Connect with us

Suksekan Program Walikota, Hamna Faisal Motivasi Warga di UMKM Lorong Wisata

Published

on

KitaSulsel—MAKASSAR — Camat Wajo, Hamna Faisal, hadir dalam kegiatan silaturahmi dan pameran UMKM lorong yang diselenggarakan di Longwis Dinxing, Lorong 55 Kelurahan Butung, Jumat, 9 Juni 2023.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah kecamatan, UMKM, dan masyarakat serta memberikan dukungan terhadap pengembangan potensi ekonomi di Kecamatan Wajo.

Dalam acara tersebut, tidak hanya pameran UMKM yang menjadi fokus, tetapi juga pelatihan seni lukis untuk anak-anak.

Menurut Hamna Faisal, kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang tinggi dan memberikan banyak referensi tentang potensi yang ada di Kecamatan Wajo. Hal ini sejalan dengan program prioritas Walikota, yang akan dieksekusi oleh pemerintah kecamatan.

“Kami tidak hanya fokus pada pengembangan UMKM lorong, tetapi juga memberikan perhatian kepada pendidikan dan pengembangan seni anak-anak. Pelatihan seni lukis ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan keterampilan baru kepada generasi muda kita,” ujar Camat Hamna Faisal.

Kegiatan silaturahmi dan pameran UMKM ini bukanlah hal baru bagi Pemerintah Kecamatan Wajo. Sejak era kepemimpinan Camat Hamna Faisal.

Kegiatan semacam ini rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat dan memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai kebutuhan dan potensi yang ada.

“Melalui interaksi langsung dengan masyarakat, kita dapat memperoleh banyak informasi yang positif dan menjadi bahan evaluasi bagi program-program prioritas pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat,” tambah Camat Hamna Faisal.

Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan makan siang bersama staf Kecamatan Wajo, RT/RW, dan tokoh masyarakat setempat. Kebersamaan dalam acara tersebut tidak hanya memberikan momen yang menyenangkan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat jalinan kerjasama dan solidaritas antarwarga.

Dalam pameran UMKM, terdapat berbagai produk lokal yang dipamerkan oleh pengusaha mikro, kecil, dan menengah. Transaksi yang terjadi selama pameran ini cukup signifikan, dengan total penjualan mencapai lebih dari 5 juta rupiah.

Hal ini menunjukkan bahwa pameran UMKM ini tidak hanya memberikan eksposur bagi para pelaku usaha, tetapi juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

“Momentum seperti ini sangat penting bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan penjualan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat yang baik bagi semua pihak,” tutup Camat Hamna. (**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Dukung Program Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Sulsel Tebar Benih Ikan Nila di Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Mulyadi, bersama Kepala Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang, Perimansyah, serta jajaran melaksanakan kegiatan penyebaran benih ikan nila di Kolam Sarana Edukasi Asimilasi yang berada di samping Kantor Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang, Selasa (21/07).

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi program pembinaan kemandirian warga binaan yang selaras dengan upaya Kemenimipas dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan sarana produktif di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Budidaya ikan nila diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan, baik sebagai media pembelajaran bagi warga binaan maupun sebagai kontribusi dalam mendukung ketersediaan pangan di lingkungan rutan.

Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi menegaskan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan budidaya perikanan, warga binaan diberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal produktif setelah selesai menjalani masa pidana.

“Optimalisasi sarana edukasi asimilasi seperti kolam budidaya ikan merupakan wujud nyata komitmen pemasyarakatan dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Kemenimipas. Selain menghasilkan nilai ekonomi, kegiatan ini juga membentuk karakter, etos kerja, dan kemandirian warga binaan,” ujar Mulyadi.

Kepala Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang, Perimansyah, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan kolam budidaya ikan menjadi salah satu langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi sarana pembinaan sekaligus mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Melalui penyebaran benih ikan nila ini, Rutan Kelas IIB Sidenreng Rappang menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan Program Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pemberdayaan warga binaan yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan. Diharapkan, program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan rutan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal untuk kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Continue Reading

Trending