Kontingen Makassar Meriahkan Pawai Karnaval Expo Dekranasda Sulsel 2023 di Wajo
Kitasulsel–MAKASSAR,- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar mengikuti kegiatan Pawai Karnaval yang menjadi salah satu rangkaian Expo Dekranasda Sulawesi selatan tahun 2023.
Karnaval dan pawai berlangsung di Kawasan RTH Callaccu Sengkang Kabupaten Wajo, Rabu (9/08/2023) sore.
Tercatat sebanyak 21 kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Sulsel meramaikan karnaval tersebut. Termasuk diantaranya Kota Makassar yang menjadi kontingen pawai peserta terbanyak setelah Kabupaten Bone.
Arak-arakan Kota Makassar sangat meriah diwarnai dengan parade baju bodo bugis modern oleh pengurus Dekranasda Kota Makassar, kipas pakkarena, dan parade lipa’ sabbe (sarung tenun sutra bugis) oleh pelajar SMP Kota Makassar.
Kontingen Kota Makassar turut menampilkan sejumlah ikon mereka lewat desain baju yang dikenakan oleh model remaja seperti Kapal Phinisi, Makassar Kota Makan Enak, dan Logo Dekranasda Makassar.
Desain baju unik tersebut pun tampak memukau dan menarik perhatian masyarakat Kabupaten Wajo dan pengunjung dari daerah lain. Beberapa warga tampak antusias berdatangan untuk berfoto bersama.
Ketua Dekranasda Kota Makassar Indira Yusuf Ismail mengatakan kehadiran kontingen Makassar di acara Karnaval Expo Dekranasda Sulsel tentu telah dipersiapkan secara totalitas.
Indira yang sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kota Makassar ini bahkan mengecek langsung kostum dan persiapan peserta karnaval sebelum menuju lokasi.
“Kita ingin tampilkan yang terbaik dari Makassar, sekaligus memperkenalkan budaya, ciri khas dan kualitas kita kepada seluruh tamu dan masyarakat yang hadir di Expo ini,” jelas Indira.
Adapun Karnaval ini merupakan salah satu rangkaian dari acara pembukaan secara resmi Expo Dekranasda Sulsel 2023 yang dihelat mulai dari 8-11 Agustus 2023 di Kabupaten Wajo.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Ledakan Event di Sidrap Dongkrak Ekonomi Lokal, Investor Besar Mulai Melirik
KITASULSEL—SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tengah menunjukkan geliat baru sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi daerah di Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, kalender event di Bumi Nene Mallomo kini kembali padat dengan berbagai agenda berskala regional hingga nasional, yang berdampak langsung pada kebangkitan sektor usaha lokal.
Hanya dalam waktu satu tahun sejak memimpin, Syaharuddin Alrif—yang akrab disapa SAR—dinilai berhasil menghidupkan kembali event-event bergengsi yang sempat meredup. Berbagai kegiatan pemerintahan, festival budaya, expo UMKM, hingga agenda olahraga dan keagamaan kini rutin digelar di Sidrap, menciptakan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Padatnya agenda kegiatan tersebut membawa berkah tersendiri bagi pelaku UMKM, jasa transportasi, kuliner, hingga sektor perhotelan yang selama ini cenderung lesu dibanding kota-kota besar seperti Makassar. Tingkat hunian hotel yang sebelumnya stagnan, kini mulai mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya arus kunjungan ke Sidrap.
Fenomena ini membuka mata banyak pihak bahwa Sidrap memiliki potensi ekonomi yang besar, bukan hanya di sektor pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi identitas utamanya sebagai lumbung pangan nasional, tetapi juga di sektor jasa dan pariwisata event.
Bahkan, geliat baru ekonomi Sidrap telah menarik perhatian investor besar. Grup Bosowa, salah satu konglomerasi nasional terkemuka, disebut telah melihat peluang strategis tersebut. Melalui pendekatan personal dan diplomasi investasi yang kerap dilakukan Syaharuddin Alrif dalam berbagai forum informal, Co-Founder Bosowa Group Aksa Mahmud dikabarkan berencana menghadirkan hotel berbintang di Sidrap dalam waktu dekat.
Langkah ini dipandang sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan investor terhadap masa depan ekonomi Sidrap.
Di mata banyak kalangan, kepemimpinan Syaharuddin Alrif tidak berhenti pada peran administratif sebagai kepala daerah. Ia tampil sebagai figur yang aktif memasarkan daerahnya sendiri. Dengan kerendahan hati, rasa bangga, dan keyakinan penuh terhadap potensi Sidrap, SAR kerap menjadi “marketing utama” bagi Bumi Nene Mallomo—mempromosikan peluang investasi, memperkenalkan potensi lokal, hingga meyakinkan mitra bisnis nasional untuk melirik Sidrap.
Pendekatan itulah yang dinilai menjadi kekuatan khas kepemimpinannya: membangun daerah bukan hanya lewat kebijakan, tetapi juga lewat jejaring, komunikasi, dan keberanian menjual potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.
Kini, Sidrap tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah agraris penghasil pangan dan lumbung penghafal Al-Qur’an. Di tangan Syaharuddin Alrif, Sidrap sedang bergerak menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menjanjikan di Sulawesi Selatan.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login