Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Legislator DPRD Makassar Nunung Dasniar Soroti Pemilihan Lokasi PSEL di Tamalanrea

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar Nunung Dasniar menyoroti pemilihan lokasi Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan Tamalanrea. Pemerintah Kota (Pemkot) harus kaji ulang.

Nunung Dasniar menyoroti hal tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, kawasan di Kecamatan Tamalanrea merupakan salah satu daerah titik rawan banjir. Jangan sampai, penetapan itu semakin menyebabkan banjir tambah parah karena berdampak ke masyarakat.

“Nunung Dasniar minta Pemkot Makassar atau panitia PSEL mengkaji ulang pemilihan lokasi PSEL di Tamalanrea. Jangan sampai dampak negatifnya semakin banyak ketimbang asas manfaat ke masyarakat,” tegas Nunung Dasniar, Sabtu (24/6).

Diketahui, ada dua calon lokasi yang berada di wilayah Kecamatan Tamalanrea masuk tiga besar lelang, terindikasi bermasalah. Selain itu, warga menolak keras, karena tidak ada pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya ke masyarakat.

Dua calon lokasi PSEL yang masuk tiga besar itu, masing-masing adalah Kompleks Green Eterno Jalan Insinyur Sutami RT00/RW05, kelurahan Bira kecamatan Tamalanrea. Dan Jalan Kapasa Raya, RW01, RT01 Kecamatan Tamalanrea. Ke dua lokasi tersebut dinilai tidak layak dan tak memenuhui syarat sebagai lokasi PSEL.

“Nah ini perlu ada sosialisasi pemerintah, ungkap positif dan negatif dari PSEL ini di Kecamatan Tamalanrea,” ungkapnya.

Apalagi, sambung Nunung Dasniar, PSEL ditetapkan sebagai salah satu program di dalam PSN sesuai Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2020. Lokasi PSEL tercantum dalam Peraturan Presiden No. 35 Tahun 2018, didalamnya ada Kota Makassar.

Terlebih, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto pernah menyampaikan dalam beberapa tentang rencana percepatan PSEL dan kondisi pengelolaan sampah di Kota Makassar. Upaya reduce, reuse, recycle (3R) melalui Bank Sampah di Kota Makassar telah maju dengan pesat dan diharapkan bahwa hal ini dapat tetap berkembang seiring dengan pembangunan PSEL.

“Tentu mestinya PSEL ini terintegrasi dengan TPA Antang,” ujarnya.

Informasi menyebutkan bahwa Kompleks Green Eterno itu dalam pengawasan kurator bank. Selain itu, banyak bangunan gudang dan padat penduduk, serta jauh dari sungai sebagi syarat mutlak pembangunan PSEL.

“Kalau Green Eterno banyak sekali masalahnya, lokasi itu juga dalam pengawasan kurator bank. Masyarakat disana juga menolak,” kata H. Hasanuddin tokoh masyarakat setempat.

“Tidak bisa itu di Green Eterno, rawan banyak sekali masalah lahan disitu,” pungkasnya.

Begitupula lokasi yang berada di RW 01 Kelurahan Kapasa Raya, disana tidak ada sungai, dan lokasi tersebut sengketa. Ada dua orang yang mengklaim lokasi disana dan masih berproses hukum.

“Tentu kita berharap Pemkot utamanya panitia lelang, agar hati-hati menentukan lokasi PSEL. Kami sarankan dua lokasi yang masuk tiga besar itu ditinjau ulang,” ujarnya.

Saat ini, Pemkot Makassar sudah membuka tahapan lelang untuk mencari perusahaan yang punya kompetensi dalam melaksanakan PSEL. Proses lelang saat ini memasuki tahapan menentukan pemenang dari perusahaan konsorsium asal Cina yang lolos tiga besar dalam lelang. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

H Ikbal Ismail: Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif Harus Jaga Nama Baik Bangsa di Tanah Suci

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, H Ikbal Ismail, secara resmi melepas keberangkatan jamaah haji khusus PT Annur Maarif di Lounge Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kamis (14/05/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Sebanyak 105 jamaah haji khusus tampak mengikuti rangkaian acara sebelum diberangkatkan menuju Jakarta untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, H Ikbal Ismail mengingatkan seluruh jamaah agar senantiasa menaati berbagai aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi selama menjalankan ibadah haji.

Ia juga meminta jamaah menjaga sikap, etika, dan kebersamaan selama berada di Tanah Suci.

“Jaga nama baik daerah, bangsa, dan negara. Saling menolong dan saling mengingatkan satu sama lain agar seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan baik,” ujarnya di hadapan jamaah.

Selain itu, H Ikbal Ismail menyampaikan apresiasi kepada PT Annur Maarif yang dinilai memiliki pengalaman panjang dalam pelayanan ibadah haji dan umrah di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, kiprah PT Annur Maarif selama lebih dari dua dekade menjadi bukti konsistensi dan dedikasi dalam mendampingi tamu Allah menuju Tanah Suci.

“Atas nama pemerintah, kami meyakini bahwa pengalaman dan dedikasi Annur Travel di bidang haji dan umrah sudah tidak perlu diragukan lagi. Semoga ini akan tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tim Annur dalam melayani jamaah,” ungkapnya.

Ia juga berharap seluruh jamaah haji khusus PT Annur Maarif dapat menjalankan seluruh prosesi ibadah dengan lancar, diberi kesehatan selama berada di Arab Saudi, serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

Sementara itu, pembimbing jamaah haji khusus PT Annur Maarif, H Rahmat Saleh, menegaskan komitmennya untuk mendampingi jamaah secara maksimal mulai dari Makassar hingga tiba di Arab Saudi.

Ia meminta seluruh jamaah menjaga kekompakan dan disiplin selama mengikuti rangkaian perjalanan ibadah haji. Menurutnya, koordinasi dan kepatuhan terhadap arahan pembimbing menjadi salah satu faktor penting agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.

“Kami akan mendampingi jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. Karena itu kami berharap seluruh jamaah menjaga kebersamaan, disiplin, dan mengikuti seluruh arahan pembimbing demi kelancaran ibadah,” tuturnya.

Suasana pelepasan jamaah di lounge bandara berlangsung penuh kehangatan. Para jamaah juga mendapat pelayanan khusus dari tim PT Annur Maarif sebelum bertolak menuju Jakarta sebagai titik transit keberangkatan internasional menuju Tanah Suci.

Continue Reading

Trending