Connect with us

Disdik Makassar Perpanjang Pendaftaran PPDB Jalur Zonasi jadi Sembilan Hari

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) memperpanjang pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi online.

Perpanjangan dilakukan selama lima hari, sehingga pelaksanaanya terhitung sembilan hari, dari sebelumnya 20-24 Juni ditambah lima hari menjadi 20-28 Juni 2022. Kebijakan ini dilakukan, lantaran beberapa kendala ditemui pada pelaksanaan PPDB tahun ini.

“Saya perpanjang dari sebelumnya 20-24 Juni ditambah lima hari mulai  24-28 Juni 2022. Pengumuman pada Sabtu, 29 Juni 2022,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin.

Muhyiddin mengatakan, jumlah aduan yang diterima Disdik sejauh ini kurang lebih 1.000 aduan. “Setiap hari itu kita terima 400 aduan perhari. Aduannya mulai dari jenjang SD maupun SMP. Total ada sekitar 1.000 lebih aduan,” katanya

Perpanjangan dilakukan karena sejumlah persoalan dihadapi dalam PPDB 2022 yang berlangsung pada saat ini. “Belum bisanya ada update seleksi pada sisi sistem karena banyaknya permintaan perbaikan data dari masyarakat dan menununjukkan tingginya animo masyarakat guna mengikuti pendidikan di tingkat dan jenjang lebih lanjut,”

Selain itu permasalahan lainnya pada database siswa PAUD dan SD yang akan mengikuti PPDB, sehingga tingkat permintaan layanan perbaikan data masih relatif tinggi serta kemampuan masyarakat dalam menggunakan aplikasi yang belum optimal.

“Masalah data siswa ini dalam pengaduan masyarakat ada tidak sesuai dapodik NIKnya di portal, itu ditemukan bukan niknya tapi NIK orang lain,” ungkapnya. Lebih lanjut kata Muhyiddin, ada juga orang tua yang mengadu anaknya sudah terdaftar tahun lalu, saat ingin mendaftar kembali di portal PPDB tidak bisa melakukan pengisian data siswa kembali.

“Bahkan ada orang salah klik, dia minta diriset akun. Banyak minta riset akun. Sehingga itulah kita melakukan perpanjangan durasi pendaftaran,” ucap Muhyiddin.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Usai Pantau Perbatasan, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Serap Aspirasi Warga Dusun Pallae

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, melanjutkan agenda kunjungan lapangannya dengan bersilaturahmi bersama masyarakat Dusun Pallae, Desa Bila, Kecamatan Dua Pitue, usai melakukan pemantauan langsung di wilayah perbatasan Sidrap.

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo itu disambut hangat oleh warga bersama Tim Sahabat Muda yang telah menanti kedatangannya. Suasana penuh keakraban langsung terasa saat rombongan tiba di lokasi.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Sahabat Muda, Muh. Edwin Usman, SH, turut mendampingi Bupati bersama rombongan. Sebelumnya, Syaharuddin Alrif diketahui bermalam di kawasan Puncak Bila, sebelum melanjutkan perjalanan pada siang hari menggunakan motor trail untuk menjangkau dan memantau kondisi wilayah perbatasan yang cukup menantang.

Usai meninjau perbatasan, rombongan kemudian singgah di Dusun Pallae untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat setempat. Meski disambut dengan jamuan sederhana, suasana kebersamaan terlihat hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Pituriase, sejumlah kepala desa dan kepala dusun, para pelaku usaha, serta tokoh masyarakat. Dalam kesempatan itu, Bupati bersama warga berbincang santai mengenai kondisi wilayah, potensi daerah, hingga berbagai harapan masyarakat ke depan.

Syaharuddin Alrif menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang erat antara pemerintah daerah dan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini jarang tersentuh kunjungan langsung.

“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar kunjungan, tapi bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga,” ujarnya.

Kunjungan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat, mengingat sudah cukup lama wilayah tersebut tidak dikunjungi secara langsung oleh kepala daerah.

Warga pun menyambut positif kehadiran Bupati Sidrap. Mereka menilai, kunjungan tersebut tidak hanya menunjukkan perhatian pemerintah, tetapi juga menjadi energi baru dalam membangun kebersamaan dan mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan.

Dengan pendekatan langsung dan humanis yang ditunjukkan, Syaharuddin Alrif kembali menegaskan komitmennya dalam membangun Sidrap dari seluruh penjuru, tanpa terkecuali.

Continue Reading

Trending