PPDB Makassar 2023 Dilarang Berlakukan Tes Baca, Tulis dan Hitung
Kitasulsel–Makassar–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 di Makassar, sekolah dilarang memberlakukan tes baca, tulis dan hitung (Calistung).
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin menuturkan, syarat tersebut ditiadakan untuk seleksi penerimaan masuk sekolah jenjang TK dan SD di Makassar. Jika ditemukan akan diberikan sanksi, tergantung bobot pelanggaran.
“Diberikan teguran jika ditemukan sesuai juknis. Itu bentuk pelanggaran, pencabutan izin operasional,” ujarnya, Kamis, 15 Juni 2023.
Murid kelas satu SD akan lebih diarahkan kepada pendidikan karakter tidak dituntut wajib bisa calistung. “Itu penekanan dari kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi (Kemendikburistek),” jelasnya.
Muhyiddin memaparkan, proses PPDB jenjang TK, SD dan SMP negeri diawali sosialisasi mulai 5 sampai 24 Juni 2023. Baca juga: Waktu Terbatas, PPDB Makassar Jalur Non Zonasi Potensi Diperpanjang Dilanjutkan proses pendaftaran mulai 24-28 Juni 2023 secara daring atau luring. Pengumuman siswa yang diterima pada 29 Juni 2023 untuk jalur zonasi. “Sekarang mulai tahapan sosialisasi, dalam waktu dekat kita akan uji coba,” tutupnya.(*)
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Kemiskinan Ekstrem Sidrap Turun Jadi 0,94 Persen, Terendah di Sulsel dan Salah Satu Terbaik di Sulawesi
Kitasulsel–SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatatkan capaian membanggakan dalam pembangunan sosial. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Sidrap pada tahun 2025 turun menjadi 0,94 persen, dari 1,57 persen pada tahun 2024.
Penurunan sebesar 0,63 persen tersebut menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus masuk dalam jajaran kabupaten/kota dengan angka kemiskinan ekstrem terendah di Regional Sulawesi.
Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Keberhasilan itu tidak lepas dari berbagai kebijakan strategis yang diterapkan di bawah kepemimpinan Bupati Sidenreng Rappang, H. Syaharuddin Alrif, yang menempatkan pengentasan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Berbagai program terus diperkuat, mulai dari pengembangan sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi daerah, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, perlindungan sosial yang tepat sasaran, hingga pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem bukan sekadar capaian statistik, melainkan hasil nyata dari kolaborasi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
“Penurunan kemiskinan ekstrem ini adalah bukti bahwa pembangunan yang terarah, kolaboratif, dan berbasis kebutuhan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Perkuat Rekam Jejak Prestasi Nasional
Keberhasilan tersebut semakin memperkuat rekam jejak Pemerintah Kabupaten Sidrap di tingkat nasional dalam bidang pembangunan sosial.
Sebelumnya, Kabupaten Sidrap menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai Kabupaten Terbaik I Regional Sulawesi dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menghadirkan program pembangunan yang tidak hanya mampu menekan angka kemiskinan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan dasar yang lebih baik.
Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan
Turunnya angka kemiskinan ekstrem hingga berada di bawah satu persen menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Sidrap semakin berjalan secara inklusif, terarah, dan tepat sasaran.
Pemerintah daerah terus berkomitmen memperkuat berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sidenreng Rappang semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di kawasan Sulawesi.
Keberhasilan menurunkan kemiskinan ekstrem diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login