Connect with us

Dampingi KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, Danny Pomanto Jajal KRI Bung Karno-369

Published

on

KItasulsel–MAKASSAR,– Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali kembali meninjau lokasi Opening Ceremony Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023, di Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta, Minggu (4/06/2023).

Bersama Danlantamal VI Makassar Brigadir Jenderal TNI Amir Kasmar, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto turut mendampingi KASAL TNI Laksamana Muhammad Ali.

Tiba di lokasi, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Wali Kota Danny Pomanto memantau langsung persiapan Opening Ceremony MNEK 2023 yang akan dilaksanakan 5 Juni besok.

Selain menyaksikan demo Drum Corps Taruna AAL, KSAL Laksamana Muhammad Ali dan Wali Kota Danny Pomanto juga menjajal KRI Bung Karno-369 yang memperkuat armada TNI AL.

TNI AL secara resmi telah mengoperasikan KRI Bung Karno-369 sebagai salah satu armada perang TNI AL.

Peresmian itu dilakukan di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis 1 Juni 2023, lalu.

KRI Bung Karno-369 merupakan kapal korvet pertama buatan dalam negeri.

KRI Bung Karno menjadi kapal kepresidenan menggantikan KRI Barakuda-633 yang sudah beroperasi selama 27 tahun.

Sebagai tuan rumah MNEK 2023, Pemkot Makassar turut mendukung kesuksesan program ini. Khusus di Opening Ceremony, Pemkot menampilkan Tari Kolosal Gau Maraga.

Turut mendampingi Wali Kota Danny Pomanto yaitu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Zainal Ibrahim dan Satpol PP Ikhsan NS.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gabung PSI,RMS Pastikan Hubungan dengan Nasdem Tetap Baik

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR — Tokoh politik nasional asal Sulawesi Selatan, Rusdi Masse (RMS), resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepastian tersebut diumumkan secara terbuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Kamis (29/1/2029).

Dalam forum nasional tersebut, mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan itu diperkenalkan langsung di hadapan jajaran elite PSI. RMS tampak mengenakan jaket PSI sebagai simbol dimulainya perjalanan politik barunya bersama partai berlambang gajah tersebut.

RMS menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Partai NasDem tidak dilatarbelakangi konflik internal. Ia memastikan hubungan dengan pimpinan dan kader NasDem tetap berjalan baik hingga saat ini.

“Di NasDem semua baik-baik saja. Saya mundur dengan baik, dan komunikasi juga berjalan dengan baik. Tidak ada persoalan internal,” ujar RMS.

Menurutnya, langkah politik tersebut lebih didorong oleh pertimbangan personal dan strategis, khususnya keinginannya untuk mendampingi sang buah hati dalam proses dan perjalanan politik ke depan.

Ia menilai, misi politiknya di NasDem telah selesai, seiring dengan capaian signifikan yang berhasil diraih selama kepemimpinannya di Sulawesi Selatan.

“Target yang diamanahkan kepada saya sudah saya tunaikan. NasDem menjadi pemenang Pemilu Legislatif terakhir di Sulawesi Selatan. Itu menjadi penutup perjalanan saya di sana,” tegasnya.

Diketahui, di bawah kepemimpinan RMS, Partai NasDem berhasil keluar sebagai pemenang Pemilu 2024 di Sulawesi Selatan, sekaligus menggeser dominasi Partai Golkar yang selama ini dikenal kuat di wilayah tersebut.

Rusdi Masse tercatat menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulsel sejak 2016. Ia juga terpilih sebagai Anggota DPR RI Fraksi NasDem periode 2019–2024, serta kembali meraih kursi parlemen untuk periode 2024–2029.

Saat ini, RMS menyatakan siap fokus membesarkan PSI bersama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Ia menilai PSI memiliki semangat baru dan visi keberpihakan terhadap rakyat yang sejalan dengan pandangannya tentang politik.

“Saya ingin fokus membuka lembaran baru bersama PSI dan bekerja bersama Mas Kaesang untuk membesarkan partai ini,” katanya.

Dengan bergabungnya RMS, PSI dinilai memperoleh tambahan kekuatan politik signifikan, khususnya dalam memperluas basis dukungan di kawasan Indonesia Timur serta menghadapi agenda politik nasional dan daerah ke depan. (*)

 

Continue Reading

Trending