan desa yang kaya akan visualisasi data sebagai media edukasi bagi masyarakat.

“Desa harus menjadi ruang yang informatif. Ketika masyarakat mudah mengakses dan memahami data, maka partisipasi publik akan meningkat, dan pembangunan desa akan semakin berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi desa dalam meningkatkan kualitas data. Ia menilai program Desa Cantik sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem statistik yang kuat hingga ke tingkat desa.

“Harapannya, desa ke depan menjadi mandiri terhadap data yang berkualitas. Data yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas,” ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut, tiga desa di Kecamatan Malili resmi ditetapkan sebagai Desa Cantik, yakni Desa Lakawali, Desa Atue, dan Desa Pasi-Pasi. Sebelumnya, pada tahun 2025 program ini telah dilaksanakan di Desa Baruga.

Pencanangan Desa Cantik diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar data di tingkat desa, sekaligus memperkuat peran data sebagai instrumen utama dalam pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Luwu Timur, Kepala BPS Luwu Timur, Asisten Administrasi Umum, sejumlah kepala OPD terkait, Camat Malili, serta para kepala desa yang menjadi lokasi pencanangan program.

Continue Reading

Trending