Disdik Kota Makassar Pastikan Jadwal Pengumuman PPDB Tingkat SD-SMP Tidak Berubah
Kitasulsel–Makassar–Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan tahapan pendaftaran PPDB SD dan SMP tahun ajaran 2023/2024 tidak berubah. Pengumuman tahap satu jalur zonasi akan diumumkan bertepatan dengan Idul Adha.
Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar Disdik Makassar Muh Guntur mengatakan saat ini proses pendaftaran jalur zonasi masih berlangsung. Pengumuman dijadwalkan 29 Juni mendatang.
“Sampai hari ini belum ada perubahan jadi pengumuman tetap 29,” ungkap Guntur, Senin (26/6/2023).
Guntur mengatakan juknis pelaksanaan PPDB SD-SMP di Makassar sudah ditetapkan jauh hari sebelum ada penetapan Idul Adha. Belakangan baru ada pengumuman pemerintah terkait perayaan Idul Adha jatuh 29 Juni.
“Kitakan ikut pemerintah, pemerintah 29 (Juni) Idul Adha. Karena ini jauh-jauh sebelumnya juknis sudah keluar, nanti 2, 3 hari yang lalu ini bahwa ada juga yang sudah lebaran tanggal 28,” ujarnya.
Menurutnya cuti Idul Adha tidak akan mengganggu tahapan PPDB yang sementara berjalan. Pendaftaran jalur zonasi berlangsung hingga 28 Juni.
“Sekira ini tidak bermasalah ji karena ini kan kalau online itukan biar kerja di rumah bisa ji,” tegas Guntur.
Diberitakan sebelumnya pendaftaran PPDB Makassar tingkat SD dan SMP di Makassar dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama pendaftaran jalur zonasi, tahap kedua pendaftaran PPDB jalur non zonasi.
Pendaftaran PPDB jalur zonasi dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 24-28 Juni. Pengumuman pada tanggal 29 Juni, dan pendaftaran ulang pada 30 Juni-1 Juli.
Sementara itu, pendaftaran jalur non zonasi akan dibuka pada 2-5 Juli. Pengumuman berlangsung pada 6 Juli, dan pendaftaran ulang 7-8 Juli.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Lutim Hadirkan Dokter Spesialis di Bantilang dan Mahalona, Warga Kini Tak Perlu Jauh Berobat
KITASULSEL—LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat pemerataan layanan kesehatan hingga wilayah terpencil. Untuk pertama kalinya, pelayanan dokter spesialis resmi dilaksanakan di Puskesmas Bantilang dan Puskesmas Mahalona, Kecamatan Towuti, Senin (02/03/2026).
Program ini merupakan bagian dari layanan unggulan Pemkab Luwu Timur yang menghadirkan dokter spesialis secara langsung ke daerah terpencil. Pelayanan dijadwalkan berlangsung secara bergilir setiap satu bulan sekali dengan melibatkan tenaga medis dari RS Inco Sorowako dan RSUD I Lagaligo Wotu.
Kehadiran dokter spesialis tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses fasilitas medis rujukan.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat mendapatkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan. Program ini sekaligus menjadi solusi bagi warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit untuk memperoleh layanan serupa.
Kepala Puskesmas Bantilang, Zainul Battung, S.Kep., Ns., menyampaikan apresiasi atas hadirnya program tersebut yang dinilai sangat membantu masyarakat.
“Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam deteksi dini penyakit dan penanganan kasus yang membutuhkan pemeriksaan lebih mendalam. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan kami melalui kolaborasi dan berbagi ilmu dengan dokter spesialis,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan RS Inco Sorowako (Primaya Hospital) menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperluas pemerataan akses medis, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.
“Kami berkomitmen mendukung Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan menghadirkan dokter spesialis langsung ke daerah terpencil, masyarakat dapat memperoleh layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas tanpa harus meninggalkan wilayah tempat tinggalnya,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis. Selain pemeriksaan, warga juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola hidup sehat serta upaya pencegahan penyakit sejak dini.
Program ini menjadi wujud nyata kepedulian Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan. Melalui pendekatan layanan langsung ke puskesmas terpencil, diharapkan kesenjangan akses kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan semakin berkurang.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login