Connect with us

Hadiri Cooperative Expo 2023, Wawali-Ketua TP PKK Makassar Borong Produk UMKM

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR,– Pemerintah Kota Makassar terus berupaya mendukung para pelaku UMKM salah satunya melalui Cooperative Expo 2023 yang memberikan kesempatan bagi puluhan produk UMKM di Kota Makassar untuk memasarkan produknya.

Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi dan Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail bahkan memborong sejumlah produk UMKM sebagai bentuk dukungannya kepada pelaku UMKM, usai membuka secara resmi Cooperative Expo 2023, Jumat (4/08/2023).

Diketahui, Cooperative Expo 2023 digelar dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2023 yang ke – 27 resmi berlangsung mulai dari 4-6 Agustus 2023. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Fatmawati Rusdi didampingi oleh Indira Yusuf Ismail ditandai dengan pemukulan gong.

Selanjutnya mereka berdua berjalan dan menyambangi sejumlah booth untuk melihat produk UMKM yang dipamerkan oleh pelaku UMKM.

Ratusan masyarakat yang turut memadati lokasi tidak lupa memanfaatkan kesempatan untuk mengambil momen saat Fatma dan Indira berjalan mengunjungi booth.

Tercatat, sebanyak 42 Booth UMKM yang terdiri dari; 27 UMKM Koperasi dan 15 perbankan meramaikan Cooperative Expo 2023.

Berbagai produk unggulan yang dipamerkan meliputi kerajinan tangan, ekonomi kreatif, produk olahan kue dan minuman, serta kerajinan lainnya untuk dijual kepada para tamu dan pengunjung yang hadir dalam kegiatan Cooperative Expo 2023.

Dalam kesempatan itu, Fatma dan Indira membeli sejumlah produk UMKM seperti olahan kue, roti, dan kopi. Indira bahkan menyempatkan waktu untuk mendengar presentasi produk dari pelaku UMKM yang tampak antusias menawarkan produknya.

“Kegiatan ini kita harap dapat mempromosikan produk UKM binaan koperasi Kota Makassar kepada masyarakat atau pengunjung sehingga selain meningkatkan aspek permodalan dan nilai produk dapat membangun silaturahmi yang baik,” ucap Indira.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Makassar Muh Rheza, menjelaskan Cooperative Expo 2023 yang berlangsung selama tiga hari ini turut diramaikan dengan kegiatan talkshow hingga business matching.

Rheza berharap melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dapat memberikan peningkatan pelayanan, pembinaan, dan kemudahan bagi para pelaku UMKM.

“Kita manfaatkan betul-betul kegiatan ini untuk pengembangan para pelaku UMKM,” terangnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Tanpa Jeda, Menag Nasaruddin Umar Lanjutkan Safari Religi ke Palu untuk Haul Guru Tua

Published

on

KITASULSEL—PALU – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, tiba di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (1/4/2026), melalui Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri.

Kedatangan Menteri Agama disambut langsung oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. KH. Lukman S. Thahir, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Tengah.

Kunjungan ini dalam rangka menghadiri Haul ke-58 ulama kharismatik, Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, yang dikenal sebagai Guru Tua, serta mengikuti sejumlah agenda keagamaan lainnya yang telah disusun oleh Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, pada Senin (30/3/2026), Menag diketahui baru saja bertolak dari Makassar menuju Jakarta usai menghadiri rangkaian kegiatan keagamaan dan halal bihalal di Sulawesi Selatan. Tanpa jeda panjang, ia kembali melanjutkan perjalanan dinas ke Sulawesi Tengah untuk memenuhi agenda berikutnya.

Mobilitas tinggi tersebut mencerminkan komitmen kuat Menag dalam menjaga kesinambungan kegiatan keagamaan di berbagai daerah. Di tengah jadwal yang padat, kehadirannya dalam momentum haul ulama menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap warisan spiritual dan peran ulama dalam membangun peradaban bangsa.

“Haul adalah ruang untuk menghidupkan kembali nilai keteladanan ulama, memperkuat sanad keilmuan, dan merawat tradisi keislaman yang telah mengakar di tengah masyarakat,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam setiap kunjungan keagamaan.

Guru Tua dan Warisan Besar di Timur Indonesia

Sosok Sayyid Idrus bin Salim Aljufri merupakan ulama besar yang memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di kawasan timur Indonesia. Lahir di Hadramaut, Yaman, beliau kemudian menetap di Nusantara dan mendedikasikan hidupnya untuk dakwah dan pendidikan.

Melalui organisasi pendidikan Alkhairaat, Guru Tua membangun jaringan madrasah yang luas dan berpengaruh, mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Alkhairaat tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menjadi benteng moral umat, yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan menjunjung tinggi nilai moderasi beragama.

Kesederhanaan dan keteguhan dalam berdakwah menjadikan Guru Tua sebagai figur pemersatu umat, yang hingga kini terus dikenang dan dijadikan teladan oleh masyarakat luas.

Negara Hadir Merawat Tradisi Ulama

Haul Guru Tua setiap tahunnya menjadi magnet spiritual yang menghadirkan ribuan jamaah dari berbagai daerah. Momentum ini tidak hanya sebagai ajang mengenang jasa ulama, tetapi juga sebagai ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan masyarakat.

Kehadiran Nasaruddin Umar dalam kegiatan tersebut mempertegas peran negara dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus menghormati jasa para ulama.

Selain menghadiri haul, Menag juga dijadwalkan mengikuti sejumlah agenda lain, termasuk pertemuan dengan tokoh agama dan pembinaan kelembagaan keagamaan di Sulawesi Tengah.

Di tengah dinamika zaman, langkah Menag yang terus hadir di ruang-ruang spiritual menjadi pesan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya bersandar pada aspek fisik, tetapi juga pada kekuatan nilai dan warisan ruhani.

Dengan semangat yang tak pernah surut, Menag terus melangkah—menyambung jejak ulama, merawat tradisi, dan menghadirkan negara di tengah umat.

Continue Reading

Trending