Connect with us

Waktu Terbatas, PPDB Makassar Jalur Non Zonasi Potensi Diperpanjang

Published

on

Kitasulsel–Makassar–PPDB untuk SD dan SMP melalui jalur non zonasi akan dibuka selama empat hari, yakni dari tanggal 2 hingga 5 Juli 2023. Karena waktu yang terbatas, Dinas Pendidikan Kota Makassar sedang mempertimbangkan kemungkinan perpanjangan jika kuota yang disediakan belum terpenuhi.

“Iya, ada kemungkinan perpanjangan. Kami akan melihat kondisinya nanti” ujar Muhammad Guntur, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdik Kota Makassar Seperti halnya jalur zonasi, pengumuman jalur non zonasi juga akan diumumkan melalui situs web ppdb.makassarkota.go.id.

Peserta akan diminta untuk memasukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK). “Ya, pengumumannya akan dilakukan dengan cara yang sama,” jelasnya. Sebelumnya telah diinformasikan bahwa terdapat empat jenis jalur non zonasi untuk tingkat SMP, yaitu jalur afirmasi, perpindahan orang tua, prestasi akademik, dan prestasi non akademik. Sedangkan untuk tingkat SD, terdapat dua jenis jalur, yaitu jalur afirmasi dan perpindahan orang tua. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Haru dan Bahagia, Lansia di Tomoni dan Tomoni Timur Terima Kartu ATM Bantuan Pemkab Luwu Timur

Published

on

Kitasulse–LUWUTIMUR – Wajah-wajah penuh haru menghiasi penyaluran Kartu Lansia periode Januari–Maret 2026 di Kecamatan Tomoni dan Tomoni Timur, Rabu (22/7/2026). Memasuki hari kelima penyaluran, para lanjut usia (lansia) tampak bersyukur setelah menerima kartu ATM bantuan yang disalurkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan sekadar dukungan finansial, tetapi menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan di tengah keterbatasan fisik maupun ekonomi.

Salah seorang penerima, Carum (67), warga Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, mengaku sangat terharu usai menerima bantuan. Dalam kondisi sakit yang dialaminya, ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan berobat.

“Dalam keadaan sakit begini, saya bingung harus cari biaya berobat ke mana. Bantuan ini sangat berarti, akan saya gunakan untuk beli obat dan kebutuhan makan sehari-hari,” ujarnya.

Ungkapan syukur juga disampaikan Iskandar (69), warga Desa Bangun Karya. Selama empat bulan terakhir, ia mengalami sakit hingga sulit berjalan dan kini hidup bersama istri serta cucunya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati atas bantuannya. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kelancaran menjalankan tugas,” tutur Iskandar.

Sementara itu, Ni Wayan Cangkir (76), warga Desa Alam Buana, Kecamatan Tomoni Timur, mengaku bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban hidupnya. Lansia yang telah lama menderita sakit pinggang itu harus rutin menjalani pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit setiap pekan.

Pada hari kelima penyaluran, sebanyak 87 penerima manfaat dari 12 desa dan satu kelurahan menerima bantuan di Aula Kantor Camat Tomoni. Sementara di Kecamatan Tomoni Timur, bantuan disalurkan kepada 70 penerima manfaat yang berasal dari delapan desa.

Sekretaris Camat Tomoni, Wahyudin, mengatakan seluruh penerima bantuan telah melalui proses pendataan dan verifikasi secara ketat agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

“Para orang tua lansia yang hadir ini sudah kami pastikan adalah warga yang betul-betul layak dan sangat membutuhkan bantuan,” katanya.

Hal senada disampaikan Camat Tomoni Timur, Yulius. Ia mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok dan biaya kesehatan.

Program Kartu Lansia menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Melalui bantuan ini, pemerintah berharap para lansia dapat menjalani kehidupan yang lebih layak serta memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di bidang kesehatan dan kebutuhan sehari-hari.

Continue Reading

Trending