Connect with us

Sekda Makassar M Ansar Jamu Makan Malam Peserta Indonesia GPR Award 2023

Published

on

Kitasulsel—MAKASSAR,– Sekretaris Daerah Kota Makassar M Ansar menjamu peserta Indonesia Government Public Relation (GPR) Award 2023, di Amirullah DP Hall, Rabu (14/06/2023).

Makassar menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia GPR Award 2023. Di mana pada 2022 lalu, kegiatan ini berlangsung di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan ini diikuti public relation dari instansi pemerintah, lembaga negara, BUMN/BUMD se-Indonesia.

Kepada peserta, Sekda M Ansar menyampaikan permintaan maaf karena Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto tidak sempat hadir di kegiatan tersebut.

Pasalnya saat ini Wali Kota Makassar Danny Pomanto sedang berada di Belgia mengikuti Brussel Urban Summit 2023 bersama pimpinan 23 kota dari 18 negara di dunia.

“Bahkan beliau (pak wali) merupakan satu-satunya wali kota di ASEAN yang mengikuti kegiatan ini,” kata Sekda M Ansar.

Menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan besar, kata Sekda M Ansar bukan kali pertama buat Pemkot Makassar.

Apalagi sebelumnya sudah ada dua agenda besar sukses terselenggara di Kota Makassar.

Yaitu, Hari Otonomi Daerah (OTDA) XXVII yang dihadiri Mendagri RI Tito Karnavian dan seluruh wali kota, bupati, dan gubernur se-Indonesia.

Ada juga agenda Internasional yakni Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2023. Kegiatan ini diikuti Angkatan Laut delegasi dari 36 negara, termasuk Indonesia.

Bahkan MNEK 2023 menjadi agenda berskala Internasional terbesar yang terselenggara di Kota Makassar Sulawesi Selatan.

“Insya Allah bulan depan akan dilaksanakan lagi Rakernas Apeksi yang dihadiri seluruh kota se-Indonesia, dan Agustus nanti ada Makassar F8 yang masuk TOP 10 KEN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” tuturnya.

M Ansar juga mengucapkan terima kasih dan berharap peserta Indonesia GPR Award 2023 dapat menikmati kuliner Kota Makassar yang saat ini di branding Kota Makan Enak.

“Saya mewakili pak wali mengucapkan terima kasih dan semoga kalian dapat menikmati hidangan yang disajikan Pemkot Makassar,” tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur tersebut dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Aziz, mewakili Bupati Luwu Timur. Hadir pula Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, Kabid Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak Dinsos P3A, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Aswan Aziz menegaskan bahwa terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan merupakan salah satu indikator penting kemajuan suatu daerah. Karena itu, upaya perlindungan perempuan dan anak harus menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.

“Pencegahan kekerasan tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, lembaga layanan, organisasi masyarakat, dunia usaha, media massa, serta masyarakat secara umum,” ujar Aswan.

Menurutnya, perlindungan terhadap perempuan dan anak memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Aswan berharap forum koordinasi tersebut mampu melahirkan langkah-langkah strategis, rekomendasi kebijakan, dan komitmen bersama yang dapat diimplementasikan secara nyata dalam upaya pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan di masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan terus memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak melalui berbagai program prioritas. Program tersebut meliputi penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, edukasi masyarakat, penguatan peran keluarga, serta penyediaan layanan yang mudah diakses oleh korban.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Menurutnya, keberhasilan upaya perlindungan tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama. Mari kita wujudkan masyarakat Luwu Timur yang aman, inklusif, dan sejahtera,” tegas Masdin.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kepedulian sosial, dan mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang ramah serta aman bagi perempuan dan anak.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kanit PPA Polres Luwu Timur, Suandi, S.H., yang membahas aspek penanganan hukum kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, Sekretaris DP3A-Dalduk KB Provinsi Sulawesi Selatan, Suryani Sultan, turut memberikan materi terkait strategi penguatan perlindungan perempuan dan anak melalui kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen terkait dalam mewujudkan lingkungan yang aman serta bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Continue Reading

Trending