Connect with us

Kepala Bapenda Makassar Teken MOU Bersama PKN STAN Terkait Pelatihan Pemeriksaan Pajak

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MOU) terkait Penyelenggaraan Pelatihan Pemeriksa Pajak.

Teken MOU ini bertempat di Gedung Pusdiklat Pajak BPPK Kemenkeu, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (21/07/2023).

Kedatangan Bapenda Makassar disambut langsung oleh Direktur PKN STAN, Rahmadi Murwanto.

Diharapkan dalam kerjasama ini, Bapenda Kota Makassar mampu meningkatkan kapasitas SDM daerah dalam melakukan pemeriksaan pajak guna mendorong kemandirian daerah demi tercapainya target PAD 2 triliun.

Pada kesempatan ini, pelatihan ini akan berlangsung mulai dari anggal (24/07) dan Bapenda Makassar diikuti oleh enam peserta yang terdiri dari pegawai dalam menangani pengawasan serta pemeriksaan pajak di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Azahra Asal Kolaka Utara Curi Perhatian di Audisi DA8 Sidrap, Disebut Mirip Mila DA7

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Ajang pencarian bakat dangdut terbesar di Tanah Air, D’Academy 8, kembali melahirkan sorotan baru dari panggung audisi daerah. Kali ini, perhatian publik tertuju pada Azahra, peserta asal Kolaka Utara, yang tampil memukau dalam audisi yang digelar di Sidenreng Rappang (Sidrap).

Sejak awal penampilan, Azahra berhasil mencuri perhatian dewan juri dan penonton. Tak hanya karena kualitas vokalnya yang khas dan berkarakter, tetapi juga karena kemiripan wajah serta gaya panggungnya dengan Mila, salah satu jebolan ajang D’Academy 7. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang membuatnya cepat dikenali dan diperbincangkan.

Dengan pembawaan yang percaya diri, Azahra mampu melewati tahapan awal audisi hingga mencapai level penjurian artis. Capaian ini menjadi langkah penting yang membuka peluang besar baginya untuk melangkah lebih jauh di kompetisi bergengsi yang disiarkan oleh Indosiar tersebut.

Meski demikian, perjalanan Azahra masih panjang. Ia harus menghadapi seleksi yang lebih ketat di tingkat nasional sebelum bisa memastikan tempat di babak final audisi. Tantangan ini menuntut konsistensi, peningkatan kualitas vokal, serta kemampuan panggung yang lebih matang.

Secara umum, peluang Azahra dinilai cukup terbuka. Industri dangdut televisi, khususnya melalui ajang seperti D’Academy, dikenal mampu melihat potensi komersial setiap peserta. Karakter unik, latar belakang cerita, hingga daya tarik personal menjadi bagian penting dalam menentukan langkah seorang kontestan.

Sebagai salah satu program dengan rating tertinggi di genre musik dangdut, D’Academy telah banyak melahirkan bintang-bintang baru yang sukses di kancah nasional. Dengan bekal talenta dan ciri khas yang dimiliki, Azahra berpeluang mengikuti jejak para pendahulunya untuk bersinar di panggung megah Indosiar.

Kini, publik menanti langkah berikutnya dari Azahra—apakah ia mampu menembus ketatnya persaingan dan menjadi salah satu bintang baru dangdut Indonesia.

Continue Reading

Trending