Connect with us

Digagas Oleh Danny Pomanto, Dinas PU Makassar Terlibat di Gerakan Bersih Taman Kota

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar turut terlibat gerakan bersih taman kota yang mulai digelar Jumat – Sabtu (9-10/06/2023).

Gerakan bersih taman kota ini digagas oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama Fatmawati Rusdi dalam rangka mendukung keindahan kota.

Titik gerakan bersih taman kota ini dilakukan di sepanjang bahu jalan dan median tengah Jalan Metro Tanjung Bunga.

SKPD turut ambil bagian menyukseskan gerakan bersih taman kota dengan melibatkan personil dilengkapi peralatan masing-masing.

Tak terkecuali Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar untuk hari ini personil yang turun 45 orang, armada 2 mobil truk dan 1 unit backhoe loader.

Hadir langsung Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir untuk mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi serta Ketua TP PKK Makassar, Indira Jusuf Ismail.

Sebelum memulai, mereka berkumpul terlebih dahulu di Taman Gajah Jl Penghibur.

Kadis PU Makassar mengatakan kegiatan ini bagian komitmen pemerintah kota dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota agar nyaman bagi semua.

Setelah hari ini, Dinas PU Makassar kembali melanjutkan esok hari dengan menerjunkan personil.

“Untuk besok InsyaAllah personil yang turun 5 kelurahan. Satgas berjumlah 50 orang, tim satgas khusus PARITTA 15 orang, armada 2 unit truk dan 1 unit backhoe loader,” sambungnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Petahana Bertahan! Muhammad Hasrul Hasan Kembali Raih Kepercayaan DPR RI sebagai Komisioner KPI RI 2026–2029

Published

on

KITASULSEL—JAKARTA – Rekam jejak panjang di dunia penyiaran kembali mengantarkan Muhammad Hasrul Hasan meraih kepercayaan untuk melanjutkan pengabdian di tingkat nasional. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menetapkan Hasrul Hasan sebagai salah satu Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Periode 2026–2029 dalam Rapat Paripurna DPR RI.

Penetapan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilaksanakan Komisi I DPR RI terhadap para calon anggota KPI Pusat. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi, DPR RI akhirnya memilih sembilan figur yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, serta visi kuat dalam menghadapi tantangan dunia penyiaran di era digital.

Kembalinya Muhammad Hasrul Hasan menjadi komisioner KPI Pusat menjadi bukti atas kepercayaan yang terus diberikan terhadap kiprah dan dedikasinya. Sebagai komisioner petahana yang telah mengemban amanah pada periode 2023–2026, Hasrul dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam menjalankan fungsi pengawasan penyiaran sekaligus mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan publik.

Nama Hasrul Hasan sendiri bukanlah sosok baru di lingkungan KPI. Sebelum mengemban tugas di tingkat pusat, ia lebih dahulu menorehkan kiprah sebagai anggota KPI Daerah Sulawesi Selatan. Pengalaman tersebut menjadi modal penting yang membentuk pemahaman mendalam terhadap dinamika penyiaran nasional, mulai dari persoalan regulasi, perlindungan masyarakat, hingga tantangan konvergensi media di era digital.

Selain rekam jejak profesionalnya di dunia penyiaran, Hasrul juga dikenal sebagai insan media yang aktif mendorong penguatan kualitas konten siaran, literasi media, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat sebagai konsumen penyiaran.

Adapun sembilan anggota KPI Pusat periode 2026–2029 yang telah disahkan DPR RI terdiri atas:

  1. Tulus Santoso
  2. Andi Sukmono
  3. Fuji Samantha
  4. Widi Kurniawan
  5. Aliyah
  6. Evri Rizqi Monarshi
  7. Analisa
  8. Amin Shabana
  9. Muhammad Hasrul Hasan

Melalui komposisi baru tersebut, DPR RI berharap KPI Pusat mampu menjaga independensi lembaga, memperkuat pengawasan terhadap konten penyiaran di tengah derasnya disrupsi teknologi dan media digital, serta memastikan hadirnya ruang penyiaran yang sehat, edukatif, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Terpilihnya kembali Muhammad Hasrul Hasan sekaligus menjadi penegasan bahwa pengalaman, integritas, dan rekam jejak tetap menjadi faktor penting dalam membangun lembaga penyiaran yang kredibel. Amanah baru ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran KPI dalam menjaga kualitas siaran nasional serta menjawab tantangan penyiaran Indonesia yang terus berkembang.

Semoga amanah baru ini dapat menjadi momentum bagi KPI RI untuk semakin adaptif menghadapi perubahan lanskap media sekaligus memperkuat perlindungan kepentingan publik melalui penyiaran yang berkualitas.

Continue Reading

Trending