Connect with us

PPDB Makassar 2023 Dilarang Berlakukan Tes Baca, Tulis dan Hitung

Published

on

Kitasulsel–Makassar–Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 di Makassar, sekolah dilarang memberlakukan tes baca, tulis dan hitung (Calistung).

Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin menuturkan, syarat tersebut ditiadakan untuk seleksi penerimaan masuk sekolah jenjang TK dan SD di Makassar. Jika ditemukan akan diberikan sanksi, tergantung bobot pelanggaran.

“Diberikan teguran jika ditemukan sesuai juknis. Itu bentuk pelanggaran, pencabutan izin operasional,” ujarnya, Kamis, 15 Juni 2023.

Murid kelas satu SD akan lebih diarahkan kepada pendidikan karakter tidak dituntut wajib bisa calistung. “Itu penekanan dari kementrian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi (Kemendikburistek),” jelasnya.

Muhyiddin memaparkan, proses PPDB jenjang TK, SD dan SMP negeri diawali sosialisasi mulai 5 sampai 24 Juni 2023. Baca juga: Waktu Terbatas, PPDB Makassar Jalur Non Zonasi Potensi Diperpanjang Dilanjutkan proses pendaftaran mulai 24-28 Juni 2023 secara daring atau luring. Pengumuman siswa yang diterima pada 29 Juni 2023 untuk jalur zonasi. “Sekarang mulai tahapan sosialisasi, dalam waktu dekat kita akan uji coba,” tutupnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Rappang Run 2026 Tak Sekadar Adu Cepat, Kreativitas Anak Muda dan UMKM Lokal Ikut Bergerak

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Rappang Run 2026 bukan sekadar ajang adu cepat di lintasan. Di balik derap ribuan langkah pelari, kreativitas anak muda Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan geliat pelaku UMKM lokal ikut bergerak dan memberi warna tersendiri.

Mural karya pelajar menghiasi jalur lomba, peserta tampil dengan beragam kostum unik, sementara deretan pedagang ramai melayani pembeli di sekitar kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Ahad (1/2/2026).

Event ini dilepas langsung oleh Bupati Sidenreng Rappang H. Syaharuddin Alrif bersama Wakil Bupati Nurkanaah dan Ketua TP PKK Hj. Haslindah Syaharuddin di kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang.

Rappang Run digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-682 Kabupaten Sidenreng Rappang dengan mengusung tema “Sumange’na Bumi Nene Mallomo 2.0”. Tema tersebut menggambarkan semangat, energi, dan kebanggaan masyarakat Sidrap terhadap daerahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Sidrap H. Takyuddin Masse, Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, unsur Forkopimda, para asisten, kepala OPD lingkup Pemkab Sidrap, serta para camat.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan Rappang Run 2026.

“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari kreativitas anak-anak Sidrap yang konsisten sejak 2025 hingga 2026. Ini menunjukkan kerja yang baik dan pelayanan terbaik kepada para runners,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan kebanggaannya karena Rappang Run mampu menarik peserta dari berbagai daerah, baik dari Sulawesi Selatan maupun Sulawesi Barat.

Sejumlah daerah yang mengirimkan peserta antara lain Majene, Polewali Mandar, Soppeng, Wajo, Pinrang, Parepare, Bulukumba, Bantaeng, Palopo, Tana Toraja, Toraja Utara, Bone, Poso, Makassar, Pangkep, Barru, Maros, Enrekang, Takalar, Jeneponto, Sinjai, hingga Pasangkayu.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, baik dari dalam maupun luar daerah, yang telah hadir dan meramaikan Rappang Run 2026,” ujarnya.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran peserta yang mengenakan kostum unik, mulai dari pakaian petani, seragam sekolah, hingga busana adat. Kreativitas ini menambah daya tarik tersendiri di sepanjang jalur lomba dan menjadi hiburan bagi masyarakat yang menyaksikan.

Adapun rute yang dilalui peserta meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan AP Pettarani, Jalan Poros Kulo, Jalan Andi Sulolipu, Jalan Bambu Runcing, Jalan Rumah Sakit, dan kembali finis di Jalan Ahmad Yani. Start dan finis dipusatkan di kawasan Monumen Bambu Runcing Rappang.

Tidak hanya pelari yang merasakan semangat Rappang Run 2026. Di sekitar lokasi kegiatan, UMKM dan pedagang lokal turut merasakan dampak positif. Sejak pagi, lapak makanan, minuman, kopi, jajanan tradisional, hingga produk lokal ramai diserbu peserta dan warga.

Kehadiran ribuan orang di satu titik membuat perputaran ekonomi terasa nyata. Area parkir warga penuh, penjual kaus dan aksesori lari laris manis, serta pelaku UMKM mendapatkan ruang promosi langsung di tengah keramaian.

Rappang Run 2026 menjadi bukti bahwa generasi muda Sidrap mampu menghadirkan kegiatan positif, sehat, dan berdampak luas. Selain mendorong gaya hidup sehat, event ini juga menggerakkan sektor ekonomi lokal serta memperkuat citra Sidrap sebagai daerah yang aktif, kreatif, dan terbuka bagi kegiatan berskala besar.

Semangat “Sumange’na Bumi Nene Mallomo” yang menggema sepanjang kegiatan menjadi simbol kebersamaan dan optimisme masyarakat Sidrap dalam membangun daerah yang maju dan berdaya saing.

Continue Reading

Trending