Connect with us

Lantik Pengurus IKA Unhas Selayar, Danny Pomanto Sebut IKA Unhas Harus Bantu Bangun Selayar

Published

on

Kitasulsel—Selayar—Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) Wilayah Sulawesi Selatan, Moh Ramdhan Pomanto melantik jajaran pengurus daerah IKA Unhas Kepulauan Selayar, di Hotel Rayhan Square Selayar, Jumat (23/06/2023).

Ditandai dengan penyerahan pataka, Muhammad Arsyad resmi menakhodai IKA Unhas Kepulauan Selayar untuk masa bakti 2022-2026.

Pelantikan berlangsung lancar dan khidmat dengan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif dan Rektor Institut Teknologi Sains dan Bisnis Muhammadiyah (ITSBM) Selayar Akbar Silo.

Dalam sambutannya, Danny Pomanto menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang dilantik. Dia berharap, IKA Unhas Kepulauan Selayar terus semangat dalam berkontribusi mengembangkan potensi yang dimiliki Selayar.

“Selamat beralumni, semangat membangun daerah dengan semangat kolaborasi dan aksi yang tegak lurus bagi almamater,” ungkap Danny.

Mantan Ketua IKA Arsitek Unhas ini berujar bahwa pelantikan kali ini merupakan suatu kebanggaan baginya dan bagi jajaran pengurus wilayah IKA Unhas Sulsel. Sebab Kepulauan Selayar merupakan salah satu tempat yang cukup diminati oleh anggota IKA Unhas Sulsel.

“Selayar ini sangat diminati karena pelantikan ini termasuk yang paling banyak rombongan IKA Unhas datang ke sini, artinya memang orang merindukan pelantikan di Selayar,” ungkapnya.

Menurut Danny, Selayar merupakan daerah yang memiliki banyak potensi. Secara karakteristik, Selayar merupakan salah satu pulau yang punya daya tahan atau resilient. Sehingga, dia menilai bahwa Selayar tidak boleh dibiarkan sendiri untuk berjuang dan berkembang.

“Tidak boleh Selayar dibiarkan berjuang sendiri. Selayar ini bagian dari Sulsel dan Indonesia. Tidak bisa dibiarkan sendiri berjuang. Maka yang pertama harus bantu Selayar adalah IKA Unhas Selayar dan IKA Unhas Sulsel,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IKA Unhas Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Arsyad mengaku siap memberikan kontribusi penuh bagi pembangunan Kepulauan Selayar melalui IKA Unhas.

Kata dia, IKA Unhas berisi banyak orang-orang hebat yang memiliki kompetensi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga enterpreneur.

“Kami ingin IKA Unhas bisa berkontribusi besar bagi pembangunan Selayar. IKA Unhas harus bisa menciptakan enterpreneur muda. Banyak teman-teman IKA Unhas membuktikan bisa membuka lapangan kerja di sini,” sebutnya.

Oleh karena itu, dia juga meminta kepada pengurus IKA Unhas Sulsel agar lebih sering meluangkan waktu untuk berkunjung ke Selayar.

“Kami banyak butuh informasi dan bimbingan bagaimana membangun Selayar ke depan,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending