Connect with us

Ketua TP PKK Kota Makassar Matangkan Persiapan Ladies Program APEKSI 2023

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail memimpin rapat pemantapan penyelenggaraan Ladies Program yang menjadi salah satu rangkaian acara Rakernas APEKSI XVI di Kediaman Pribadinya, Senin malam (3/07/2023).

Rapat digelar guna menyusun dan memastikan kesiapan Ladies Program di Makassar selaku tuan rumah, khusus untuk menyambut sekaligus membangun silaturahmi bagi para istri wali kota yang akan turut hadir mendampingi suami.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah Pimpinan OPD terkait, TP PKK Kota Makassar, Dharma Wanita Persatuan Kota Makassar , Dekranasda Kota Makassar, panitia acara hingga event organizer. Seluruh peserta rapat menyampaikan rundown dan layout kegiatan.

Lalu dilakukan pembahasan apa yang masih menjadi kekurangan untuk dilakukan perbaikan sehingga Ladies Program dapat berjalan lancar.

Dalam rapat tersebut, Indira berharap agar seluruh unsur yang terlibat dapat berkolaborasi mempersiapkan Ladies Program semaksimal mungkin. Indira ingin APEKSI 2023 ini sekaligus menjadi ajang promosi untuk Kota Makassar.

“Ladies Program ini harus semenarik mungkin, dalam waktu sesingkat mungkin kita ingin mereka bisa melihat bagaimana Kota Makassar, kita ingin acara kita dapat mengenalkan dan menjual nilai Kota Makassar,” ujar Indira.

Lewat Ladies Program ini, Indira berharap para Istri Wali Kota dapat mengenal daya tarik dari ciri khas kota Makassar. Mulai dari budaya, kesenian, makanan, hingga kerajinan.

Lanjut, Ladies Program akan dihelat di Halaman Fort Rotterdam Makassar pada 13 Juli 2023. Acara ini akan dikemas ke dalam Afternoon Tea yang dihelat selama dua jam di sore hari.

“Kita maksimalkan waktu dua jam itu,” tekan Indira.

Sejumlah kuliner khas Makassar akan disajikan untuk Para istri wali kota, seperti kue tradisional, live cooking pisang epe, putu cangkir, dan jalangkote.  Akan dipamerkan pula bumbu masak khas makassar diantaranya bumbu coto dan bumbu pallu basa.

“Karena ini Afternoon Tea, makanan intinya adalah sop ubi khas Makassar, tentunya disajikan dengan kue dan makanan khas lainnya, bumbu masak yang terkenal di Makassar akan dipamerkan, bumbu coto, bumbu pallu basa, itu semua mau kita pamerkan, tentu kita harapkan mau dicoba dan dibeli oleh tamu,” jelasnya.

Suguhan dari Afternoon Tea turut menampilkan budaya Makassar. Yakni adat mappasiori waju, orkes to riolo, fashion show ragam baju bodo dari Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan.

Batik lontara, kerajinan enceng gondok, hingga suasana dekor yang mempromosikan sarung sutra tradisional Makassar. Seluruh istri wali kota akan disambut dengan prosesi pengalungan yang terbuat dari kerajinan tangan.

“Istri Wali Kota akan disambut dengan pengalungan kalung yang terbuat dari sarung sutra yang dikombinasi dengan tembaga yang modelnya seperti baju la’bu (baju kurung/potongan),” urai dia.

Terakhir, acara ditutup dengan suguhan lagu dari pengurus TP PKK Kota Makassar. Diketahui, sebanyak 98 kota di Indonesia yang merupakan anggota APEKSI direncanakan hadir pada acara yang akan dihelat pada 10-14 Juli 2023 mendatang. Hingga saat ini, Presiden Joko Widodo masih terkonfirmasi akan hadir membuka kegiatan Rakernas APEKSI XVI.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Hari Keempat Safari Ramadan, Pemkab Luwu Timur Salurkan Bedah Rumah dan Santunan di Wasuponda

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur – Hari keempat Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Kecamatan Wasuponda mengusung tema “Mempererat Persaudaraan dan Mewujudkan Kepedulian Sosial Menuju Luwu Timur Juara”. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus menghadirkan program nyata bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Kapolres Lutim AKBP Ario Putranto T.M, Wakil Ketua II DPRD Lutim Hj. Harisah Suharjo, Sekretaris Daerah Dr. Ramadhan Pirade, para Kepala OPD, Camat Wasuponda Alamsyah, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian acara.

Dalam Safari Ramadan kali ini, **Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Luwu Timur turut menyalurkan santunan kepada anak yatim dan paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Selain itu, Bupati Luwu Timur juga menyerahkan secara simbolis program bedah rumah sebanyak 45 unit dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman. Program tersebut ditujukan bagi warga kurang mampu agar dapat menempati hunian yang lebih layak.

Dalam sambutannya, Irwan Bachri Syam menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, kita sudah menyerahkan secara simbolis bantuan bedah rumah. Pada tahun-tahun sebelumnya, program ini dilaksanakan dengan skema satu desa 10 rumah dengan nilai Rp10 juta per unit yang dititipkan melalui Dinas Sosial dan Dinas Tata Ruang dan Permukiman. Namun sekarang, bantuan difokuskan satu rumah dengan nilai Rp20 juta,” ujar Irwan.

Ia berharap, peningkatan nilai bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih maksimal bagi penerima dan benar-benar membantu masyarakat dalam memperoleh hunian yang layak.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak hanya mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan program-program nyata yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Luwu Timur Juara, yakni daerah yang maju dan sejahtera.

Continue Reading

Trending